Kenali Penyebab Osteoporosis, IDI Bogor Bagikan Solusi Pengobatan

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Senin, 30 Desember 2024 | 13:47 WIB
Kenali Penyebab Osteoporosis, IDI Bogor Bagikan Solusi Pengobatan
Ilustrasi osteoporosis. (Dok: Freepik)

Suara.com - Menurut informasi dari idibogor.org, salah satu penyakit yang sering dialami oleh orang dewasa terutama lansia adalah Osteoporosis. Osteoporosis merupakan sebuah kondisi medis dimana kepadatan tulang berkurang, menyebabkan tulang menjadi rapuh dan lebih rentan terhadap patah tulang.

IDI merupakan singkatan dari Ikatan Dokter Indonesia. IDI Kota Bogor dengan adalah salah satu organisasi kesehatan dan menjadi wadah profesi bagi para dokter di Indonesia.  Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Bogor adalah organisasi profesi yang mewadahi para dokter di wilayah Bogor. IDI berperan penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, mendukung pengembangan profesionalisme dokter, serta memberikan informasi dan edukasi kesehatan kepada masyarakat.

IDI Bogor mengorganisir dokter yang berpraktik di daerah mereka dengan memberikan pelatihan dan pendidikan, serta melakukan advokasi untuk kepentingan anggota dan masyarakat. IDI Bogor kemudian meneliti lebih lanjut mengenai penyakit osteoporosis yang sering menyerang dan mengganggu kesehatan serta rekomendasi obat untuk penderitanya.

Apa saja penyebab terjadinya osteoporosis?

Dilansir dari laman https://idibogor.org, osteoporosis terjadi ketika proses pembentukan tulang baru tidak dapat mengimbangi hilangnya tulang lama. Hal ini menyebabkan struktur tulang menjadi lemah, sehingga meningkatkan risiko fraktur (patah tulang) yang sering kali terjadi pada panggul, tulang belakang, dan pergelangan tangan. Adapun penyebab osteoporosis meliputi:

1. Usia dan penuaan

Faktor utama terjadinya osteoporosis adalah penuaan. Kemampuan tubuh untuk membangun kembali tulang menurun seiring bertambahnya usia, terutama setelah mencapai puncak massa tulang pada usia sekitar 30 tahun.

2. Kekurangan nutrisi

Selain itu, osteoporosis dapat disebabkan oleh asupan kalsium yang tidak memadai, yang dapat mengurangi kepadatan tulang, sementara asupan vitamin D diperlukan untuk penyerapan kalsium yang optimal.

baca juga

3. Adanya perubahan hormon

Karena penurunan kadar hormon estrogen, wanita setelah menopause berkontribusi secara signifikan terhadap pengeroposan tulang. Pada pria, penurunan testosteron juga dapat mempengaruhi kesehatan tulang; osteoporosis seringkali tidak menunjukkan gejala hingga terjadi patah tulang.

4. Gaya hidup yang tidak sehat

Kebiasaan merokok, konsumsi alkohol berlebihan, serta kurangnya aktivitas fisik dapat mempercepat kehilangan massa tulang.

Apa saja obat yang direkomendasikan untuk mengurangi gejala osteoporosis?

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) telah merangkum beberapa obat yang dapat mengurangi rasa sakit pada tulang akibat osteoporosis. Untuk mengatasi gejala osteoporosis dan meningkatkan kepadatan tulang, beberapa obat yang direkomendasikan meliputi:

1. Bisfosfonat

Obat ini membantu mengurangi resorpsi tulang dan meningkatkan kepadatan tulang. Jenis obat ini seperti Alendronate. Alendronate adalah obat untuk mencegah dan menangani osteoporosis terutama pada wanita. Biasanya dokter akan memberikan dosis 5-10 mg setiap hari atau 35-70 mg sekali seminggu.

2. Denosumab

Denosumab adalah obat yang digunakan untuk mengobati osteoporosis, yaitu pengeroposan tulang. Obat ini diberikan dalam bentuk injeksi setiap enam bulan di bawah kulit. Denosumab merupakan antibodi monoklonal yang bekerja dengan menghambat perkembangan osteoklas, yaitu sel yang memecah tulang.

3. Raloxifene

Obat ini merupakan modulator reseptor estrogen selektif (SERM) yang membantu menjaga kepadatan tulang dan mengurangi risiko patah tulang. Dosis umumnya adalah 60 mg sehari.

4. Kalsitonin

Obat ini dapat digunakan dalam bentuk semprotan hidung atau suntikan untuk membantu mengurangi nyeri akibat patah tulang dan memperlambat kehilangan massa tulang.

5. Suplemen Kalsium dan Vitamin D

Sangat penting untuk mendukung kesehatan tulang. Kalsium membantu membangun tulang, sedangkan vitamin D meningkatkan penyerapan kalsium. Suplemen kalsium biasanya direkomendasikan 1000-1200 mg/hari, dan vitamin D sekitar 600-800 IU/hari.

Penggunaan obat-obatan ini harus berdasarkan konsultasi dengan dokter untuk menentukan terapi yang paling sesuai berdasarkan kondisi individu, usia, dan risiko fraktur. Selain itu, perubahan gaya hidup seperti diet sehat dan olahraga juga sangat penting dalam pengelolaan osteoporosis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenali Penyebab Cedera Saraf Tulang Belakang, IDI Kota Dompu Berikan Informasi Pengobatan

Kenali Penyebab Cedera Saraf Tulang Belakang, IDI Kota Dompu Berikan Informasi Pengobatan

Health | Sabtu, 28 Desember 2024 | 12:34 WIB

Beda Implan Payudara-Bokong vs Implan Tulang: Bisa untuk Saraf Terjepit!

Beda Implan Payudara-Bokong vs Implan Tulang: Bisa untuk Saraf Terjepit!

Health | Selasa, 24 Desember 2024 | 17:09 WIB

Kurangi Risiko Osteoporosis dengan Jalan Kaki dan Penuhi Nutrisi

Kurangi Risiko Osteoporosis dengan Jalan Kaki dan Penuhi Nutrisi

Health | Senin, 16 Desember 2024 | 10:00 WIB

Tantangan Guru Honorer: Tulang Punggung Pendidikan yang Terpinggirkan

Tantangan Guru Honorer: Tulang Punggung Pendidikan yang Terpinggirkan

Your Say | Selasa, 17 Desember 2024 | 12:15 WIB

Mengenal BESS: Inovasi Bedah Endoskopi Spinal Minimal Invasif yang Mempercepat Pemulihan Pasien

Mengenal BESS: Inovasi Bedah Endoskopi Spinal Minimal Invasif yang Mempercepat Pemulihan Pasien

Health | Selasa, 26 November 2024 | 10:53 WIB

Asupan Vitamin D Selama Hamil Perkuat Kesehatan Tulang Anak? Ini Hasil Studi Terbaru

Asupan Vitamin D Selama Hamil Perkuat Kesehatan Tulang Anak? Ini Hasil Studi Terbaru

Health | Sabtu, 09 November 2024 | 07:15 WIB

Terkini

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

News | Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

Leo/Daniel Raih Emas Ganda Putra Asian Games 2026

Leo/Daniel Raih Emas Ganda Putra Asian Games 2026

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 05:00 WIB

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

×