Asparminas Menilai Positif Market Leader Galon AMDK Mulai Beralih ke Kemasan Bebas BPA

Bernadette Sariyem

Rabu, 08 Januari 2025 | 16:35 WIB
Asparminas Menilai Positif Market Leader Galon AMDK Mulai Beralih ke Kemasan Bebas BPA
Ilsutrasi galon bebas BPA.

Suara.com - Asosiasi Produsen Air Minum Kemasan Nasional atau Asparminas, menilai positif langkah market leader galon AMDK, yakni Aqua, yang memulai peralihan dari kemasan polikarbonat ke kemasan bebas BPA. 

Organisasi payung produsen air kemasan bermerek tersebut menjelaskan, langkah itu sejalan dengan tren penggunaan galon air minum bermerek yang bebas dari risiko kontaminasi senyawa kimia berbahaya Bisfenol A atau BPA.

"Prediksi kami, tahun ini bakal lebih banyak lagi produsen air kemasan bermerek yang mengikuti jejak AQUA, market leader industri air minum dalam kemasan, yang meninggalkan galon berbahan plastik keras polikarbonat dan beralih menggunakan galon yang lebih sehat, berkualitas dan bebas BPA," kata Sekretaris Jenderal Asparminas, Nio Eko Susilo, Rabu (8/1/2025).

Menurut Eko, trend tersebut antara lain dipicu oleh perubahan preferensi konsumen yang menginginkan kemasan galon air minum yang sehat, bebas BPA dan terjamin keamanan dan mutunya.

Faktor lainnya, katanya, adalah regulasi pemerintah terkait risiko kesehatan di balik konsumsi air galon bermerek dengan kemasan dari jenis plastik keras polikarbonat.  

Pada April 2024, Badan Pengawas Obat dan Makanan, otoritas tertinggi keamanan dan mutu pangan dalam negeri, mewajibkan industri air kemasan menambahkan label baru pada kemasan, berupa peringatan bahaya BPA, selambat-lambatnya pada 2028.

Regulasi tersebut menyusul temuan lapangan BPOM selama dua tahun berturut-turut yang menunjukkan kontaminasi BPA pada galon bermerek di sejumlah provinsi telah melewati ambang batas berbahaya.

Terkait hal tersebut, Eko menegaskan industri air kemasan mampu beradaptasi dengan aturan pelabelan BPA.

Hal itu, lanjutnya, dibuktikan dengan kemampuan market leader industri AMDK meninggalkan galon polikarbonat dan beralih ke kemasan galon galon bebas BPA dalam waktu singkat.

baca juga

"Sekarang ini di hampir seluruh wilayah Jakarta, market leader telah menarik galon polikarbonat dan menggantinya dengan galon bebas BPA yang terlihat segar, lebih bening dan dijamin bebas dari risiko kontaminasi BPA," katanya.

Eko bilang, 'shifting' kemasan galon oleh market leader di area Jakarta tersebut menyusul sukses penerapan hal serupa di seluruh Bali dan Manado dalam tiga tahun terakhir.

"Ini membawa pesan pada pelaku industri lainnya bahwa shifting tersebut bisa dilakukan dan industri berkomitmen pada penyediaan produk air minum bermerek yang aman bagi kesehatan konsumen," katanya.

Eko optismistis pabrikan air minum bermerek lainnya, jumlahnya mencapai 1.100 perusahaan di seluruh Indonesia, segera mengikuti langkah AQUA dan beralih ke kemasan galon bebas BPA.

"Semua produsen AMDK peduli terhadap kesehatan konsumen karena itu masalah peralihan ke kemasan galon bebas BPA tinggal menunggu waktu saja," tegasnya.

Data industri menunjukkan dari sekitar 170 juta galon air minum bermerek yang beredar di pasaran setiap tahunnya, sekitar 95% di antaranya menggunakan kemasan dari jenis plastik keras polikarbonat yang dihasilkan dari proses pengolahan senyawa kimia BPA.

Residu BPA yang terdapat pada galon polikarbonat tersebut diketahui rawan luluh (migrasi) ke dalam air dan terminum oleh konsumen.

Menurut Eko, konsumen saat ini makin banyak yang tersadarkan akan risiko paparan BPA pada kesehatan, utamanya paparan BPA yang bersumber dari migrasi BPA dalam kemasan galon polikarboant.

Sayangnya, katanya, masih banyak konsumen yang belum bisa membedakan mana kemasan air minum bermerek yang bebas BPA dan mana yang masih menggunakan plastik polikarbonat.

