Panduan Gizi Ibu Hamil dari IBI, Ini Cara Tepat Turunkan Risiko Bayi Jadi Stunting

Husna Rahmayunita, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 28 Juni 2025 | 11:16 WIB
Panduan Gizi Ibu Hamil dari IBI, Ini Cara Tepat Turunkan Risiko Bayi Jadi Stunting
Ilustrasi ibu hamil (Pexels/Leah Kelley)

Suara.com - Bukan cuma tumbuh kembang anak yang perlu dipantau, kesehatan ibu hamil juga perlu dapat perhatian serupa. Inilah sebabnya Ikatan Bidan Indonesia (IBI) merilis buku panduan nutrisi ibu hamil.

Ketua Umum Ikatan Bidan Indonesia, Dr. Ade Jubaedah SSIT Bdn. MM, MKM mengatakan materi dalam Buku Panduan Nutrisi Esensial pada Setiap Tahapan Kehamilan ini, nantinya akan jadi referensi praktis untuk para bidan di lapangan mendampingi masyarakat.

Ia juga memastikan buku panduan nutrisi ibu hamil ini tidak disusun sembarangan, tapi dibuat sistematis. Bahkan di dalamnya sesuai dengan referensi ilmiah dan masukan para ahli, ditambah sebisa mungkin menyesuaikan kondisi nyata di lapangan yang kerap dihadapi masyarakat maupun tenaga medis.

Tidak hanya sistematis, buku panduan ini juga dibagi dalam beberapa fokus utama. Misalnya nutrisi yang dibutuhkan ibu hamil di setiap trimester kehamilan, panduan pencegahan risiko komplikasi seperti anemia dan preeklamsia, serta pendekatan komunikasi empatik untuk meningkatkan efektivitas edukasi kepada ibu dan keluarga.

Dr. Ade menjelaskan alasan bidan jadi target utama untuk mempelajari buku panduan hasil kolaborasi dengan Prenagen ini, karena bidan jadi tenaga medis terdekat di sekitar masyarakat untuk mendampingi ibu hamil.

apakah ibu hamil boleh puasa Ramadhan (Pexels)
apakah ibu hamil boleh puasa Ramadhan (Pexels)

"Bidan merupakan titik awal pendampingan dan pelayanan kesehatan ibu dan anak di masyarakat. Dengan hadirnya Buku Panduan Nutrisi Esensial pada Setiap Tahapan Kehamilan ini, kami berharap para bidan memiliki referensi praktis yang dapat langsung diterapkan dalam edukasi gizi bagi ibu hamil, sehingga risiko stunting dapat ditekan sejak dini,” jelas Dr. Ade melalui keterangan yang diterima Suara.com, Jumat (27/6/2025).

Adapun intervensi pemantauan kesehatan ibu hamil jadi salah satu cara pencegahan stunting. Ini karena 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) masa krusial mencegah stunting bukan dimulai sejak buah hati dilahirkan, melainkan dimulai saat terbentuknya janin di dalam kandungan yakni selama 270 hari hingga dua tahun setelah dilahirkan.

Fakta ini juga sempat dijelaskan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam kegiatan diseminasi hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024. Ia mengatakan stunting tidak hanya terjadi setelah anak lahir, tetapi sudah dapat bermula sejak dalam kandungan.

Hal senada juga disampaikan Business Group Manager Prenagen, Junita bahwa perempuan hamil harus mendapat support system yang baik, agar benar-benar siap menjadi ibu. Ini karena perempuan yang siap menjadi ibu, akan mampu membentuk generasi unggul dan mampu membangun negara.

baca juga

"Kami memahami bahwa pendampingan terbaik bagi moms membutuhkan sinergi banyak pihak, termasuk peran penting tenaga kesehatan. 1000 Hari Pertama Kehidupan merupakan fondasi utama dalam membentuk generasi unggul yang siap menghadapi masa depan," jelas Junita.

Stunting adalah kondisi gangguan pertumbuhan pada anak, yang ditandai dengan kurangnya tinggi badan anak apabila dibandingkan dengan anak-anak seusianya. Penyebab utama dari stunting adalah kurangnya asupan nutrisi selama masa pertumbuhan anak.

Fakta di lapangan tentang kondisi memprihatinkan ibu hamil juga diungkap Spesialis Obstetri dan Ginekologi, Konsultan Fetomaternal, Prof. Dr. dr. Noroyono Wibowo, Sp.OG(K). Ia mengatakan kekurangan energi kronis dan kekurangan gizi masih jadi masalah utama.

Sehingga jika kondisi ini tidak diintervensi atau dipantau, maka ibu berisiko melahirkan bayi dengan berat badan rendah, stunting. Bahkan nyawa sang ibu juga bisa terancam saat persalinan, karena berisiko alami komplikasi dan pendarahan.

"Di sinilah peran tenaga kesehatan menjadi sangat krusial dalam memberikan edukasi gizi ibu sejak awal kehamilan. Dengan pendampingan dan edukasi yang tepat, kita dapat menekan angka risiko bahkan kematian ibu dan bayi, serta memastikan pertumbuhan janin berjalan sehat dan ideal," jelas Prof. Noroyono.

