10 Ciri-ciri Anak Cerdas yang Jarang Diketahui Orang Tua, Hiperaktif Bukan Jaminan!

Rifan Aditya Suara.Com
Kamis, 29 Mei 2025 | 12:57 WIB
10 Ciri-ciri Anak Cerdas yang Jarang Diketahui Orang Tua, Hiperaktif Bukan Jaminan!
Ilustrasi Ibu dan Anak - Ciri-ciri Anak Cerdas yang Jarang Diketahui Orang Tua (Unsplash)

Seiring beranjaknya usia, si Kecil juga akan dengan mudah menguasai suatu pelajaran.

4. Kreatif dan imajinatif

Anak pandai cenderung memiliki tingkat kreatifitas tinggi ketika bermain, baik itu dengan menciptakan permainan sendiri, menganalisa suatu kejadian, memberi nama pada benda mati, maupun membuat skenario cerita yang rumit dalam suatu permainan imajinasi.

Ini menandakan bentuk kecerdasan naratif serta visual-spasial yang kerap tidak disadari oleh para orang tua.

5. Tidak Bisa Diam

Ciri-ciri anak cerdas biasanya tidak bisa diam atau sangat aktif dalam berbagai hal. Mereka bisanya akan menyukai aktivitas yang menantang dan selalu ingin mencari kegiatan daripada hanya berdiam diri.

Berbeda dengan anak hiperaktif, anak yang memiliki kecerdasan tinggi cenderung sabar dan fokus pada apa yang akan dilakukannya. Mereka juga aktif dalam berargumen serta menceritakan apa saja yang dialaminya.

6. Mudah bergaul

Anak-anak yang cerdas umumnya akan lebih suka bermain dengan anak yang lebih besar darinya. Bukan tanpa alasan, hal tersebut lantaran anak akan merasa mereka ada di tingkat yang sama dengan anak-anak di usia tersebut.

Baca Juga: 7 Ciri-Ciri Anak Cerdas yang Jarang Diketahui Orang Tua, Tak Hanya soal Angka dan Nilai

7. Bisa Mengekspresikan Emosi dengan Jelas

Anak-anak cenderung mengekspresikan emosinya dengan menangis atau tertawa. Namun, anak dengan tingkat kecerdasan tinggi mampu mengekspresikan emosi serta perasaannya dengan kata-kata yang jelas.

Tak hanya itu, mereka juga mampu menemukan lebih banyak cara untuk mengekspresikan diri dengan lebih akurat dan terarah.

8. Kemampuan Fokus yang Baik

Ciri-ciri anak cerdas yang jarang diektahui orang tua berikutnya, anak-anak akan memiliki rentang perhatian yang pendek dan mudah terdistraksi oleh lingkungan sekitarnya.

Saat menginjak usia 1 tahun, mereka biasnaya hanya akan berfokus pada tugas tertentu selama 10 sampai 15 menit saja. Namun, berbeda dengan anak yang memiliki kecerdasan tinggi ia bisa fokus untuk waktu yang lama.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI

Ingin dapat update berita terbaru langsung di browser Anda?