Gejala Nyeri Dada Akibat Anxiety: Apa Bedanya dengan Serangan Jantung?

Ruth Meliana

Rabu, 02 April 2025 | 14:33 WIB
Gejala Nyeri Dada Akibat Anxiety: Apa Bedanya dengan Serangan Jantung?
ilustrasi nyeri dada (freepik/jcomp)

Suara.com - Anxiety atau kecemasan dapat memicu gejala fisik, seperti nyeri dada atau tekanan. Nyeri dada akibat anxiety dapat terjadi selama serangan panik, yang merupakan reaksi stres yang meningkat.

Namun, nyeri dada juga mungkin memiliki hubungan dengan serangan jantung dan kondisi jantung lainnya. Maka, penting untuk menemui dokter ketika mengalami nyeri dada untuk mendapatkan diagnosis yang akurat. Hal ini demi memastikan penyebab nyeri dada tidak mengancam nyawa.

Teruslah membaca untuk mempelajari tentang nyeri dada akibat kecemasan, termasuk seperti apa rasanya, cara membedakannya dari masalah jantung, dan cara mengelola serta meredakannya.

Seperti apa gejala nyeri dada akibat anxiety?

ilustrasi nyeri dada (freepik/msgrowth)
ilustrasi nyeri dada (freepik/msgrowth)

Menyadur Healthline, anxiety muncul dalam berbagai cara, dan itu membuat langkah mendeteksi atau memahami gejalanya menjadi sulit. Gejala kecemasan berbeda-beda pada setiap orang, dan pada beberapa hari, gejalanya bahkan tidak sama pada orang yang sama.

Nyeri dada yang terkait dengan kecemasan juga terasa berbeda pada setiap orang. Beberapa orang mungkin mengalami nyeri dada yang muncul secara bertahap. Bagi yang lain, nyeri tersebut mungkin tiba-tiba dan tidak terduga datangnya.

Orang mungkin menggambarkan nyeri dada akibat kecemasan sebagai:

  • Nyeri tajam dan menusuk
  • Nyeri dada terus-menerus
  • Kedutan atau kejang otot yang tidak biasa di dada
  • Rasa terbakar, mati rasa, atau nyeri tumpul
  • Tekanan menusuk
  • Tegangan atau sesak di dada

Jika kamu tidak memiliki riwayat nyeri dada akibat kecemasan, maka gejala ini mungkin membuat kamu khawatir. Apalagi, banyak orang berasumsi bahwa mereka mengalami serangan jantung dan pergi ke unit gawat darurat (UGD) rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Menurut tinjauan penelitian tahun 2022, diperkirakan 50 persen orang datang ke UGD dengan keluhan nyeri dada yang tidak disebabkan oleh kondisi jantung. Dua penyebab paling umum nyeri dada non-jantung meliputi gangguan panik dan anxiety disorder.

baca juga

Jika kamu mengunjungi UGD dan dokter tidak menemukan penyebab spesifik nyeri dada yang kamu rasakan, pertimbangkan untuk berkonsultasi dengan dokter tentang kemungkinan penyebab lainnya. Termasuk kemungkinan anxiety attack atau panic attack.

Apa beda gejala nyeri dada akibat anxiety vs serangan jantung?

ilustrasi serangan jantung (freepik/tonodiaz)
ilustrasi serangan jantung (freepik/tonodiaz)

Nyeri dada merupakan gejala yang mengkhawatirkan. Sebaiknya segera cari pertolongan medis darurat jika kamu mengalami nyeri dada.

Meskipun penyebab nyeri dada adalah anxiety, lebih baik mengetahuinya secara pasti dengan pergi ke rumah sakit. Langkah ini jauh lebih baik ketimbang mengambil risiko kehilangan waktu yang berharga jika kamu benar-benar mengalami serangan jantung.

Orang-orang menggambarkan nyeri dada dengan cara berikut saat mengalami serangan jantung:

  • Nyeri dada yang menjalar ke bagian tubuh lain, seperti lengan atau rahang
  • Nyeri dada yang memburuk saat beraktivitas
  • Mual disertai nyeri dada
  • Tekanan di dada, seolah-olah seseorang telah meletakkan sesuatu yang berat di dada
  • Detak jantung cepat
  • Sesak napas
  • Sensasi seperti diremas di dada

Menurut penelitian tahun 2020, 30 persen pasien yang mengalami serangan jantung tidak mengalami nyeri dada. Beberapa orang melaporkan gejala seperti nyeri punggung dan kelelahan sebagai bagian dari gejala serangan jantung mereka.

Meskipun kita tahu bahwa ada hubungan antara anxiety dan nyeri dada, kamu tetap harus menganggap serius gejala nyeri dada dengan mencari pertolongan medis.

