Punya Sifat Manipulatif dan Suka Playing Victim, Apakah Gangguan Kepribadian Narsistik Bisa Disembuhkan?

Vania Rossa Suara.Com
Jum'at, 26 April 2024 | 09:40 WIB
Punya Sifat Manipulatif dan Suka Playing Victim, Apakah Gangguan Kepribadian Narsistik Bisa Disembuhkan?
Ilustrasi Gangguan Kepribadian Narsistik [shutterstock]

Suara.com - Gangguan kepribadian narsistik atau narcissistic personality disorder (NPD) merupakan salah satu gangguan mental yang membuat pengidapnya merasa sangat penting dan harus dikagumi. Sifatnya yang self-centred ini pun membuatnya orang dengan NPD kesulitan untuk bersosialisasi dengan orang lain.

Yang menarik, berbeda dengan beberapa gangguan mental pada lainnya, NPD ternyata kecil kemungkinannya untuk disembuhkan. Bahkan, menurut Spesialis Kedokteran Jiwa dr. Zulvia Oktanida Syarif, SpKJ, NPD hampir tidak bisa disembuhkan.

"Namun bukan tak ada harapan. Seorang NPD yang menjalani proses terapi, dia bisa membaik secara signigikan dalam menjalani hidupnya, tapi mungkin memang tidak semua gejalanya hilang. Jadi dia tetap narsistik, tapi tidak terlalu explosive, tidak terlalu abusive, atau mengeksploitasi pasangan. Tapi kalau sembuh secara total, kecil sekali kemungkinannya," kata dr. Zulvia saat ditemui di acara KEB Intimate Session with Kartika Soeminar di Twin House M Bloc beberapa waktu lalu.

Yang menarik, orang dengan NPD sering kali datang berobat atau berkonsultasi bukan karena dirinya menyadari kalau dia mengidap NPD. Mereka biasanya datang untuk berkonsultasi masalah keluarga, masalah di tempat kerja, atau masalah adiksi. Dan dalam proses konsultasi, barulah psikiater atau psikolog klinis menemukan adanya NPD.

"Jadi mereka biasanya mencari bantuan profesional ketika merasa dikucilkan, mungkin saja jadi depresi. Rata rata pengalaman saya itu kalau sudah usia lanjut, post power syndrome, sudah tidak punya jabatan, sudah tidak punya uang, sakit-sakitan. Terus tiba-tiba anak karena banyak yang sakit hati, jadi nggak sayang lagi sama orang tua. Dia merasa anaknya durhala, istrinya meninggalkannya. Jadi mungkin saja dia mencari bantuan karena sudah ada problem-problem lain, jadi bukan karena narsismenya," jelas dr. Zulvia.

Ketika menemukan orang dengan gejala NPD, dokter Zulvia mengatakan kalau dirinya biasanya tidak akan langsung memberi tahu kalau pasien tersebut menderita gangguan mental tersebut.

"Karena orang NPD itu sangat antikritik. Nanti yang ada malah nggak mau datang terapi lagi. Jadi harus pelan- pelan," katanya.

Lantaran hampir tidak bisa disembuhkan, dr. Zulvia pun memberi saran kepada pasangan, anak, atau orang yang hidup dengan orang penderita NPD agar mereka punya boundary atau batasan, baik secara fisik maupun emosional.

"Batasan fisik artinya kita nggak dekat-dekat dengan orang itu. Kalau batasan emosional, misalnya kita serumah sama orang NPD, maka kita harus punya mindset bahwa apa yang dia lakukan tidak mempengaruhi emosi saya. Karena kalau kita tidak punya batasan itu, kita emosinya akan terdampak, ikutan sedih, marah, cemas," kata dr. Zulvia.

Baca Juga: Cerita Marshanda Dibikin Ketawa Sendiri Lantaran Sempat Diruqyah Sebelum Didiagnosis Idap Bipolar

Hal inilah yang pernah dialami oleh Kartika Soeminar (49 tahun), perempuan asal Bali, yang pernah merasakan hidup bersama pasangan dengan NPD. Ia mengaku, pasangannya yang NPD memiliki sifat manipulatif dan playing victim, dan hal itu diakuinya sangat berdampak buruk terhadap kesehatan mentalnya. Setelah 23 tahun hidup bersama pasangannya yang NPD, Kartika pun akhirnya memiliki keberanian untuk lepas dari jerat tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI