Prof. Nila Moeloek: Sekolah Harus Jadi Ruang Aman untuk Kesehatan Mental Remaja

Bimo Aria Fundrika

Senin, 16 Juni 2025 | 12:19 WIB
Prof. Nila Moeloek: Sekolah Harus Jadi Ruang Aman untuk Kesehatan Mental Remaja
Ilustrasi tentang kesehatan mental (Pexels/Total Shape)

Suara.com - Sekolah tak lagi cukup hanya sebagai tempat belajar. Ia harus berkembang menjadi ruang aman yang mendukung kesehatan mental dan pertumbuhan emosional anak.

Inilah pesan utama dari Prof. Dr. dr. Nila F. Moeloek, Sp.M(K), mantan Menteri Kesehatan RI sekaligus inisiator Kaukus Masyarakat Peduli Kesehatan Jiwa (Keswa), dalam acara Mental Health Unplugged: Stories, Chats, and Laughs yang digelar oleh Sinarmas World Academy (SWA) bersama Kaukus Keswa.

“Sekolah bukan hanya tempat belajar, tetapi harus menjadi lingkungan yang membina pertumbuhan emosional dan psikologis anak,” ujar Prof. Nila dalam pernyataan tertulisnya yang diterima Suara.com baru-baru ini. 

Acara ini menjadi pengingat bahwa persoalan kesehatan mental remaja tak bisa lagi dianggap sepele.

: Sinarmas World Academy (SWA) bekerja sama dengan Kaukus Masyarakat Peduli Kesehatan Jiwa (Keswa) dalam menggelar acara “Mental Health Unplugged: Stories, Chats, and Laughs
: Sinarmas World Academy (SWA) bekerja sama dengan Kaukus Masyarakat Peduli Kesehatan Jiwa (Keswa) dalam menggelar acara “Mental Health Unplugged: Stories, Chats, and Laughs

WHO mencatat, satu dari tujuh remaja di dunia menghadapi tantangan kesehatan mental. Artinya, ini masalah yang sangat nyata.

Prof. Nila menekankan perlunya kolaborasi menyeluruh. “Kolaborasi keluarga, sekolah, dan komunitas sangat penting agar remaja merasa aman untuk mengekspresikan diri dan mencari dukungan,” tegasnya.

Lewat kegiatan seperti ini, SWA mencoba menghadirkan ruang diskusi yang terbuka dan menyenangkan. Acara berlangsung interaktif, dipandu moderator Reno Fenady, dan menghadirkan tokoh dari berbagai latar belakang—dari dunia medis, seni, hingga aktivisme.

Dr. dr. Ray Basrowi, MKK, FRSPH, dari Kaukus Keswa turut hadir menyampaikan pendekatan strategis menghadapi tantangan kesehatan jiwa di kalangan muda. Bersama Ray, tampil juga Inaya Wahid dan komika Mo Sidik.

Inaya berbagi cerita personal soal pentingnya berani meminta pertolongan.

baca juga

“Tidak ada yang salah dengan merasa lelah atau terpuruk. Yang penting, kita mau bicara, meminta bantuan, dan saling mendukung. Dukungan lingkungan, baik keluarga maupun sekolah, adalah kunci,” tuturnya.

Sementara Mo Sidik mengajak audiens melihat sisi ringan dalam menghadapi tekanan hidup. Dengan gaya khasnya, ia berkata, “Tertawa memang bukan solusi semua masalah, tapi kadang, lewat humor kita bisa menerima diri sendiri dan menjalani hidup lebih ringan. Jangan ragu untuk mencari kebahagiaan di tengah kesibukan belajar.”

General Manager SWA, Deddy Djaja Ria, menegaskan bahwa sekolahnya serius membangun pendekatan pendidikan yang menyeluruh. “Kami ingin siswa tak hanya cerdas secara intelektual, tapi juga siap menghadapi tantangan hidup,” ucapnya.

Prof. Nila menilai inisiatif ini penting untuk membangun budaya empati sejak dini. Edukasi yang menyenangkan dan mudah dicerna membuat kesehatan mental lebih mudah dibicarakan. “Diskusi terbuka dan edukasi seperti ini penting agar kesehatan mental menjadi fondasi generasi Indonesia yang tangguh dan penuh harapan,” lanjutnya.

Tak hanya siswa, para orang tua pun diajak terlibat aktif. Salah satunya, Dwi Haryani, yang hadir dan mengaku mendapat banyak wawasan baru.

“Kadang kita sebagai orang tua terlalu sibuk mengejar keberhasilan anak secara akademis, tapi lupa bahwa mereka juga butuh ruang untuk merasa aman dan didengar. Acara ini membuka mata saya, bahwa kesehatan mental bukan sekadar isu anak, tapi juga tanggung jawab kita sebagai keluarga,” ujarnya.

Dari forum ini, muncul semangat baru. Bahwa sekolah bisa dan seharusnya menjadi rumah kedua, tempat di mana anak merasa aman—bukan hanya untuk belajar, tapi juga untuk tumbuh sebagai manusia utuh. Pesan Prof. Nila bukan sekadar wacana, tapi ajakan nyata untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang peduli jiwa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dedi Mulyadi Ungkap Fakta Pahit: Banyak Remaja Putri Masuk ke Barak karena Terjerumus Alkohol Murah

Dedi Mulyadi Ungkap Fakta Pahit: Banyak Remaja Putri Masuk ke Barak karena Terjerumus Alkohol Murah

News | Minggu, 15 Juni 2025 | 07:38 WIB

10 Rekomendasi Bedak untuk Kulit Kering, Aman dan Resmi BPOM

10 Rekomendasi Bedak untuk Kulit Kering, Aman dan Resmi BPOM

Lifestyle | Sabtu, 14 Juni 2025 | 12:59 WIB

7 Rekomendasi Film tentang Kesehatan Mental di Netflix, Terbaru A Normal Woman

7 Rekomendasi Film tentang Kesehatan Mental di Netflix, Terbaru A Normal Woman

Entertainment | Rabu, 11 Juni 2025 | 20:43 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×