"Masyarakat awam sebenarnya mudah mengetahui galon bebas BPA dengan memperhatikan kode penomeran plastik di dasar kemasan. Bila tertera angka 1, seperti pada semua merek kemasan botol, itu berarti kemasannya terbuat dari plastik jenis polietilene teraftalat (PET) yang bebas BPA. Sementara bila angkanya tertera nomer 7, seperti pada umumnya galon, itu berarti produk tersebut menggunakan kemasan dari plastik polikarbonat yang diproses dari pengolahan senyawa kimia BPA," katanya

Paparan BPA pada tubuh, menurut sejumlah pernyataan resmi BPOM, dapat berkorelasi dengan banyak penyakit. Termasuk di antaranya adalah gangguan sistem reproduksi baik pria maupun wanita, diabetes dan obesitas, gangguan sistem kardiovaskular, gangguan ginjal, kanker, perkembangan kesehatan mental serta Autism Spectrum Disorder dan Attention Deficit Hyperactivity Disorder pada anak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Perusahaan Air Minum RI Perkuat Produksi dari Hulu ke Hilir

Cara Perusahaan Air Minum RI Perkuat Produksi dari Hulu ke Hilir

Bisnis | Senin, 05 Agustus 2024 | 08:27 WIB

Viral Video Produk AMDK Ada Jentik Hitam, Pakar Ingatkan Potensi Pidana Apabila Ada Pencemaran Nama Baik

Viral Video Produk AMDK Ada Jentik Hitam, Pakar Ingatkan Potensi Pidana Apabila Ada Pencemaran Nama Baik

Bisnis | Rabu, 24 Juli 2024 | 19:46 WIB

Pakar Kimia Ungkap Sebab Kadar Bromat Dalam Air Minum Kemasan: Sumbernya Tercemar

Pakar Kimia Ungkap Sebab Kadar Bromat Dalam Air Minum Kemasan: Sumbernya Tercemar

Lifestyle | Kamis, 04 April 2024 | 11:35 WIB

LPPOM MUI Sebut AMDK Bersertifikasi Halal Pasti Halal, Ini Penjelasanya

LPPOM MUI Sebut AMDK Bersertifikasi Halal Pasti Halal, Ini Penjelasanya

Lifestyle | Minggu, 10 Maret 2024 | 08:43 WIB

Ramai Bahasan Bromat di AMDK Bikin Resah, BPOM Diminta Cek ke Lapangan

Ramai Bahasan Bromat di AMDK Bikin Resah, BPOM Diminta Cek ke Lapangan

Health | Rabu, 06 Maret 2024 | 14:38 WIB

Heboh di Masyarakat, BPOM Didesak Teliti Kandungan Bromat di AMDK

Heboh di Masyarakat, BPOM Didesak Teliti Kandungan Bromat di AMDK

Health | Rabu, 06 Maret 2024 | 09:50 WIB

Bela influencer Gerald Vincent, Dokter Richard Lee Sebut Data yang Disampaikan Soal Bromat Tak Keliru

Bela influencer Gerald Vincent, Dokter Richard Lee Sebut Data yang Disampaikan Soal Bromat Tak Keliru

Lifestyle | Kamis, 29 Februari 2024 | 12:20 WIB

Terkini

3 Cara Cek BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak Lewat HP, Tak Perlu ke Kantor

3 Cara Cek BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak Lewat HP, Tak Perlu ke Kantor

Tekno | Minggu, 04 Oktober 2026 | 10:35 WIB

Cara Tarik Tunai BRI Tanpa Kartu ATM, Dompet Ketinggalan Gak Perlu Panik Lagi

Cara Tarik Tunai BRI Tanpa Kartu ATM, Dompet Ketinggalan Gak Perlu Panik Lagi

Bri | Minggu, 04 Oktober 2026 | 10:33 WIB

Sprint Race MotoGP Jepang 2026: Marc Marquez Terdepan, 3 Pembalap Crash

Sprint Race MotoGP Jepang 2026: Marc Marquez Terdepan, 3 Pembalap Crash

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 10:29 WIB

Review Film Take Me Home: Pulang, Keluarga, dan Hidup yang Tak Pernah Mudah

Review Film Take Me Home: Pulang, Keluarga, dan Hidup yang Tak Pernah Mudah

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 10:12 WIB

Bagaimana Cara Mengetahui Feng Shui Kita? Kenali Kua Number dan Cara Menghitungnya

Bagaimana Cara Mengetahui Feng Shui Kita? Kenali Kua Number dan Cara Menghitungnya

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 10:05 WIB

Dua Abad Berlalu, Jejak Masjid Jami Tak Lekang oleh Waktu

Dua Abad Berlalu, Jejak Masjid Jami Tak Lekang oleh Waktu

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 10:00 WIB

Geram Ada Yayasan Minta Setoran Tanpa Kerja, BGN Buka Opsi Ganti Mitra SPPG

Geram Ada Yayasan Minta Setoran Tanpa Kerja, BGN Buka Opsi Ganti Mitra SPPG

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 09:45 WIB

Kapolri Tunjuk Irjen Suhendri Jabat Kapolda Kepri Gantikan Irjen Asep Safrudin

Kapolri Tunjuk Irjen Suhendri Jabat Kapolda Kepri Gantikan Irjen Asep Safrudin

Batam | Minggu, 04 Oktober 2026 | 09:37 WIB

Sabun Batang vs Sabun Cair, Mana yang Lebih Sehat untuk Kulit?

Sabun Batang vs Sabun Cair, Mana yang Lebih Sehat untuk Kulit?

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 09:36 WIB

5 Cara Pakai Make Over Lip Glazed agar Tidak Lengket di Bibir, Efek Glossy Awet Seharian

5 Cara Pakai Make Over Lip Glazed agar Tidak Lengket di Bibir, Efek Glossy Awet Seharian

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 09:27 WIB

×