Kenali Otitis Media Efusi, Penyebab Utama Gangguan Pendengaran Anak

Riki Chandra Suara.Com
Selasa, 25 Februari 2025 | 08:05 WIB
Kenali Otitis Media Efusi, Penyebab Utama Gangguan Pendengaran Anak
Ilustrasi pengobatan telinga anak. [Dok. Antara]

Suara.com - Orang tua perlu mewaspadai gangguan pendengaran pada anak yang dapat dipicu oleh berbagai faktor. Hal ini dijelaskan dokter spesialis telinga, hidung, tenggorok, serta bedah kepala dan leher dari RSUD Pasar Rebo, Indah Trisnawaty.

Indah Trisnawaty menyebut bahwa salah satu penyebab utama gangguan pendengaran pada anak adalah otitis media efusi, yaitu kondisi peradangan pada telinga tengah akibat infeksi virus atau bakteri.

Setelah infeksi mereda, lendir dan cairan yang menumpuk di telinga tengah dapat menghambat fungsi pendengaran.

“Posisi amandel di mulut dan belakang hidung atau yang disebut adenoid berada di antara saluran telinga dan tenggorokan. Jika saluran tersebut tertutup, cairan yang terbentuk di telinga tengah tidak dapat keluar, sehingga menumpuk dan mengganggu pendengaran,” katanya, Senin (24/2/2025).

Selain itu, ia juga menambahkan bahwa kondisi ini sering muncul setelah anak mengalami batuk atau pilek.

“Ketika anak baru saja sembuh dari batuk pilek, saluran telinga tengah belum sepenuhnya pulih, sehingga cairan tetap tertahan di sana. Hal ini bisa terjadi akibat infeksi telinga tengah yang berulang atau karena rhinitis alergi,” lanjutnya.

Tak hanya masalah pada telinga tengah, gangguan pendengaran juga bisa disebabkan oleh gangguan pada telinga luar dan telinga dalam.

Indah menjelaskan bahwa penyebab gangguan pendengaran pada anak di telinga luar sering kali disebabkan oleh penumpukan kotoran telinga (serumen) atau infeksi telinga luar yang menyebabkan saluran telinga menyempit dan mengeluarkan cairan.

Sementara itu, gangguan pada telinga dalam bisa terjadi akibat faktor bawaan lahir atau infeksi virus.

“Infeksi virus seperti gondongan dapat memicu gangguan pendengaran. Gondongan sering kali menyebabkan demam tinggi, yang bisa berdampak pada fungsi pendengaran anak,” katanya. (antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Seberapa Tahu Kamu tentang Layvin Kurzawa? Pemain Baru Persib Bandung Eks PSG
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI