Bahaya Memberi Pisang dan MPASI Sebelum 6 Bulan, Orang Tua Wajib Tahu!

M. Reza Sulaiman, Fajar Ramadhan

Sabtu, 22 Juni 2024 | 19:22 WIB
Bahaya Memberi Pisang dan MPASI Sebelum 6 Bulan, Orang Tua Wajib Tahu!
ilustrasi MPASI bayi. (Shutterstock)

Suara.com - Masalah pemberian makanan pendamping ASI (MPASI) kerap menjadi perbincangan masyarakat. Pasalnya, di beberapa daerah justru sudah memberikan MPASI saat usia anak masih berada di bawah 6 bulan.

Biasanya, beberapa orang tua memberikan MPASI di bawah 6 bulan ini karena adanya masalah pada ASI ibu. Selain itu, mitos juga mengatakan kalau pemberian MPASI anak lebih awal akan membuatnya menjadi lebih cepat pertumbuhannya. Namun, bagaimana kebenarannya?

Menanggapi hal tersebut, Ketua Unit Kerja Koordinasi Nutrisi & Penyakit Metabolik IDAI, DR Dr Titis Prawitasari, SpA(K) mengatakan, pemberian MPASI sebelum usia 6 bulan bukanlah hal yang dianjurkan. Hal ini karena perilaku tersebut justru malah membahayakan anak itu sendiri.

Ilustrasi Bayi Sedang Memakan MPASI (unplash/hui sang)
Ilustrasi Bayi Sedang Memakan MPASI (unplash/hui sang)

Dr Titis menjelaskan, pemberian MPASI di bawah usia 6 bulan berisiko menutup saluran cerna. Hal ini membuat gangguan saluran saluran cerna pada bayi itu sendiri. Dengan memberikan MPASI di usia bayi di bawah 6 bulan juga berisiko menyebabkan tersedak karena teksturnya yang tidak halus.

“Di Indonesia ternyata seperti pisang menjadi hal yang lumrah untuk diberikan sebelum 6 bulan namanya prelakteal. Bahayanya bisa menutup saluran cerna jadi ada sumbatan di saluran cerna. Tetapi mungkin bisa terjadi tersedak karena dia belum mampu teksturnya terlalu kasar,” ucap Dr Titis dalam HUT ke-70 IDAI, Sabtu (22/6/2024).

Saat bayi berusia di bawah 6 bulan sendiri juga hanya mampu menghisap dan menelan. Bahkan, saat usianya 6 bulan, bayi juga masih belum mengunyah dengan baik. Hal ini juga berisiko alami tersedak jika tekstur makanannya tidak halus.

“Kalau dia belum siap, maka harus diberikan cairan, karena dia mampunya menghisap dan menelan. Belum bisa mengunyah. Sementara mengunyah itu pada saat awal hanya mengantarkan makanan ke depan ke belakang. Sehingga kita tetap perlunya yang halus,” lanjutnya.

Bukan hanya itu, dalam memberikan MPASI ini juga melihat kemampuan fisik sang bayi. Dr Titis menuturkan, posisi bayi harus bisa duduk sendiri atau tidak dengan kondisi kepala tegak. Hal ini penting diperhatikan sebab jika kepala bayi belum tegak akan berisiko sebabkan tersedak.

“Kalau 6 bulan memang belum berharap dia bisa duduk sendiri, karena duduk sendiri biasanya 8 bulan ya. Tapi dia bisa didudukan dengan dada tegak. Yang paling penting adalah kepala sudah tegak. Kalau kepala masih belum tegak, tidak dianjurkan memberikan MPASI karena kemungkinan tersedak,” jelas Dr Titis.

baca juga

Terkait pemberian makanan anak ini memang hal penting yang harus diperhatikan. Tidak hanya masalah waktu, tetapi kandungan di dalamnya juga harus diperhatikan. Ketua Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia, Dr Piprim Basarah Yanuarso, SpA(K), berpesan, agar para ibu tidak memberikan anaknya makanan dengan gula berlebih.

“Usahakan untuk memberikan makanan anak dengan gula yang cukup dan tidak berlebih,” ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siapa Orang Tua Sabreena Dressler? Bukan Sosok Sembarangan di Dunia Bisnis, Ini Potret dan Pekerjaannya

Siapa Orang Tua Sabreena Dressler? Bukan Sosok Sembarangan di Dunia Bisnis, Ini Potret dan Pekerjaannya

Entertainment | Sabtu, 22 Juni 2024 | 16:33 WIB

Terungkap! Rahasia di Balik Kebiasaan Atlet Makan Pisang Setelah Pertandingan

Terungkap! Rahasia di Balik Kebiasaan Atlet Makan Pisang Setelah Pertandingan

Health | Sabtu, 22 Juni 2024 | 09:02 WIB

BRI dan Himbara Kompak Kucurkan KUR, Geliatkan Ekonomi Kerakyatan di Sulbar

BRI dan Himbara Kompak Kucurkan KUR, Geliatkan Ekonomi Kerakyatan di Sulbar

Bri | Jum'at, 21 Juni 2024 | 11:22 WIB

Terkini

Imbas Gempa NTT, Dua Lokasi Wisata di Manggarai Ditutup

Imbas Gempa NTT, Dua Lokasi Wisata di Manggarai Ditutup

Bali | Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:11 WIB

Asal-usul Lomba Bidar di Palembang, Tradisi Sungai Musi yang Berawal dari Kisah Cinta

Asal-usul Lomba Bidar di Palembang, Tradisi Sungai Musi yang Berawal dari Kisah Cinta

Sumsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:59 WIB

Meriahkan HUT ke-81 RI,  BRI Hadirkan Banyak Promo Istimewa

Meriahkan HUT ke-81 RI, BRI Hadirkan Banyak Promo Istimewa

Sumut | Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:56 WIB

5 Merek Sepatu Lokal dengan Visual Keren dan Harga Terjangkau

5 Merek Sepatu Lokal dengan Visual Keren dan Harga Terjangkau

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:50 WIB

Pasangan Suami Istri Meninggal Dunia Akibat Terlindas Truk di Flyover Kranji Bekasi

Pasangan Suami Istri Meninggal Dunia Akibat Terlindas Truk di Flyover Kranji Bekasi

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:47 WIB

Diskon Agustus! BRI Tebar Promo Spesial Perawatan Kulit di Erha Ultimate

Diskon Agustus! BRI Tebar Promo Spesial Perawatan Kulit di Erha Ultimate

Bri | Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:42 WIB

Warga Rempang Tak Tolak Sekolah, Tapi Menolak Pembangunan di Atas Lahan Sengketa

Warga Rempang Tak Tolak Sekolah, Tapi Menolak Pembangunan di Atas Lahan Sengketa

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:42 WIB

Niat Menolong Teman, Remaja 14 Tahun di Palembang Ditemukan Meninggal di Sungai Musi

Niat Menolong Teman, Remaja 14 Tahun di Palembang Ditemukan Meninggal di Sungai Musi

Sumsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:35 WIB

5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga

5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:35 WIB

4 Clay Mask Ampuh Bersihkan Pori untuk Cegah Bruntusan pada Kulit Berminyak

4 Clay Mask Ampuh Bersihkan Pori untuk Cegah Bruntusan pada Kulit Berminyak

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:35 WIB

×