Tak Banyak yang Tahu, Puasa Ternyata Juga Bawa Manfaat Untuk Penderita Stroke

Bimo Aria Fundrika Suara.Com
Rabu, 20 Maret 2024 | 04:53 WIB
Tak Banyak yang Tahu, Puasa Ternyata Juga Bawa Manfaat Untuk Penderita Stroke
ilustrasi gejala stroke (freepik.com)

Suara.com - Puasa telah terbukti memiliki beragam manfaat bagi kesehatan, tidak hanya bagi sistem pencernaan tetapi juga bagi kesehatan otak.

Menurut Dr. Lilir Amalini dari Perdosni, puasa dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi kesehatan otak, termasuk bagi penderita stroke.

Salah satu manfaatnya adalah proses autofagi yang terjadi saat puasa, di mana sel-sel otak tua dan beracun dibersihkan, yang pada gilirannya meremajakan sel otak.

Selain itu, puasa juga telah terbukti meningkatkan fungsi kognitif seperti proses berpikir, belajar, dan memori melalui produksi protein bernama Brain-Derived Neurotrophic Factor (BDNF).

Ilustrasi puasa (freepik)
Ilustrasi puasa (freepik)

"Terus yang kedua juga dengan puasa itu akan meningkatkan fungsi kognitif. Jadi fungsi berpikir, fungsi belajar, memori," ujarnya dalam siaran KemenCast "Amankah Pasien Stroke Berpuasa?" yang disiarkan di kanal YouTube resmi Kementerian Kesehatan (Kemenkes), di Jakarta, Selasa.

Selain itu, puasa juga diyakini dapat membantu mencegah penyakit neurodegeneratif seperti Parkinson dan Alzheimer. Namun, bagi penderita stroke, Lilir menyarankan agar kondisi kesehatannya dipertimbangkan dengan baik sebelum memutuskan untuk berpuasa.

Jika kondisi strokenya ringan dan stabil setelah konsultasi dengan dokter, maka berpuasa diperbolehkan. Namun, jika masih dalam fase akut atau memiliki fluktuasi gula darah atau tekanan darah yang signifikan, lebih baik untuk menunda berpuasa.

Lilir juga memberikan saran terkait pola makan saat berbuka bagi penderita stroke, dengan menekankan pentingnya menghindari konsumsi makanan yang dapat meningkatkan gula darah secara drastis.

Dia menyarankan untuk memulai berbuka dengan air putih dan buah-buahan rendah gula seperti kurma, sebelum mengonsumsi makanan yang lebih berat. Penting juga untuk membatasi asupan gula, garam, dan lemak, serta memilih makanan yang kaya akan vitamin B6, B12, dan asam folat seperti sayuran hijau, ikan, susu, telur, dan keju dengan kadar lemak rendah.

Baca Juga: Kasus Pungli Berjemaah Tahanan KPK, Karutan dan 14 Anak Buah Jadi Tersangka!

"Yang bagus untuk pasien struk gini, pasien stroke itu membutuhkan vitamin B6, B12, dan asam folat. Nah itu makanan yang banyak mengandung itu adalah sayuran hijau, ikan, susu, telur, keju. Tapi pilih yang low fat ya," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI