Terobosan Baru Lawan Kebutaan Akibat Diabetes: Tele-Oftalmologi dan AI Jadi Kunci Skrining

Dinda Rachmawati

Senin, 17 November 2025 | 07:02 WIB
Terobosan Baru Lawan Kebutaan Akibat Diabetes: Tele-Oftalmologi dan AI Jadi Kunci Skrining
Ilustrasi Retinopati Diabetik atau Ilustrasi Gangguan Penglihatan (Freepik)
baca 10 detik
  • RD menjadi penyebab utama gangguan penglihatan di Indonesia. Pemerintah menargetkan 80% skrining pasien diabetes dengan dukungan teknologi digital dan tele-oftalmologi.
  • Roche Indonesia dan FK-KMK UGM bekerja sama mengembangkan model layanan RD berbasis AI untuk meningkatkan deteksi dini dan memperkuat kebijakan nasional.
  • Tantangan utama RD adalah jumlah pasien diabetes yang besar, rendahnya skrining, dan minimnya tenaga ahli. Program ini ditujukan untuk memperluas akses layanan dan mencegah kebutaan.

Suara.com - Retinopati Diabetik (RD) kini menjadi salah satu penyebab utama gangguan penglihatan di Indonesia. Dua dari lima orang dewasa dengan Diabetes Mellitus tipe 2, sekitar 43,1% mengalami kondisi ini. 

Dampaknya tidak berhenti di sana. Penelitian global menemukan bahwa 29% pasien dengan RD juga mengalami Diabetic Macular Edema (DME), yaitu pembengkakan pada makula yang dapat menyebabkan kebutaan akibat diabetes. 

Angka ini menunjukkan bahwa masalah RD bukan sekadar isu klinis, tetapi tantangan kesehatan masyarakat yang terus berkembang.

Besarnya beban penyakit ini membuat pemerintah memasukkan RD sebagai prioritas dalam Peta Jalan Upaya Kesehatan Penglihatan Indonesia 2025–2030. 

Peta jalan tersebut menargetkan skrining retina pada setidaknya 80% individu dengan diabetes, serta memastikan bahwa 80% pasien RD mendapatkan pengobatan yang tepat. 

Pemerintah juga menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi kesehatan digital dan tele-oftalmologi untuk mempercepat deteksi dini kasus RD dan DME, terutama karena kesenjangan akses layanan kesehatan mata masih besar di berbagai daerah.

Kemitraan antara Roche Indonesia dan FK-KMK UGM (Dok. Istimewa)
Kemitraan antara Roche Indonesia dan FK-KMK UGM (Dok. Istimewa)

Direktur Penyakit Tidak Menular Kemenkes RI, dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid, menegaskan bahwa tantangan diabetes di Indonesia berada pada skala yang tidak kecil. Ia menjelaskan persoalan Diabetes ini cukup besar. 

Prevalensinya, menurut SKI mencapai hampir 30%, artinya hampir 65 juta masyarakat Indonesia terindikasi mengidap DM dan saat ini Indonesia baru bisa mendeteksi sekitar 10 juta.

"Dengan adanya program CKG (cek kesehatam gratis) sejak awal 2024 hingga November 2025, kita menemukan 5 hingga 7,5 juta kasus baru Diabetes. Tantangan yang saat ini kita hadapi tidak hanya itu, tapi kita juga masih terbatas pada ketersediaan alat dan kemampuan tenaga kesehatan,” jelas dia.

baca juga

Dr. Nadia juga menyoroti perlunya strategi yang mampu menembus hambatan distribusi tenaga ahli mata di Indonesia. 

“Kami ingin memastikan bahwa skrining RD tidak hanya bergantung pada ketersediaan dokter spesialis, tetapi bisa dilakukan secara masif di layanan primer, dengan dukungan teknologi yang tepat dan alur rujukan yang jelas,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pengembangan skrining berbasis tele-oftalmologi yang didukung AI berpotensi menjadi terobosan penting.

“Kami berharap bahwa metode skrining RD berbasis digital tele-oftalmologi dengan pemanfaatan AI ini dapat menjadi bukti ilmiah yang kedepannya dapat kita terjemahkan menjadi kebijakan nasional,” tanbahnya.

Dorongan inilah yang melatarbelakangi kemitraan antara Roche Indonesia dan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM). 

Bertepatan dengan Hari Diabetes Sedunia, kedua pihak menandatangani Perjanjian Kerja Sama untuk menghadirkan model percontohan penanganan komprehensif RD di Indonesia. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada "Diabesity", Mengapa Indonesia Jadi Sarang Penyakit Kombinasi Diabetes dan Obesitas?

Waspada "Diabesity", Mengapa Indonesia Jadi Sarang Penyakit Kombinasi Diabetes dan Obesitas?

Health | Kamis, 13 November 2025 | 21:09 WIB

Diabetes Bukan Penyakit Orang Tua, Ini 5 Cara Simpel Biar Gen Z Gak Kena Sakit Gula

Diabetes Bukan Penyakit Orang Tua, Ini 5 Cara Simpel Biar Gen Z Gak Kena Sakit Gula

Your Say | Rabu, 12 November 2025 | 14:40 WIB

Banyak Perempuan Takut Skrining Kanker Payudara, Cek Kesehatan Gratis Nggak Ngaruh?

Banyak Perempuan Takut Skrining Kanker Payudara, Cek Kesehatan Gratis Nggak Ngaruh?

Health | Rabu, 29 Oktober 2025 | 07:15 WIB

Terkini

ASUS ExpertBook P5 G2: Laptop Tipis yang Mengubah AI Menjadi Teman Bisnis

ASUS ExpertBook P5 G2: Laptop Tipis yang Mengubah AI Menjadi Teman Bisnis

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 07:30 WIB

3 Shio yang Menarik Kekayaan Mulai 17 Agustus 2026, Banjir Keberuntungan Selama Sepekan

3 Shio yang Menarik Kekayaan Mulai 17 Agustus 2026, Banjir Keberuntungan Selama Sepekan

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 07:20 WIB

Daftar Harga HP Vivo Agustus 2026, Lengkap dengan Seri iQOO

Daftar Harga HP Vivo Agustus 2026, Lengkap dengan Seri iQOO

Tekno | Minggu, 16 Agustus 2026 | 07:05 WIB

Warga Makassar Bersihkan Masjid dan Gereja Sambut HUT RI

Warga Makassar Bersihkan Masjid dan Gereja Sambut HUT RI

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 07:04 WIB

Ulasan Perumahan Laddaland: Sajian Horor Spesial Awi Suryadi yang Kelam!

Ulasan Perumahan Laddaland: Sajian Horor Spesial Awi Suryadi yang Kelam!

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Tengah Malam, Parigi Moutong Diguncang Gempa Magnitudo 6,2

Tengah Malam, Parigi Moutong Diguncang Gempa Magnitudo 6,2

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:36 WIB

5 Merek Pengharum Ruangan Terbaik 2026, Cocok Buat Rumah dan Kantor

5 Merek Pengharum Ruangan Terbaik 2026, Cocok Buat Rumah dan Kantor

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:20 WIB

Profil Bangladesh Tim Pengganti India di FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Pernah Dipecundangi

Profil Bangladesh Tim Pengganti India di FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Pernah Dipecundangi

Bola | Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:20 WIB

Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?

Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?

Tekno | Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:15 WIB

OJK Siapkan Dua Regulasi Baru untuk Dukung Bursa Mineral dan Komoditas Strategis   Otoritas Jasa Keu

OJK Siapkan Dua Regulasi Baru untuk Dukung Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Otoritas Jasa Keu

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:05 WIB

×