Cuma 5 Menit Tapi Efeknya Luar Biasa, Ini 5 Manfaat PIjat Kepala

M. Reza Sulaiman

Jum'at, 31 Mei 2024 | 11:12 WIB
Cuma 5 Menit Tapi Efeknya Luar Biasa, Ini 5 Manfaat PIjat Kepala
Pijat leher dan pijat kepala. (Bright Side)

Suara.com - Ingin bisa redakan stres dengan tepat sekaligus mendapatkan ketenangan dalam 5 menit? Lakukan saja pijat kepala dan rasakan manfaatnya yang luar biasa.

Melansir Healthline, pijat kepala tidak hanya memberikan sensasi menyenangkan, tetapi juga dapat meredakan sakit kepala, mengurangi stres, dan bahkan meningkatkan pertumbuhan rambut. Yang terbaik, Anda bisa belajar melakukannya di rumah atau mengunjungi terapis pijat untuk pijat kepala profesional. Mari kita bahas manfaat, cara melakukannya, dan apa yang bisa diharapkan dari pijat kepala profesional.

Sarah Monreal, terapis pijat dan pemilik Wayfare Wellness, menyatakan bahwa manfaat pijat kepala bergantung pada jenis pijatan. Lalu apa saja manfaat pijat kepala?

Ilustrasi pijat wajah, pijat kepala. (Unsplash/Antonika Chanel)
Ilustrasi pijat wajah, pijat kepala. (Unsplash/Antonika Chanel)

Meningkatkan Pertumbuhan Rambut

Jika rambut Anda menipis, pijat kulit kepala bisa jadi solusi. Studi tahun 2016 menunjukkan bahwa pijat kulit kepala harian selama 24 minggu dapat meningkatkan ketebalan rambut.

Menurunkan Tekanan Darah

Pijat kulit kepala membantu meredakan stres dan memberikan relaksasi. Studi tahun 2016 menemukan bahwa pijat selama 15-25 menit bisa menurunkan tekanan darah pada wanita. Ini mungkin karena pijat kepala meningkatkan sirkulasi darah, yang membantu merelaksasi pembuluh darah dan otot leher.

Mengurangi Gejala Sakit Kepala

Sakit kepala tegang sering disebabkan oleh kontraksi otot di kepala dan leher. Pijat kulit kepala bisa membantu mengurangi intensitas, durasi, dan frekuensi sakit kepala jenis ini dengan merelaksasi otot leher.

baca juga

Pijat Kepala dan Sakit Kepala

Banyak orang memilih pijat kepala, leher, dan bahu untuk meredakan sakit kepala dan migrain. Teknik seperti pijat jaringan dalam, titik pemicu, dan akupresur dapat membantu meredakan sakit kepala tegang dengan merelaksasi otot yang tegang.

Beberapa studi menunjukkan bahwa pijat pada titik tertentu di leher bagian atas dan belakang kepala dapat mengurangi frekuensi dan intensitas sakit kepala. Studi tahun 2015 dan 2014 menemukan bahwa terapi pijat dapat mengurangi frekuensi dan intensitas sakit kepala, serta meningkatkan fleksibilitas leher. Studi tahun 2002 juga mendukung manfaat pijat untuk mengurangi frekuensi sakit kepala tegang, meskipun efek pada intensitas sakit kepala bervariasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ulasan Buku Stop Overthinking: Manajemen Stres yang Menarik

Ulasan Buku Stop Overthinking: Manajemen Stres yang Menarik

Your Say | Selasa, 21 Mei 2024 | 10:32 WIB

Didesain Khusus dari Jepang, Kursi Pijat Multifungsi Ini Berikan Kenyamanan Maksimal bagi Pengguna

Didesain Khusus dari Jepang, Kursi Pijat Multifungsi Ini Berikan Kenyamanan Maksimal bagi Pengguna

Health | Kamis, 16 Mei 2024 | 13:05 WIB

Bisa Meninggal, Dokter Ortopedi Ingatkan Risiko Pasien Skoliosis Nekat Pijat Kretek Abal-abal!

Bisa Meninggal, Dokter Ortopedi Ingatkan Risiko Pasien Skoliosis Nekat Pijat Kretek Abal-abal!

Health | Jum'at, 17 Mei 2024 | 08:14 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:00 WIB

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05 WIB

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis  Redakan Wasir dengan Cara Alami

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:55 WIB

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:18 WIB