Mengenal Rezum, Terapi Uap Air Untuk Atasi Pembesaran Prostat Jinak dengan Tindakan Minimal Invasif

Dinda Rachmawati

Minggu, 19 Mei 2024 | 08:06 WIB
Mengenal Rezum, Terapi Uap Air Untuk Atasi Pembesaran Prostat Jinak dengan Tindakan Minimal Invasif
Ilustrasi gangguan prostat. (Shutterstock)

Suara.com - Berdasarkan data dari Perkumpulan Urologi Indonesia tahun 2015, BPH (Benign Prostatic Hyperplasia) atau pembesaran prostat jinak dialami pada sekitar 70% pria di atas usia 60 tahun. 

Jumlah ini terus meningkat hingga 90% pada pria berusia di atas 80 tahun. Untuk mengatasinya biasanya pasien diharuskan untuk mengkonsumsi obat. Namun seringkali hal tersebut tidak mengalami perbaikan.

Hal ini dijelaskan Tim Dokter Spesialis Urologi Primaya Hospital PGI Cikini, dr. Egi E. Manuputty, Sp.U biasanya membutuhkan pembedahan. Sayangnya beberapa pasien juga tidak dapat menjalani tindakan pembedahan konvensional dengan teknik anestesi yang lebih dalam karena beberapa alasan.

Salah satunya adalah tetap ingin mempertahankan fungsi seksual terutama ejakulasi dan pasien BPH. Untuk itu, saat ini tindakan Rezum atau Terapi Uap Air bisa menjadi pilihan.

"Pada Tindakan Rezum, anestesi diberikan dalam dosis yang lebih ringan bila dibandingkan dengan tindakan konvensional. Tindakan dimulai dengan endoskopi ke dalam saluran kemih, kandung kemih dan prostat," jelas dia dalam siaran pers yang Suara.com. terima.

Alat Rezum, lanjut dr. Egi akan  mengalirkan energi dalam bentuk uap air yang terukur kekuatan dan dosisnya ke dalam jaringan prostat, sehingga dalam waktu berjalan jaringan prostat tersebut akan mengecil secara alamiah dan membuka sumbatan saluran kemih. 

Pasien akan mulai merasakan hasilnya dua minggu hingga tiga bulan setelah Tindakan Rezum. Ini kata dia merupakan tindakan invasif minimal untuk penderita BPH. Tindakan ini dapat memperbaiki keluhan, membuka sumbatan dan mengurangi volume jaringan prostat akibat BPH, sesuai untuk volume prostat lebih dari 30 ml. 

"Tindakan Rezum dapat dijadikan sebagai pilihan karena memiliki masa rawat yang lebih singkat, risiko kontraktur yang lebih rendah dan tidak ada jaringan yang diangkat," ucapnya lagi.

Saat ini, tindakan Rezum telah dapat dilakukan di Primaya Hospital PGI Cikini. Selain layanan kuratif, ruman sakit ini juga dilengkapi teknologi advanced lainnya seperti MRI Prostat Multi-Parametrik yang bermanfaat untuk mendeteksi dini keganasan di dalam jaringan prostat. 

baca juga

Jika terdapat indikasi dari pemeriksaan MRI Prostat Multi-Parametrik, pasien dapat melanjutkan tindakan MRI US Fusion Transperineal Prostate Biopsy atau lebih dikenal dengan biopsi prostat dengan panduan robotik untuk mengambil sampel jaringan prostat yang kemudian dapat dianalisa apakah jaringan prostat tersebut jinak atau ganas.

CEO Primaya Hospital Group, Leona A. Karnali menyampaikan tindakan Terapi Uap Air Rezum yang merupakan salah satu layanan terbaru dari Layanan Urologi Primaya Hospital.

"Ini merupakan bukti komitmen kami untuk senantiasa bertumbuh dan berinovasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Besar harapan kami kerjasama ini dapat mendukung pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dokter khususnya dokter spesialis di Indonesia," tutup dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BBM Subsidi Tidak Tepat Jadi Masalah Serius, BPH Migas Usulkan Strategi ke Pemerintah

BBM Subsidi Tidak Tepat Jadi Masalah Serius, BPH Migas Usulkan Strategi ke Pemerintah

Bisnis | Senin, 22 April 2024 | 11:45 WIB

Banyak Rumor Palsu Soal Kematian Park Bo Ram, Agensi Ambil Tindakan Hukum

Banyak Rumor Palsu Soal Kematian Park Bo Ram, Agensi Ambil Tindakan Hukum

Your Say | Minggu, 14 April 2024 | 14:14 WIB

Stok BBM Selama Ramadan-Idul Fitri Aman, Begini Datanya

Stok BBM Selama Ramadan-Idul Fitri Aman, Begini Datanya

Bisnis | Rabu, 03 April 2024 | 14:44 WIB

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×