Adapun beberapa nutrisi dan gizi yang tidak boleh dilewatkan ibu hamil yaitu DHA dan Omega-3 yang bisa didapatkan melalui makanan bernutrisi, maupun susu khusus ibu hamil seperti Prenagen. Situs Ayo Sehat, Kemenkes menyebutkan DHA atau asam dokosaheksaenoat dan asam lemak Omega-3 merupakan lemak sehat yang bantu dukung perkembangan mata dan otak janin yang sehat.

Situs tersebut juga menyebutkan ibu hamil butuh asam folat untuk pertumbuhan sel-sel tubuh dan organ pada janin, serta membantu ibu hamil mengontrol tekanan darah. Selanjutnya kalsium, yang sangat dibutuhkan dalam pembentukan tulang dan gigi janin, serta menjaga kesehatan tulang ibu hamil. Kalsium juga membantu menurunkan risiko gangguan kehamilan, seperti hipertensi dan kelahiran prematur.

Zat besi juga tidak boleh kekurangan, karena sangat dibutuhkan untuk pembentukan sel darah merah, karena meningkatnya volume darah yang dibutuhkan selama kehamilan. Kekurangan zat besi dapat meningkatkan risiko bayi lahir prematur, berat badan lahir rendah, serta depresi pascamelahirkan.

Tidak lupa sumber protein hewani yang tidak berlemak dikenal sebagai zat pembangun jaringan pada janin. Bahkan mikronutrien seperti vitamin B dan D. Vitamin B, termasuk B1, B2, B6, B9, dan B12 dibutuhkan untuk memberi energi dan mengoptimalkan kondisi plasenta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Seorang Ibu Muda di Palmerah Tega Membuang Bayi Hasil Mantap-mantap dengan Teman Sekantor

Seorang Ibu Muda di Palmerah Tega Membuang Bayi Hasil Mantap-mantap dengan Teman Sekantor

News | Jum'at, 27 Juni 2025 | 07:30 WIB

Daftar Kandungan Skincare yang Harus Dihindari Ibu Hamil, Cek Dulu Sebelum Beli

Daftar Kandungan Skincare yang Harus Dihindari Ibu Hamil, Cek Dulu Sebelum Beli

Lifestyle | Senin, 23 Juni 2025 | 17:14 WIB

5 Bedak Bayi Padat yang Bagus dan Aman untuk Kulit Si Kecil, Bye Ruam dan Biang Keringat!

5 Bedak Bayi Padat yang Bagus dan Aman untuk Kulit Si Kecil, Bye Ruam dan Biang Keringat!

Lifestyle | Senin, 23 Juni 2025 | 13:00 WIB

Terkini

Jelang MotoGP Mandalika, Okupansi Hotel Tembus 86%

Jelang MotoGP Mandalika, Okupansi Hotel Tembus 86%

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 08:00 WIB

Kenal Bulutangkis Sejak Usia 1,5 Tahun, Ini Perjalanan Peraih Emas Asian Games Leo Rolly Asal Klaten

Kenal Bulutangkis Sejak Usia 1,5 Tahun, Ini Perjalanan Peraih Emas Asian Games Leo Rolly Asal Klaten

Surakarta | Selasa, 29 September 2026 | 07:53 WIB

Transaksi LCT Indonesia Tembus 42,07 Miliar Dolar AS pada Semester I 2026

Transaksi LCT Indonesia Tembus 42,07 Miliar Dolar AS pada Semester I 2026

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 07:49 WIB

Urutan Zodiak Paling Dingin dan Tidak Punya Perasaan, Sikapnya Bikin Salah Paham

Urutan Zodiak Paling Dingin dan Tidak Punya Perasaan, Sikapnya Bikin Salah Paham

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 07:47 WIB

7 Efek Samping Mengoleskan Cuka Apel Langsung ke Flek Hitam, Jangan Sembarangan

7 Efek Samping Mengoleskan Cuka Apel Langsung ke Flek Hitam, Jangan Sembarangan

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 07:46 WIB

Ulasan Novel 'Partikel': Formula Hollywood di Balik Karya Dee Lestari

Ulasan Novel 'Partikel': Formula Hollywood di Balik Karya Dee Lestari

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 07:45 WIB

Tidur Terganggu Bau Aneh, Warga Kaget Ada King Kobra 3,5 Meter Melingkar di Bawah Kasur

Tidur Terganggu Bau Aneh, Warga Kaget Ada King Kobra 3,5 Meter Melingkar di Bawah Kasur

Bali | Selasa, 29 September 2026 | 07:43 WIB

Bikin Karyawati RS Tersungkur, Sejoli di Tulang Bawang Diringkus Saat Asyik Makan

Bikin Karyawati RS Tersungkur, Sejoli di Tulang Bawang Diringkus Saat Asyik Makan

Lampung | Selasa, 29 September 2026 | 07:43 WIB

Kekerasan Eks Kepsek SMPN 18 Malang Terkuak: 10 Siswa Trauma, Polisi Mulai Bergerak

Kekerasan Eks Kepsek SMPN 18 Malang Terkuak: 10 Siswa Trauma, Polisi Mulai Bergerak

Malang | Selasa, 29 September 2026 | 07:34 WIB

Rupiah Dekati Rp18.000, BI Pilih Kurangi Intervensi di Pasar Valuta Asing

Rupiah Dekati Rp18.000, BI Pilih Kurangi Intervensi di Pasar Valuta Asing

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 07:31 WIB

×