Sering Kesal Saat Disuruh? Kenali Psychological Reactance dan Cara Mengatasinya!

M. Reza Sulaiman

Sabtu, 30 November 2024 | 15:26 WIB
Sering Kesal Saat Disuruh? Kenali Psychological Reactance dan Cara Mengatasinya!
Apa Itu Psychological Reactance? (Unsplash)

Hampir setiap orang pasti pernah mengalami kondisi di mana ia ingin melakukan suatu pekerjaan namun tiba-tiba enggan melakukannya karena ada orang yang menyuruhnya. Kondisi ini dalam psikologis dinamakan dengan psychological reactance. Penasaran apa itu psychological reactance?

Suara.com - Kondisi psychological reactance membuat seseorang secara tidak sadar merasa kehilangan kebebasan berperilaku. Bahkan ada beberapa orang yang merasa kebebasan untuk membuat pilihannya sendiri terancam karena adanya dorongan dari orang lain. Tak heran bila kondisi ini kerap membuat orang sangat kesal dan tidak semangat melakukan hal apapun.

Apa Itu Psychological Reactance?

Kondisi psychological reactance yang muncul berpusat terhadap perasaan di mana ia merasa kehilangan kebebasan untuk berperilaku. Fenomena ini bisa terjadi di berbagai lingkungan, baik itu di rumah bersama orang tua, kakak, adik, teman atau di lingkup profesional.

Sebagai contoh, kamu memiliki niat ingin membersihkan kolong tempat tidur namun ketika hendak melakukannya, ibu atau ayah menyuruhmu untuk melakukan hal sama yang sebenarnya sudah ingin kamu lakukan dari tadi. Alih-alih mengindahkan permintaan itu, kamu justru merasa kesal karena hal yang sebenarnya akan kamu kerjakan dianggap merupakan hasil dari suruhan, bukan karena inisiatif diri sendiri.

Diketahui, konsep psychological reactance ini ditemukan oleh psikolog Dr. Jack Brehm pada tahun 1966. Kala itu, ia mendefinisikan reaktansi sebagai suatu sikap motivasi untuk mendapatkan kembali kebebasan usai kebebasan tersebut hilang atau terancam. Keadaan itu menyebabkan seseorang yang mendapatkan perintah dan tekanan ketika mereka hendak melakukannya sendiri justru memberontak dan justru memiliki indikasi untuk melakukan hal yang sebaliknya.

Psychological reactance atau jika diterjemahkan reaktansi psikologis mempunyai ikatan dengan bagaimana kita merasakan kebebasan. Merangkum dari berbagai sumber, terdapat empat poin penting dalam teori psychological reactance ini, diantaranya:

  • Reaktansi bisa tiba-tiba muncul ketika kita merasakan memiliki kontrol. Kita hanya akan merasa reaktansi saat percaya kita bisa memilih dan mengendalikan perilaku sendiri.
  • Saat kebebasan yang kita miliki untuk melakukan suatu hal hilang, sudah pasti kita akan semakin merasa terganggu atau menentang suruhan dari orang lain tersebut.
  • Makin minim kebebasan, maka akan semakin besar reaktansinya, Misalnya saja, ketika ke sekolah murid dilarang untuk membawa handphone dsn alat elektronik, mereka akan lebih merasa keberatan dibandingkan untuk tidak memakai handphone saat kelas berlangsung.
  • Reaktansi akan lebih besar jika terdapat indikasi ancaman dari pihak lain. Sebagai contoh, apabila guru melarang siswa laki-laki memanjangkan rambut, murid mungkin akan merasa bahwa mereka juga dilarang memanjangkan kuku. Hal ini pun membuat reaktansi jadi lebih besar.

Kesimpulannya, psychological reactance merupakan sebuah teori psikologis yang berlandaskan pada kondisi kebebasan seseorang dalam berperilaku terusik atau terancam. Jadi kini kamu bisa memahami bahwa perasaan tidak suka disuruh menjadi kondisi psikologis yang butuh perhatian khusus.

Demikian penjelasan mengenai apa itu psychological reactance. Semoga informasi ini bermanfaat dan menambah wawasan terkait kondisi psikologis seseorang dan diri sendiri.

baca juga

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Psikologi Komunikasi, Kunci Sukses dalam Berinteraksi

Psikologi Komunikasi, Kunci Sukses dalam Berinteraksi

Your Say | Rabu, 27 November 2024 | 12:42 WIB

Mengenal Digital Detox, Menjauh dari Media Sosial

Mengenal Digital Detox, Menjauh dari Media Sosial

Your Say | Rabu, 27 November 2024 | 11:41 WIB

Psikologi Feminisme di Buku Ada Serigala Betina dalam Diri Setiap Perempuan

Psikologi Feminisme di Buku Ada Serigala Betina dalam Diri Setiap Perempuan

Your Say | Sabtu, 23 November 2024 | 07:26 WIB

Terkini

Dramatis! Timnas Indonesia Singkirkan Moldova 9-8, Garuda Muda Tembus 16 Besar Piala Dunia U-15

Dramatis! Timnas Indonesia Singkirkan Moldova 9-8, Garuda Muda Tembus 16 Besar Piala Dunia U-15

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Demo di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-kacir

Demo di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-kacir

Video | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Niat Liburan Berubah Mencekam: Cerita Keluarga Terjebak Demo Rusuh Malioboro hingga Dievakuasi

Niat Liburan Berubah Mencekam: Cerita Keluarga Terjebak Demo Rusuh Malioboro hingga Dievakuasi

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:23 WIB

Bikin Konten hingga Layani Pelanggan, UMKM Masa Kini Mulai Manfaatkan AI

Bikin Konten hingga Layani Pelanggan, UMKM Masa Kini Mulai Manfaatkan AI

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Gerebek Kampung Berlan Matraman, Tim Gabungan Ciduk 8 Orang dan Sita Sabu hingga Ketamin

Gerebek Kampung Berlan Matraman, Tim Gabungan Ciduk 8 Orang dan Sita Sabu hingga Ketamin

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Imigrasi Sumut Sapu Bersih Penghargaan di Bimtek PIMPASA 2026

Imigrasi Sumut Sapu Bersih Penghargaan di Bimtek PIMPASA 2026

Sumut | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:03 WIB

Jadi Man of the Match Persija vs Persik, Denis Kolinger Tak Mau Tinggi Hati

Jadi Man of the Match Persija vs Persik, Denis Kolinger Tak Mau Tinggi Hati

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:58 WIB

Menpar Dorong Wisata Alam Tak Sekadar Jual Keindahan, tapi Juga Jaga Lingkungan

Menpar Dorong Wisata Alam Tak Sekadar Jual Keindahan, tapi Juga Jaga Lingkungan

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:54 WIB

Bicara Watak Kekuasaan, Hasto Minta Negara Lindungi Rakyat Kecil dari Oligarki

Bicara Watak Kekuasaan, Hasto Minta Negara Lindungi Rakyat Kecil dari Oligarki

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:53 WIB

Geledah Dinas PUPR Klaten, KPK Sita Segepok Uang Tunai dan Bukti Elektronik Proyek

Geledah Dinas PUPR Klaten, KPK Sita Segepok Uang Tunai dan Bukti Elektronik Proyek

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:44 WIB

×