Viral Bayi Usia 2 Hari Meninggal Dunia Usai Dipijat Nenek Buyutnya

Dinda Rachmawati

Sabtu, 20 April 2024 | 11:20 WIB
Viral Bayi Usia 2 Hari Meninggal Dunia Usai Dipijat Nenek Buyutnya
Viral Bayi 2 Hari Meninggal Dunia Usai Dipijat Nenek Buyutnya (TikTok/@uswaaaaa.h)

Suara.com - Seorang ibu harus mengalami kehilangan sang putra setelah menjalani perawatan di NICU selama kurang lebih satu bulan lamanya. Bayi tersebut dikatakan meninggal dunia karena dipijat nenek buyutnya di usianya yang baru menginjak dua hari. 

Hal ini diceritakannya di akun TikTok miliknya @uswaaaaa.h. Ibu tersebut memposting sederet video tentang kehilangan anak pertama yang dirasakannya. 

Dituliskan, bayinya yang diberi nama Devandra Altafaris itu harus mengalami pembengkakan karena saluran pencernaannya tersumbat usai dipijat nenek dari suaminya. Ia menuliskan keterangan pilu dalam beberapa postingannya. 

"Saluran pencernaannya tersumbat kak karna dipijet nenek dari suamiku," tulis Uswa menanggap pertanyaan netizen seperti Suara.com kutip pada Sabtu (20/4/2024).

Dalam beberapa video terlihat bayi tersebut harus memakai alat bantu nafas. Bahkan ada selang yang dimasukkan ke dalam mulut bayi mungil tersebut.

Namun setelah perawatan cukup lama, nyawa bayi mungil itu tak tertolong. Devandra menghembuskan nafas terakhirnya pada 30 Desember 2023 lalu.

"Assalamualaikum devandra. Dua foto yang ada kamu tapi mempunyai makna yang berbeda, dimana mamab angga sekali berhasil mengantar kamus ampai kedunia sampai dihari mama harus kehilangan kamu," tulisnya.

Wanita itu juga mengatakan jika ia sudah melarang sang nenek untuk memijat Devandra. Namun ia mengatakan jika tahu cara memijat bayi dan pijatan itu disebut baik untuk sang bayi.

Namun kini, setelah ia kehilangan putra pertamanya, dirinya tak bisa berbuat apapun karena keluarga suaminya, terutama neneknya itu tak merasa bersalah akan hal tersebut.

baca juga

"Aminn, si nenek gapunya rasa bersalah banget sama aku kak, tapi sekarang seperti menghindar kalo ketemu," ucapnya.

Tentu saja kisah ini menarik banyak perhatian netizen hingga bisa dijadikan pelajaran untuk banyak orang. Ya, meski memiliki begitu banyak manfaat, masih banyak praktik pijat bayi yang ternyata berbahaya bahkan berujung pada kematian.

Direktur Pelayanan Medis, Penunjang Medis dan Keperawatan RSA UGM, Prof. dr Sunartini Hapsara, Sp.A(K)., Ph.D., yang Suara.com kutip di situs UGM mengatakan jika kepala dan perut merupakan bagian yang sama sekali tidak boleh dipijat untuk menghindari dampak yang membahayakan bagi si bayi. 

Bahkan setiap tahunnya rata-rata ada 10 bayi yang mengalami pendarahan otak dan organ bagian dalam perut yang mengalami kelainan. Setelah ditelusuri, rata-rata akibat bayi yang dipijat dengan cara tidak benar.

Bagi bayi yang mengalami kesalahan dalam pemijatan, gejala awal yang bisa dideteksi ialah bayi menjadi kejang, bisa tidak sadarkan diri, seluruh bagian badan kaku. 

Jika kondisi ini tidak segera mendapatkan pertolongan,sang bayi bisa meninggal atau dapat mengalami kelumpuhan dan gangguan perkembangan otak pada awal pertumbuhan bayi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak Bongkar Perselingkuhan Ayahnya di Media Sosial, Endingnya Bikin Miris

Anak Bongkar Perselingkuhan Ayahnya di Media Sosial, Endingnya Bikin Miris

News | Jum'at, 19 April 2024 | 21:22 WIB

Viral Bocah 7 Tahun di Madura Sudah Bertunangan, yang Usia 27 Tahun Malah Masih Jomblo

Viral Bocah 7 Tahun di Madura Sudah Bertunangan, yang Usia 27 Tahun Malah Masih Jomblo

News | Jum'at, 19 April 2024 | 20:38 WIB

Heboh Shin Tae-yong Keplak Kepala Jeam Kelly Sroyer, Iwan Fals Ikut Berkomentar

Heboh Shin Tae-yong Keplak Kepala Jeam Kelly Sroyer, Iwan Fals Ikut Berkomentar

Lifestyle | Jum'at, 19 April 2024 | 20:23 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×