Kasus TBC Pada Anak Alami Peningkatan, Pandemi Covid-19 Jadi Penyebabnya?

Vania Rossa, Fajar Ramadhan

Jum'at, 22 Maret 2024 | 16:00 WIB
Kasus TBC Pada Anak Alami Peningkatan, Pandemi Covid-19 Jadi Penyebabnya?
Ilustrasi TBC pada anak. (Shutterstock)

Suara.com - Kasus penyakit tuberkulosis atau TBC hingga saat ini masih menjadi masalah di Indonesia. Tidak hanya terjadi pada orang dewasa, TBC juga kini marak dialami anak-anak.

Berdasarkan keterangan Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Kementerian Kesehatan dr. Imran Pambudi, MPHM., kenaikan kasus TBC anak mencapai lebih dari 2,5 kali lipat dibandingkan tahun 2021.

“TB anak kita lihat bahwa kenaikan penemuan kasusnya itu lebih dari 2,5 kali dibandingkan 2021. Jadi kalau kenaikan nasional itu kenaikannya 40 persen, tetapi TB anak itu meningkatnya cukup tinggi,” ucap dr. Imran dalam temu media Hari TBC Sedunia secara daring, Jumat (22/3/2024).

Lebih lanjut, berdasarkan data yang diperoleh, jumlah kasus TBC anak pada 2023 mencapai 134.528 kasus. Hal ini meningkat pesat dari 2021 yang tercatat sebanyak 42.187 kasus. Kenaikan kasus ini lantas menjadi perhatian karena jumlahnya cukup banyak.

Lalu, apa penyebab kasus TBC anak mengalami peningkatan yang signifikan?

Menurut dr. Imran, kenaikan kasus TBC anak ini berkaitan dengan pandemi Covid-19. Pasalnya, saat pandemi, banyak orang-orang yang menderita TBC tidak melakukan pengobatan. Hal tersebut membuat penderita TBC menularkan penyakitnya kepada orang lain, termasuk anak-anak yang rentan.

“Penemuan kasus kita pada saat Covid itu menyebabkan orang yang sakit TBC itu belum bisa diobati sehingga dia masih menularkan ke orang lain. Dan memang kondisi ini sangat berkaitan adalah anak-anak yang paling rentan untuk bisa tertular penyakit TBC dari orang dewasa yang tinggal di rumah itu,” sambung dr. Imran.

Bukan hanya itu, terdapat juga berbagai faktor lainnya yang menjadi penyebab mengapa seseorang rentan alami TBC. Menurut dr. Imran, mereka yang merokok sangat rentan alami TBC dan bisa menularkannya kepada anak.

Orang dengan kondisi penyakit yang menurunkan sistem kekebalan tubuh, seperti diabetes, juga rentan mengalami TBC. Pada anak, masalah pemenuhan gizi yang kurang baik juga menjadi faktor mereka rentan tertular TBC.

baca juga

“Ada beberapa faktor yang membuat orang lebih mudah terkena TBC. Kalau di Indonesia itu paling banyak adalah umumnya dengan merokok. Kemudian kedua hubungannya dengan nutrisi, kemudian yang ketiga adanya penyakit-penyakit lain yang menurunkan kekebalan seperti diabetes dan lain-lain. Terkait nutrisi, kita kan memang status gizi anaknya masih tidak terlalu baik, sehingga anak-anak jadi lebih rentan tertular TBC,” pungkas dr. Imran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenkes Temukan 90 Persen Kasus Baru TBC , Tertinggi Sepanjang Sejarah?

Kemenkes Temukan 90 Persen Kasus Baru TBC , Tertinggi Sepanjang Sejarah?

Health | Senin, 29 Januari 2024 | 18:10 WIB

Kasus TBC Anak di Indonesia Masih Ada, Ternyata Banyak yang Tidak Sadar Kalau Tertular?

Kasus TBC Anak di Indonesia Masih Ada, Ternyata Banyak yang Tidak Sadar Kalau Tertular?

Health | Selasa, 14 November 2023 | 16:01 WIB

Apa Saja yang Bisa Memicu Terjadinya TBC? Simak 8 Ulasannya

Apa Saja yang Bisa Memicu Terjadinya TBC? Simak 8 Ulasannya

Your Say | Senin, 30 Oktober 2023 | 19:59 WIB

Terkini

Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar

Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar

Sumsel | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:25 WIB

Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara

Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara

Banten | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:19 WIB

Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026

Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026

Sport | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak

Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini

Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini

Jabar | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional

Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen

Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen

Video | Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif

Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:24 WIB

Siapa yang Menentukan Audit BPK di 3 Daerah Sumsel? Ini yang Kini Didalami KPK

Siapa yang Menentukan Audit BPK di 3 Daerah Sumsel? Ini yang Kini Didalami KPK

Sumsel | Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:01 WIB

Minta Praperadilan Febrie Ditolak, Kejagung: Tak Ada Duplikasi Penetapan Tersangka

Minta Praperadilan Febrie Ditolak, Kejagung: Tak Ada Duplikasi Penetapan Tersangka

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:57 WIB

×