Hubungi layanan darurat setempat jika mengalami nyeri dada. Jangan mencoba menyetir sendiri ke rumah sakit. Petugas darurat dapat memeriksa kondisimu, serta menentukan apakah kamu mengalami serangan jantung atau apakah ada penyebab lain dari nyeri dada yang dirasakan.

Sementara itu, American Heart Association telah merilis gejala serangan jantung yang harus disertai dengan pertolongan medis darurat. Berikut gejalanya:

  • Nyeri dada atau rasa tidak nyaman
  • Pusing, mual, sakit perut, atau muntah
  • Nyeri rahang, leher, atau punggung
  • Nyeri atau rasa tidak nyaman di lengan atau bahu
  • Sesak napas
  • Kelelahan atau kelemahan yang tidak biasa

Jika kamu merasakan gejala-gejala tersebut, sebaiknya segera pergi ke UGD atau menghubungi layanan darurat setempat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengupas Bahaya Digital Anxiety di Hari Raya, Silaturahmi atau Kompetisi?

Mengupas Bahaya Digital Anxiety di Hari Raya, Silaturahmi atau Kompetisi?

Your Say | Kamis, 27 Maret 2025 | 14:17 WIB

Jangan Sampai Lebaran Terakhir, Tips Ampuh Cegah Serangan Jantung Saat Mudik & Liburan

Jangan Sampai Lebaran Terakhir, Tips Ampuh Cegah Serangan Jantung Saat Mudik & Liburan

Health | Jum'at, 21 Maret 2025 | 14:30 WIB

Ewuh Pakewuh, Budaya Jawa yang Memengaruhi Kesehatan Mental

Ewuh Pakewuh, Budaya Jawa yang Memengaruhi Kesehatan Mental

Your Say | Rabu, 19 Maret 2025 | 14:01 WIB

Jennifer Coppen Blak-blakan Alasan Tak Puasa Ramadan: Kayak Orang Mau Sakaratul Maut!

Jennifer Coppen Blak-blakan Alasan Tak Puasa Ramadan: Kayak Orang Mau Sakaratul Maut!

Entertainment | Selasa, 18 Maret 2025 | 20:08 WIB

GERD Anxiety Bikin Jennifer Coppen 'Kayak Mau Mati', Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

GERD Anxiety Bikin Jennifer Coppen 'Kayak Mau Mati', Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

Lifestyle | Selasa, 18 Maret 2025 | 14:40 WIB

5 Kualitas Pasangan yang Wajib Dicari Jika Kamu Punya Anxiety, Ini Penjelasan Ahli

5 Kualitas Pasangan yang Wajib Dicari Jika Kamu Punya Anxiety, Ini Penjelasan Ahli

Lifestyle | Senin, 17 Maret 2025 | 17:09 WIB

Terkini

Update Terkini 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, SAR Temukan 4 Benda Ini

Update Terkini 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, SAR Temukan 4 Benda Ini

News | Minggu, 13 September 2026 | 07:03 WIB

294 Karhutla Terjadi di Ogan Ilir hingga September 2026

294 Karhutla Terjadi di Ogan Ilir hingga September 2026

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 07:00 WIB

Pejabat Desa di Bengkalis Jual Hutan Cagar Biosfer UNESCO Senilai Rp2 Miliar

Pejabat Desa di Bengkalis Jual Hutan Cagar Biosfer UNESCO Senilai Rp2 Miliar

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 06:58 WIB

Denis Kolinger Puji Dukungan Jakmania Saat Persija Bungkam Persib di Menit Akhir

Denis Kolinger Puji Dukungan Jakmania Saat Persija Bungkam Persib di Menit Akhir

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:57 WIB

4 Shio yang Menarik Keberuntungan 13 September 2026: Masa Sulit Segera Berlalu

4 Shio yang Menarik Keberuntungan 13 September 2026: Masa Sulit Segera Berlalu

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 06:56 WIB

Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan

Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan

Jabar | Minggu, 13 September 2026 | 06:50 WIB

Igor Tolic Pasang Badan Usai Persib Bandung Tumbang di Tangan Persija Jakarta

Igor Tolic Pasang Badan Usai Persib Bandung Tumbang di Tangan Persija Jakarta

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:45 WIB

BRICS Desak Amerika Serikat Hentikan Blokade Ekonomi di Kuba

BRICS Desak Amerika Serikat Hentikan Blokade Ekonomi di Kuba

News | Minggu, 13 September 2026 | 06:35 WIB

Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?

Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 06:30 WIB

STY Soal Persija Jakarta Hajar Persib Bandung: Mudah-mudahan Lebih Lancar

STY Soal Persija Jakarta Hajar Persib Bandung: Mudah-mudahan Lebih Lancar

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:10 WIB

×