Bayan CraftArt Fest 2026 Jadi Pintu Awal UMKM Perluas Pasar dan Bangun Jejaring

Yasinta Rahmawati

Rabu, 30 September 2026 | 07:35 WIB
Bayan CraftArt Fest 2026 Jadi Pintu Awal UMKM Perluas Pasar dan Bangun Jejaring
Bayan CraftArt 2026. (Dok. Istimewa)
baca 10 detik
  • Bayan CraftArt Fest 2026 diselenggarakan di Balikpapan pada 24–30 Agustus 2026.
  • Festival tersebut bertujuan memperluas pasar UMKM lokal, membangun jejaring, serta menjadi sarana pertukaran gagasan.
  • PPM Bayan Tabang memberikan pendampingan bertahap guna menciptakan UMKM yang mandiri dan berkelanjutan.

Suara.com - Keikutsertaan dalam festival dapat membuka pintu baru bagi pelaku UMKM. Produk dikenal, jejaring bertambah, dan pasar mulai terbentuk. Namun, tantangan yang lebih besar adalah memastikan peluang tersebut tidak berhenti ketika acara selesai.

Momentum Bayan CraftArt Fest 2026 di Balikpapan, yang berlangsung pada 24–30 Agustus 2026, menunjukkan bahwa festival dapat menjadi pintu awal bagi UMKM untuk memperluas pasar dan membangun jejaring.

Festival tahunan tersebut mempertemukan pelaku UMKM, seniman, komunitas, dan masyarakat dalam ruang promosi produk serta pertukaran gagasan. Bagi PPM Bayan Tabang, momentum seperti ini memperlihatkan pentingnya pendampingan yang tidak hanya berorientasi pada keikutsertaan dalam acara, tetapi juga keberlanjutan usaha setelahnya.

Penguatan UMKM membutuhkan lebih dari ruang pamer. Pelaku usaha perlu didampingi agar mampu menjaga kualitas produk, meningkatkan kapasitas produksi, mengurus legalitas, memperbaiki kemasan, memanfaatkan pemasaran digital, dan memperluas akses pasar.

Bayan CraftArt 2026. (Dok. Istimewa)
Bayan CraftArt 2026. (Dok. Istimewa)

"Kami menyadari bahwa pelaku kreatif dan UMKM adalah tulang punggung ekonomi Indonesia, sekaligus penjaga warisan budaya kita. Melalui Bayan CraftArt Fest, kami ingin memastikan mereka tidak hanya bertahan, tetapi juga memiliki wadah untuk tumbuh bersama, meningkatkan skala bisnis, dan semakin dikenal oleh masyarakat luas," ujar Yuli Widiastuti, Senior Staff PT Bayan Resources Tbk.

Dalam Bayan CraftArt Fest 2026, produk lokal dari berbagai kategori diperkenalkan kepada masyarakat luas. Kehadiran festival menjadi kesempatan bagi UMKM untuk menguji respons pasar secara langsung, membangun hubungan dengan konsumen, serta melihat peluang kolaborasi dengan sesama pelaku usaha.

Namun, akses pasar yang berkelanjutan tetap menjadi kebutuhan utama. Karena itu, PPM Bayan Tabang memandang pendampingan UMKM perlu dilakukan secara bertahap, mulai dari penguatan kapasitas usaha hingga kesiapan memasuki pasar yang lebih luas.

Pendampingan dapat mencakup pelatihan pengelolaan usaha, peningkatan kualitas dan daya tahan produk, perbaikan identitas merek, pengembangan kemasan, hingga fasilitasi legalitas seperti Nomor Induk Berusaha dan sertifikasi halal. Langkah-langkah tersebut penting agar produk lokal tidak hanya menarik saat dipamerkan, tetapi juga siap bersaing secara konsisten.

Selain menggerakkan ekonomi, penguatan UMKM juga berhubungan dengan pelestarian identitas lokal. Produk kriya, kuliner, dan karya kreatif sering kali lahir dari pengetahuan serta tradisi yang diwariskan antargenerasi.

baca juga

Ketika pelaku usaha mampu mengembangkan produknya, nilai budaya yang melekat di dalamnya ikut memiliki ruang untuk bertahan dan dikenal lebih luas.

PPM Bayan Tabang meyakini kolaborasi menjadi elemen penting dalam membangun ekosistem tersebut. Pemerintah daerah, komunitas, pelaku usaha, lembaga pendidikan, dan sektor swasta memiliki peran yang saling melengkapi untuk menghadirkan peluang tumbuh bagi UMKM.

