Ikuti Saran Diet ChatGPT, Pria Ini Justru Masuk RSJ dan Nyaris Keracunan

Budi Arista Romadhoni | Suara.com

Rabu, 13 Agustus 2025 | 20:36 WIB
Ikuti Saran Diet ChatGPT, Pria Ini Justru Masuk RSJ dan Nyaris Keracunan
Ilustrasi menggunakan ChatGPT (Freepik/frimufilms)

Suara.com - Kecerdasan buatan (AI) seperti ChatGPT memang menawarkan kemudahan di berbagai bidang, namun sebuah insiden mengerikan menjadi pengingat keras bahwa teknologi ini tidak bisa menggantikan peran ahli medis, terutama untuk urusan kesehatan yang krusial.

Seorang pria berusia 60 tahun harus dilarikan ke rumah sakit setelah mengikuti saran diet yang fatal dari chatbot populer tersebut.

Kisah ini, yang dipublikasikan dalam jurnal medis Annals of Internal Medicine Clinical Cases dikutip dari UNILAD, menjadi pelajaran penting tentang bahaya laten misinformasi dari AI.

Pria yang tak disebutkan namanya itu awalnya berniat untuk hidup lebih sehat dengan mengurangi asupan garam dapur (natrium klorida) karena khawatir akan dampak buruknya bagi tubuh.

Ia pun berinisiatif bertanya pada ChatGPT untuk mencari alternatif pengganti garam yang lebih sehat.

Tanpa disangka, chatbot tersebut dengan percaya diri menyarankan untuk mengganti garam dapurnya dengan natrium bromida, sebuah senyawa kimia yang sangat berbahaya jika dikonsumsi manusia.

Percaya begitu saja pada saran teknologi canggih itu, pria tersebut membeli natrium bromida secara online dan mulai menggunakannya sebagai pengganti garam dalam menu makanannya sehari-hari selama tiga bulan.

Akibatnya fatal. Ia mengalami kondisi medis serius yang membuatnya harus dirawat di rumah sakit.

Awalnya, tetangganya curiga ia telah menjadi korban percobaan peracunan. Di rumah sakit, kondisi mentalnya semakin memburuk.

Ia menjadi sangat paranoid, bahkan curiga pada cairan infus yang diberikan kepadanya dan mengaku kepada petugas medis bahwa ia hanya mengonsumsi air yang ia suling sendiri.

Dalam waktu kurang dari 24 jam, paranoianya mencapai puncak. Ia mulai mengalami halusinasi audio dan visual yang parah.

Para dokter yang menanganinya mendiagnosis ia menderita bromisme, sebuah sindrom toksik langka yang disebabkan oleh paparan berlebihan terhadap senyawa bromin.

Perlu diketahui, senyawa ini umumnya digunakan untuk keperluan pembersihan industri, bukan untuk dikonsumsi.

"Penting untuk dipertimbangkan bahwa ChatGPT dan sistem AI lainnya dapat menghasilkan ketidakakuratan ilmiah, tidak memiliki kemampuan untuk membahas hasil secara kritis, dan pada akhirnya memicu penyebaran misinformasi," demikian bunyi salah satu bagian dari jurnal medis tersebut.

Para ahli menegaskan, "Sangat kecil kemungkinan seorang pakar medis akan menyebutkan natrium bromida ketika berhadapan dengan pasien yang mencari pengganti natrium klorida yang layak."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

OpenAI Bikin Sejarah Lagi: GPT-5 Tidak Hanya Cerdas, Tapi Juga Empatik?

OpenAI Bikin Sejarah Lagi: GPT-5 Tidak Hanya Cerdas, Tapi Juga Empatik?

Your Say | Senin, 11 Agustus 2025 | 14:25 WIB

Blak-blakan! Ashanty Ungkap Alasan Jalani Perawatan ke Psikiater, Trauma Masa Lalu Terkuak

Blak-blakan! Ashanty Ungkap Alasan Jalani Perawatan ke Psikiater, Trauma Masa Lalu Terkuak

Entertainment | Senin, 11 Agustus 2025 | 12:53 WIB

Chat GPT-4o vs GPT-5: Mana Lebih Unggul?

Chat GPT-4o vs GPT-5: Mana Lebih Unggul?

Tekno | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 19:12 WIB

Terkini

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB