Era Digital, Keamanan Siber Jadi Pilar Penting Pelayanan Kesehatan Modern di Rumah Sakit

Vania Rossa

Selasa, 18 Maret 2025 | 16:40 WIB
Era Digital, Keamanan Siber Jadi Pilar Penting Pelayanan Kesehatan Modern di Rumah Sakit
Ilustrasi keamanan siber di rumah sakit. [Pixabay]

Suara.com - Di era digital ini, rumah sakit sangat bergantung pada teknologi informasi untuk berbagai aspek operasional, mulai dari rekam medis elektronik hingga perangkat medis terhubung.

Namun, ketergantungan ini juga membawa risiko keamanan siber yang signifikan. Serangan siber dapat mengganggu operasional rumah sakit, mencuri data pasien yang sensitif, dan bahkan membahayakan nyawa pasien.

Dalam upaya meningkatkan keamanan siber di lingkungan pelayanan kesehatan, Rumah Sakit Atma Jaya resmi menjalin kerja sama dengan PT ITSEC Asia Tbk, perusahaan keamanan siber terkemuka di Indonesia, yang ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara CEO Atma Jaya Healthcare Group Bapak Edward dan Presiden Direktur PT ITSEC Asia Tbk, Bapak Joseph Edi Lumban Gaol, Selasa (18/3/2025), di RS Atma Jaya Pluit, Jakarta Utara.

Keamanan siber di RS Atma Jaya. (dok. RS Atma Jaya)
Keamanan siber di RS Atma Jaya. (dok. RS Atma Jaya)

Keamanan data pasien menjadi perhatian utama di era digital, mengingat selama tahun 2024, Tim Pusat Kontak Siber BSSN menerima sebanyak 1.814 aduan siber yang berasal dari berbagai sektor dengan total trafik anomali sebanyak 330.527.636 anomali yang terjadi di Indonesia.

Aktivitas anomali trafik ini dapat berdampak pada penurunan performa perangkat dan jaringan, pencurian data sensitif, hingga perusakan reputasi dan penurunan kepercayaan terhadap suatu organisasi.

Melihat hal tersebut, RS Atma Jaya mengambil langkah strategis untuk mengadopsi IntelliBro Orion dan IntelliBro Threat Intel, dua solusi keamanan siber dari ITSEC Asia yang dirancang untuk mendeteksi, menganalisis, dan mengatasi ancaman siber secara real-time.

Dalam kerja sama ini, RS Atma Jaya akan mengimplementasikan IntelliBro Orion guna memantau potensi ancaman dalam upaya mencegah kebocoran data pasien.

Selain itu, IntelliBro Threat Intel akan digunakan untuk menganalisis pola serangan serta meningkatkan ketahanan sistem digital rumah sakit.

Tak hanya itu, tenaga medis dan staf IT rumah sakit juga akan mendapatkan edukasi dan pelatihan guna meningkatkan kesiapan mereka dalam menghadapi ancaman siber yang semakin kompleks.

baca juga

"Kami sadar akan pentingnya perlindungan data pribadi pasien di rumah sakit tidak hanya berkaitan dengan kewajiban hukum, tetapi juga dengan kepercayaan yang diberikan oleh pasien kepada kami. Pasien harus merasa aman bahwa data pribadi mereka dikelola dengan sangat hati-hati dan tidak akan disalahgunakan," kata Edward.

Edward melanjutkan bahwa pelanggaran terhadap perlindungan data ini tidak hanya berpotensi merusak reputasi rumah sakit, tetapi juga dapat menyebabkan kerugian finansial dan hukum yang signifikan.

Presiden Komisaris PT ITSEC Asia Tbk, Bapak Patrick Rudolf Dannacher, juga menyoroti pentingnya kerja sama ini dalam meningkatkan standar keamanan di sektor kesehatan. Menurutnya, keamanan siber di industri kesehatan bukan lagi pilihan, melainkan keharusan.