Ke depan, penguatan UMKM tidak hanya diukur dari ramainya sebuah acara atau jumlah produk yang terjual dalam beberapa hari. Dampak yang lebih penting adalah lahirnya pelaku usaha yang semakin mandiri, memiliki akses pasar, mampu menjaga mutu, dan siap mengembangkan usaha dalam jangka panjang.

Tentang PPM Bayan Tabang

PPM Bayan Tabang merupakan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat yang dijalankan oleh PT Bara Tabang, PT Tiwa Abadi, PT Fajar Sakti Prima, dan PT Brian Anjat Sentosa di Kalimantan Timur. Mengusung semangat “Bayan Peduli, Bayan Berbagi Asa”, PPM Bayan Tabang menjalankan program di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, sosial, dan pelestarian lingkungan untuk mendorong kemandirian masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Rekomendasi Tablet untuk Kasir UMKM, Harga Mulai Rp1 Jutaan

4 Rekomendasi Tablet untuk Kasir UMKM, Harga Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Rabu, 30 September 2026 | 07:29 WIB

Punya Akses Keuangan Belum Tentu Finansial Sehat, Ini Tantangan UMKM Perempuan

Punya Akses Keuangan Belum Tentu Finansial Sehat, Ini Tantangan UMKM Perempuan

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 21:16 WIB

Pemprov DKI Tambah 6 Kategori Penerima Layanan Transportasi Gratis di 2027, Siapa Saja?

Pemprov DKI Tambah 6 Kategori Penerima Layanan Transportasi Gratis di 2027, Siapa Saja?

News | Selasa, 29 September 2026 | 19:47 WIB

Terkini

Pasar Mobil Jateng Tumbuh di Tengah Opsen Pajak, Gran Max Jadi Primadona

Pasar Mobil Jateng Tumbuh di Tengah Opsen Pajak, Gran Max Jadi Primadona

Jawa Tengah | Rabu, 30 September 2026 | 07:35 WIB

Niat Perbaiki Pompa Air, Lansia di Madiun Tewas Usai Terperosok ke Sumur 20 Meter

Niat Perbaiki Pompa Air, Lansia di Madiun Tewas Usai Terperosok ke Sumur 20 Meter

Jatim | Rabu, 30 September 2026 | 07:34 WIB

4 Rekomendasi Tablet untuk Kasir UMKM, Harga Mulai Rp1 Jutaan

4 Rekomendasi Tablet untuk Kasir UMKM, Harga Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Rabu, 30 September 2026 | 07:29 WIB

3 Kelurahan di Bandar Lampung Diusulkan Jadi Kampung Nelayan Merah Putih

3 Kelurahan di Bandar Lampung Diusulkan Jadi Kampung Nelayan Merah Putih

Lampung | Rabu, 30 September 2026 | 07:26 WIB

4 Zodiak dengan Horoskop Terbaik 30 September 2026, Jujur Bisa Buka Peluang Baru

4 Zodiak dengan Horoskop Terbaik 30 September 2026, Jujur Bisa Buka Peluang Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 07:25 WIB

Pelajaran Kartu Merah Thom Haye: Timnas Butuh Kurikulum VAR

Pelajaran Kartu Merah Thom Haye: Timnas Butuh Kurikulum VAR

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 07:15 WIB

Skema Biaya Haji 2027 Diusulkan 52:48, Berapa yang Harus Dibayar Jemaah?

Skema Biaya Haji 2027 Diusulkan 52:48, Berapa yang Harus Dibayar Jemaah?

News | Rabu, 30 September 2026 | 07:10 WIB

4 Shio yang Diprediksi Beruntung Urusan Pekerjaan dan Keuangan 30 September 2026

4 Shio yang Diprediksi Beruntung Urusan Pekerjaan dan Keuangan 30 September 2026

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 07:09 WIB

Perang Modern Butuh Teknologi, Bukan Komcad! Pemerintah Salah Arah dan Boros Anggaran

Perang Modern Butuh Teknologi, Bukan Komcad! Pemerintah Salah Arah dan Boros Anggaran

News | Rabu, 30 September 2026 | 07:00 WIB

Sebulan Lebih Pascagempa, 23.578 Warga NTT Masih Mengungsi

Sebulan Lebih Pascagempa, 23.578 Warga NTT Masih Mengungsi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 07:00 WIB

×