Beda Implan Payudara-Bokong vs Implan Tulang: Bisa untuk Saraf Terjepit!

Yasinta Rahmawati, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 24 Desember 2024 | 17:09 WIB
Beda Implan Payudara-Bokong vs Implan Tulang: Bisa untuk Saraf Terjepit!
Dokter Spesialis Ortopedi dan Traumatologi, Konsultan Tulang Belakang Eka Hospital BSD, dr. Harmantya Mahadhipta, Sp.OT (K) Spine di Pondok Aren, Banten, Rabu (11/12/2024) (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

Suara.com - Kebanyakan orang berpikir implan hanya bisa digunakan untuk payudara dan bokong, padahal implan juga ada di tulang dan kerap digunakan untuk mengatasi saraf terjepit alias hernia nucleus pulposus (HNP).

Dokter Spesialis Ortopedi dan Traumatologi, Konsultan Tulang Belakang Eka Hospital BSD, dr. Harmantya Mahadhipta, Sp.OT (K) Spine menjelaskan implan tidak hanya digunakan untuk bidang estetika alias kecantikan, tapi semua benda asing yang dipasang di tubuh disebut dengan implan.

"Jadi kita samakan persepsi dulu tentang kata implan, orang-orang masyarakat awam itu tahunya pasang pen. Pasang pen, tapi sebenarnya mereka nggak tahu bentuk pennya kayak gimana. Mereka mungkin dalam bayangan mereka besi baja, semua sekrup sana sini, jadi semua produk yang dipasang ke dalam tubuh kita, itu namanya implan. Makanya ada implan payudara, ada implan bokong," ujar dr. Harmantya dalam acara Podcast bersama suara.com di Pondok Aren Banten, Rabu (11/12/2024).

Dokter yang sudah menjalani pendidikan dokteran khusus tulang belakang di berbagai belahan negara ini menjelaskan, metode pemasangan implan yang cukup mutakhir di Indonesia yakni lumbar disc replacement (LDR). Tindakan ini dilakukan jika bantalan sendi mengalami masalah atau rusak akibat penuaan maupun saraf terjepit.

Menurut dr. Harmantya, bantalan sendi yang berada di sepanjang tulang belakang dari leher hingga bokong bekerja seumpama komponen shockbreaker pada kendaraan. Komponen tulang ini berfungsi menahan guncangan dan gesekan antar tulang, namun seiring bertambahnya usia bantalan sendi bisa menipis, rusak atau bahkan robek karena cedera maupun saraf terjepit.

"Shockbreaker mobil ganti sobreker masuk bengkel, bantalan sendi kalau rusak bisa juga masuk bengkel ‘kamar operasi’, ganti bantalan," jelas dr. Harmantya.

Dokter Spesialis Ortopedi dan Traumatologi, Konsultan Tulang Belakang Eka Hospital BSD, dr. Harmantya Mahadhipta, Sp.OT (K) Spine di  Pondok Aren, Banten, Rabu (11/12/2024) (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)
Dokter Spesialis Ortopedi dan Traumatologi, Konsultan Tulang Belakang Eka Hospital BSD, dr. Harmantya Mahadhipta, Sp.OT (K) Spine di Pondok Aren, Banten, Rabu (11/12/2024) (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

Dokter yang berpraktik di Gatam Institute ini memaparkan ada beberapa jenis implan tulang pada bantalan sendi, khusus pen yang lebih fleksibel dan bisa bergerak disebut dengan lumbar disc replacement. Alat dinilai lebih baik karena bisa menyesuaikan tubuh seperti pinggang yang cenderung bergerak terus menerus.

"Jadi kalau misalnya perlu diganti, bagi saya sebisa mungkin diganti yang bergerak juga," ungkapnya.

Meski begitu dr. Harmantya membenarkan bantalan sendi yang bermasalah memang tidak membahayakan nyawa, hanya saja rasa nyeri yang tidak tertahankan bisa sangat menganggu pasien. Ini karena umumnya pasien dengan sendi bermasalah akan merasakan sakit setiap saat ketika bergerak.

baca juga

Ia juga menambahkan, umumnya pasien yang datang dengan keluhan tulang belakang akan ditanyakan lebih dahulu rasa nyeri yang dirasakan. Apabila kondisinya sudah bertahun-tahun, hingga sudah menjalani berbagai terapi dan pengobatan tapi tidak kunjung membaik, selanjutnya barulah dokter merekomendasikan tindakan penggantian bantalan sendi alias LDR.

Di sisi lain, jika berpikir semua masalah tulang belakang pasien akan dioperasi dari belakang, maka pemikiran ini keliru. Ini karena dokter yang sudah menjalani pelatihan di Swiss pada Desember 2019 lalu itu mengatakan tindakan operasi LDR dilakukan dari depan alias perut.

"Dibanding operasi dari belakang, jauh lebih nyaman bagi orang pasien ketika operasi dari depan, nyerinya juga lebih ringan. Makanya biasanya kita operasi penggantian bantalan sendi itu biasanya sehari udah bisa pulang. Jadi operasi hari ini udah bisa pulang," jelasnya.

Dokter yang juga kerap memberikan edukasi seputar kesehatan di media sosial pribadinya itu menjelaskan, tindakan penggantian bantalan sendi juga tidak memakan waktu lama yakni hanya berkisar 45 hingga 60 menit per satu bantalan sendi. Hanya saja, proses persiapan operasi seperti pembiusan hingga pasca operasi pemantauan kondisi pasien yang memakan waktu lama.

"Operasi satu jam misalnya, itu udah 2 jam, saya selesai kan harus dibangunkan dulu pasiennya, pemulihan dari Anestesi setengah jam sampai satu jam udah 3 jam, terus kita harus lihat di ruang pemulihan kita pantau pasiennya sejam lagi, jadi mungkin bagi pasien yang menunggu di luar 4 hingga 5 jam, sebenarnya operasi cuma satu jam, kalau operasi 5 jam pegal saya," pungkasnya setengah berkelakar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal BESS: Inovasi Bedah Endoskopi Spinal Minimal Invasif yang Mempercepat Pemulihan Pasien

Mengenal BESS: Inovasi Bedah Endoskopi Spinal Minimal Invasif yang Mempercepat Pemulihan Pasien

Health | Selasa, 26 November 2024 | 10:53 WIB

Mengenal Terapi Genqi untuk Atasi Saraf Kejepit dan Struktur Tubuh Bermasalah

Mengenal Terapi Genqi untuk Atasi Saraf Kejepit dan Struktur Tubuh Bermasalah

Health | Kamis, 14 November 2024 | 17:06 WIB

Asupan Vitamin D Selama Hamil Perkuat Kesehatan Tulang Anak? Ini Hasil Studi Terbaru

Asupan Vitamin D Selama Hamil Perkuat Kesehatan Tulang Anak? Ini Hasil Studi Terbaru

Health | Sabtu, 09 November 2024 | 07:15 WIB

Terkini

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Lampung | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:55 WIB

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Sport | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:05 WIB

×