"Dengan semakin meningkatnya ancaman digital, solusi seperti IntelliBro Orion dan IntelliBro Threat Intel akan menjadi fondasi penting bagi rumah sakit dalam menjaga data pasien dan sistem operasional mereka tetap aman," katanya.

Bagi layanan kesehatan seperti rumah sakit, keamanan siber yang kuat memberi manfaat dalam hal p
erlindungan data pasien. Ini artinya memastikan kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan data pasien.

Tak hanya itu, hal ini juga menjamin keberlanjutan operasional yang mungkin saja terganggu akibat serangan siber.

Terpenting, hal ini juga sangat terkait dengan meningkatkan kepercayaan pasien terhadap rumah sakit, kepatuhan regulasi, serta menjaga reputasi rumah sakit dari dampak negatif serangan siber.

Keamanan siber adalah pilar penting dalam pelayanan kesehatan modern di rumah sakit. Dengan menerapkan langkah-langkah keamanan yang tepat, rumah sakit dapat melindungi data pasien, menjaga keberlanjutan operasional, dan membangun kepercayaan pasien.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penyiksaan Mengerikan Direktur RS Gaza di Penjara Israel: Kesaksian Pengacara Mengungkap Fakta Brutal

Penyiksaan Mengerikan Direktur RS Gaza di Penjara Israel: Kesaksian Pengacara Mengungkap Fakta Brutal

News | Selasa, 11 Maret 2025 | 12:04 WIB

Mengapa Anak Butuh Literasi Digital untuk Masa Depannya?

Mengapa Anak Butuh Literasi Digital untuk Masa Depannya?

Your Say | Senin, 10 Maret 2025 | 12:52 WIB

Riset: Lebih dari 500 Ribu Serangan Phishing pada Bisnis di Asia Tenggara 2024, Indonesia Nomor Dua di Asia Tenggara

Riset: Lebih dari 500 Ribu Serangan Phishing pada Bisnis di Asia Tenggara 2024, Indonesia Nomor Dua di Asia Tenggara

Tekno | Senin, 10 Maret 2025 | 11:02 WIB

Terkini

5 Toner untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas Sesuai Review

5 Toner untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas Sesuai Review

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan

Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Guru Besar Ekonomi UI: Konser Andrea Bocelli Bisa Picu 'Experience Economy'

Guru Besar Ekonomi UI: Konser Andrea Bocelli Bisa Picu 'Experience Economy'

Entertainment | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:27 WIB

Persis Solo Tunggak Sewa Stadion Manahan Rp 3,21 Miliar, BRM Kusumo Putro: Ini Memalukan!

Persis Solo Tunggak Sewa Stadion Manahan Rp 3,21 Miliar, BRM Kusumo Putro: Ini Memalukan!

Surakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:24 WIB

3 Pilihan Skin Tint dengan Hasil Akhir Matte, Cocok untuk Kulit Berminyak

3 Pilihan Skin Tint dengan Hasil Akhir Matte, Cocok untuk Kulit Berminyak

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Antisipasi Politik Uang dan Konflik, 600 Polisi Disiagakan Amankan Pilkades Serentak di Cianjur

Antisipasi Politik Uang dan Konflik, 600 Polisi Disiagakan Amankan Pilkades Serentak di Cianjur

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:19 WIB

Bagaimana Cara Membuat BPJS Kesehatan Gratis?

Bagaimana Cara Membuat BPJS Kesehatan Gratis?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Gerindra Buka Suara Usai MA Batalkan Suket SMA Gibran: Selesaikan Secara Konstitusional

Gerindra Buka Suara Usai MA Batalkan Suket SMA Gibran: Selesaikan Secara Konstitusional

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin

Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Beras Bebas Pajak, Pembalut Kena PPN: Potret Hukum Kita Buta Gender

Beras Bebas Pajak, Pembalut Kena PPN: Potret Hukum Kita Buta Gender

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:10 WIB

×