Kenali Gejala Diseksi Aorta, Jangan Anggap Sepele Nyeri Dada atau Perut

Vania Rossa

Rabu, 23 Juli 2025 | 16:53 WIB
Kenali Gejala Diseksi Aorta, Jangan Anggap Sepele Nyeri Dada atau Perut
Ilustrasi Operasi Kompleks Redo Aorta. (dok. Heartology)

Suara.com - Siapa sangka, nyeri perut hebat bisa jadi tanda bahaya serius yang sama sekali tidak berhubungan dengan pencernaan. Inilah yang terjadi pada seorang perempuan berusia 64 tahun yang datang ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) dengan keluhan sakit perut tajam. Setelah diperiksa, ternyata ia mengalami diseksi aorta—sebuah kondisi medis langka dan mengancam jiwa akibat robekan pada pembuluh darah utama tubuh, yaitu aorta.

Lebih mengejutkan lagi, pasien ini ternyata pernah menjalani operasi jantung di luar negeri, tepatnya penggantian katup jantung, dan masih rutin mengonsumsi obat pengencer darah. Hal ini membuat kondisinya makin berisiko karena aortanya dalam keadaan tegang, rapuh, dan berpotensi pecah sewaktu-waktu. Satu-satunya pilihan untuk menyelamatkan nyawanya adalah operasi besar ulang (redo surgery).

Kasus rumit ini ditangani langsung oleh tim multidisiplin dari Heartology Cardiovascular Hospital, dipimpin oleh dr. Dicky A. Wartono, Sp.BTKV, spesialis bedah jantung dan pembuluh darah. Tim memutuskan untuk melakukan operasi besar yang mencakup penggantian aortic root, aorta asendens, hemiarch, serta reimplantasi pembuluh darah koroner.

Tak hanya rumit, operasi ini juga penuh tantangan. Ditemukan perlengketan hebat di permukaan jantung, robekan panjang, serta lumen palsu di dalam aorta. Tapi berkat koordinasi tim yang solid dan keahlian tinggi, operasi berjalan sukses tanpa komplikasi di ruang operasi.

“Setiap detik sangat berharga dalam kasus seperti ini. Diagnosis cepat dan kerja sama tim menjadi kunci utama,” jelas dr. Dicky.

Keberhasilan ini sekaligus menunjukkan kemampuan Heartology dalam menangani kasus redo operasi jantung, termasuk pasien yang sebelumnya menjalani tindakan di luar negeri.

Kenali Gejala Diseksi Aorta, Jangan Anggap Sepele Nyeri Dada atau Perut

Diseksi aorta bisa menyerupai gangguan lambung atau nyeri otot, padahal bisa berakibat fatal bila tidak segera ditangani. Beberapa gejala yang perlu kamu waspadai antara lain:

  • Nyeri dada atau perut hebat yang muncul tiba-tiba
  • Nyeri menjalar ke punggung, leher, atau bahu
  • Sesak napas, lemas mendadak, bahkan pingsan
  • Riwayat hipertensi, penyakit jantung, atau konsumsi obat pengencer darah

Jika mengalami gejala seperti di atas, jangan tunda periksa ke dokter, apalagi kalau nyerinya tidak biasa. Penanganan cepat sangat menentukan keselamatan pasien dalam kasus seperti diseksi aorta.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Gejala Masalah Jantung Selain Nyeri Dada, Salah Satunya Kelelahan Ekstrem

7 Gejala Masalah Jantung Selain Nyeri Dada, Salah Satunya Kelelahan Ekstrem

Lifestyle | Kamis, 22 Mei 2025 | 19:00 WIB

Gejala Nyeri Dada Akibat Anxiety: Apa Bedanya dengan Serangan Jantung?

Gejala Nyeri Dada Akibat Anxiety: Apa Bedanya dengan Serangan Jantung?

Lifestyle | Rabu, 02 April 2025 | 14:33 WIB

Kenali Penyebab Nyeri Dada, IDI Bima Berikan Informasi Pengobatan

Kenali Penyebab Nyeri Dada, IDI Bima Berikan Informasi Pengobatan

Health | Senin, 23 Desember 2024 | 21:48 WIB

Terkini

Mengubah Batu Hitam Jadi Bahan Bakar: Bagaimana Proses Pembuatan Bensin Batubara?

Mengubah Batu Hitam Jadi Bahan Bakar: Bagaimana Proses Pembuatan Bensin Batubara?

Tekno | Kamis, 24 September 2026 | 14:51 WIB

KPA Soroti Aturan Baru Reforma Agraria, Singgung Pembatasan Konsesi Besar

KPA Soroti Aturan Baru Reforma Agraria, Singgung Pembatasan Konsesi Besar

News | Kamis, 24 September 2026 | 14:51 WIB

Skandal Sel Mewah Lapas Cibinong: Ombudsman Desak Evaluasi Menyeluruh dan Rombak Petugas

Skandal Sel Mewah Lapas Cibinong: Ombudsman Desak Evaluasi Menyeluruh dan Rombak Petugas

News | Kamis, 24 September 2026 | 14:50 WIB

Our Beautiful Summer: Ketika Kita Sibuk Bertahan Sampai Lupa Menikmati Hidup

Our Beautiful Summer: Ketika Kita Sibuk Bertahan Sampai Lupa Menikmati Hidup

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 14:50 WIB

Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih

Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 14:50 WIB

Gibran Terancam Diganti? MK Mulai Sidangkan Gugatan PHPU Pilpres 2024

Gibran Terancam Diganti? MK Mulai Sidangkan Gugatan PHPU Pilpres 2024

Video | Kamis, 24 September 2026 | 14:45 WIB

KPK Geledah Kantor BPN Jawa Timur

KPK Geledah Kantor BPN Jawa Timur

News | Kamis, 24 September 2026 | 14:45 WIB

AS Blokir Visa Presiden Mahmoud Abbas, Isu Palestina Tetap Bergema di Sidang PBB

AS Blokir Visa Presiden Mahmoud Abbas, Isu Palestina Tetap Bergema di Sidang PBB

News | Kamis, 24 September 2026 | 14:43 WIB

Apakah Sepatu Lari Boleh Dicuci? Ini Panduannya Menurut Dokter Tirta

Apakah Sepatu Lari Boleh Dicuci? Ini Panduannya Menurut Dokter Tirta

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 14:43 WIB

KPA Sebut UU Reforma Agraria Lahir dari Desakan Puluhan Tahun

KPA Sebut UU Reforma Agraria Lahir dari Desakan Puluhan Tahun

News | Kamis, 24 September 2026 | 14:42 WIB

×