Apa Itu Gangguan Kecemasan, Gejala, dan Cara Mengatasinya

Vania Rossa | Suara.com

Selasa, 16 Juli 2024 | 16:32 WIB
Apa Itu Gangguan Kecemasan, Gejala, dan Cara Mengatasinya
Ilustrasi gangguan kecemasan. (freepik.com/jcomp)

Suara.com - Apa itu gangguan kecemasan, di mana kamu merasa sangat cemas atau khawatir, bahkan tanpa alasan yang jelas? Gangguan kecemasan ini pernah dialami oleh Vidi Aldiano baru-baru ini. Dalam Instagram Story-nya beberapa waktu lalu, ia membagikan kabar dirinya mengalami gangguan kecemasan alias anxiety disorder saat tengah berada di Singapura.

"Siapa yang baru sampe Singapura untuk transit, udah anxiety attack sendirian?" tanya Vidi Aldiano di Instagram Story, Senin (8/7/2024).

Serangan kecemasan ini tentu saja membuat sang penyanyi merasa panik dan bingung. Ia pun langsung menelepon sang istri, Sheila Dara, untuk meminta bantuan menenangkan dirinya.

Menurut Vidi, ini bukan pertama kalinya ia mengalami gangguan kecemasan. Tahun 2019, Vidi mengaku dirinya mulai mengalami anxiety attack yang parah hingga kemudian memaksanya untuk mencari pertolongan.

Lalu, apa itu gangguan kecemasan, gejala, cara mengatasinya? Mari cari tahu di bawah ini.

Apa itu gangguan kecemasan?

Melansir dari Cleveland Clinic, gangguan kecemasan adalah salah satu jenis gangguan kesehatan mental yang membuat seseorang merespons hal dan situasi tertentu dengan ketakutan dan ketakutan.

Merasa cemas adalah hal yang wajar. Seseorang mungkin merasa cemas atau gugup jika menghadapi suatu masalah di tempat kerja, menghadiri wawancara, mengikuti ujian, atau membuat keputusan penting. Namun gangguan kecemasan lebih dari sekadar rasa gugup dan takut yang mungkin dirasakan orang kebanyakan di situasi tersebut.

Di sini, kecemasan yang berlebih akan mengganggu kemampuan seseorang untuk berfungsi dengan normal. Bahkan, reaksi mereka sering kali cenderung berlebihan. Hal ini karena penderita gangguan kecemasan umumnya tidak dapat mengontrol respons mereka terhadap situasi tertentu.

Gejala gangguan kecemasan

Gejalanya psikologis yang mungkin dialami oleh penderita di antaranya:

  • Merasa panik, takut, takut dan gelisah.
  • Mudah tersinggung.
  • Kesulitan berkonsentrasi.

Sedangkan gejala fisik yang mungkin dialami antara lain:

  • Palpitasi jantung.
  • Sesak napas.
  • Ketegangan otot.
  • Tangan dingin atau berkeringat.
  • Mulut kering.
  • Mual.
  • Mati rasa atau kesemutan di tangan atau kaki
  • Insomnia

Penyebab gangguan kecemasan

Seperti jenis kondisi kesehatan mental lainnya, peneliti belum mengetahui secara pasti apa penyebab gangguan kecemasan, tapi diduga merupakan kombinasi faktor-faktor berikut:

  • Ketidakseimbangan kimiawi
  • Perubahan otak
  • Genetika
  • Faktor lingkungan

Cara mengatasi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vidi Aldiano Alami Gangguan Kecemasan Sampai Tidak Bisa Bergerak, Bagaimana Cara Mengatasinya?

Vidi Aldiano Alami Gangguan Kecemasan Sampai Tidak Bisa Bergerak, Bagaimana Cara Mengatasinya?

Health | Selasa, 09 Juli 2024 | 17:19 WIB

Polusi Udara Bisa Bikin Kesehatan Mental Juga Terganggu, Konsultasi dengan Psikolog di Sini Mulai Dari Rp15 Ribu

Polusi Udara Bisa Bikin Kesehatan Mental Juga Terganggu, Konsultasi dengan Psikolog di Sini Mulai Dari Rp15 Ribu

Health | Selasa, 02 Juli 2024 | 08:43 WIB

Tips Memilih Asuransi Kesehatan untuk Generasi Muda: Pilih yang Tawarkan Benefit Kesehatan Mental

Tips Memilih Asuransi Kesehatan untuk Generasi Muda: Pilih yang Tawarkan Benefit Kesehatan Mental

Health | Senin, 01 Juli 2024 | 21:31 WIB

Terkini

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:56 WIB

IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik

IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:13 WIB

Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada

Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:47 WIB

Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga

Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:25 WIB

Cara Kerja Lensa HALT pada Kacamata Anak dengan Miopia, Cegah Mata Minus Makin Parah

Cara Kerja Lensa HALT pada Kacamata Anak dengan Miopia, Cegah Mata Minus Makin Parah

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:46 WIB

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:00 WIB

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:13 WIB

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB