Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?

Vania Rossa

Rabu, 21 Januari 2026 | 22:46 WIB
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?
Ilustrasi Keluhan Kesehatan di Awal Puasa. (Freepik)
baca 10 detik
  • Laporan Halodoc Q1 2026 menyoroti "Health Adjustment Gap" antara niat puasa dan kesiapan fisik tubuh.
  • Peningkatan keluhan pencernaan seperti maag dan GERD melonjak 21% pada minggu pertama Ramadan.
  • Halodoc meluncurkan asisten digital HILDA untuk memberikan arahan kesehatan di jam-jam tidak lazim.

Suara.com - Bagi banyak orang Indonesia, Ramadan bukan sekadar bulan ibadah, tapi juga periode perubahan gaya hidup paling signifikan sepanjang tahun. Pola makan bergeser, jam tidur berubah, ritme aktivitas ikut menyesuaikan. Di tengah semangat menjalani puasa, tubuh ternyata membutuhkan waktu untuk mengejar ketertinggalan.

Hal inilah yang tergambar dalam laporan Indonesia Health Insights Q1 2026 yang dirilis Halodoc. Mengangkat tema “Menjembatani Kesiapan dan Tantangan Kesehatan Sepanjang Ramadan hingga Perayaan Idulfitri”, laporan ini menyoroti satu fenomena berulang: kesiapan tubuh yang kerap tak sejalan dengan perubahan pola hidup yang datang secara mendadak.

Halodoc menyebut kondisi ini sebagai Health Adjustment Gap—jarak antara niat menjalani puasa dengan kesiapan fisik yang sesungguhnya.

Lonjakan Keluhan Kesehatan Jelang dan Awal Ramadan

Menariknya, sinyal adaptasi ini sudah terlihat bahkan sebelum puasa dimulai. Pada minggu terakhir menjelang Ramadan, terjadi peningkatan pembelian produk kesehatan di Toko Kesehatan Halodoc. Mulai dari vitamin dan suplemen (30%), obat pencernaan (15%), produk kesehatan mulut dan tenggorokan (16%), hingga perawatan kulit (19%).

Namun, puncak tantangan justru muncul di minggu pertama Ramadan. Keluhan kesehatan didominasi gangguan pencernaan seperti maag dan GERD, dengan lonjakan konsultasi mencapai 21 persen dibandingkan rata-rata minggu sebelum puasa.

Waktu konsultasi pun menarik perhatian. Lonjakan tertinggi terjadi antara pukul 00.00 hingga 05.59—jam-jam menjelang sahur—dengan peningkatan hingga 150 persen. Data ini mencerminkan fase paling tidak nyaman saat lambung dan sistem pencernaan masih berusaha beradaptasi dengan jadwal makan yang baru.

dr. Irwan Heriyanto, MARS, Board of Medical Excellence Halodoc. (Suara.com/Vania)
dr. Irwan Heriyanto, MARS, Board of Medical Excellence Halodoc. (Suara.com/Vania)

Tubuh Kaget, Lambung Jadi Lebih Sensitif

Menurut dr. Irwan Heriyanto, MARS, Board of Medical Excellence Halodoc, lonjakan keluhan di awal Ramadan merupakan respons alami tubuh.

baca juga

“Di awal puasa, tubuh masih beradaptasi. Jam makan berubah, pola tidur bergeser, sementara hidrasi sering kali berkurang. Kondisi ini membuat lambung lebih sensitif, sehingga keluhan seperti maag, GERD, hingga vertigo kerap muncul bersamaan,” jelasnya.

Tak heran, puncak keluhan ini konsisten terjadi di hari ketiga Ramadan selama dua tahun terakhir—menandakan fase adaptasi paling berat terjadi di awal puasa, bukan di pertengahan atau akhir bulan.

Persiapan Sehat, Kunci Puasa Lebih Nyaman

Kabar baiknya, Health Adjustment Gap bukan sesuatu yang tak bisa diantisipasi. Persiapan sejak sebelum Ramadan justru menjadi kunci.

Dr. Irwan menyarankan peningkatan asupan serat dan cairan sebelum puasa dimulai. Selama Ramadan, pola makan yang teratur dan bertahap menjadi penting—baik saat sahur maupun berbuka.

Mulai berbuka dengan air putih, memilih makanan seimbang yang mengandung protein, karbohidrat kompleks, dan serat, serta membatasi makanan berlemak, pedas, dan berkafein dapat membantu meringankan beban pencernaan. Pola minum 2-4-2 antara berbuka hingga sahur juga disarankan untuk mencegah dehidrasi.

Untuk keluhan seperti vertigo dan radang tenggorokan, kualitas tidur, manajemen stres, dan hidrasi yang konsisten memegang peranan besar. Bangun sahur secara perlahan, menghindari kopi atau teh kental, serta memilih minuman hangat bisa membantu tubuh menjaga keseimbangan energi.

Ketika Kebutuhan Kesehatan Datang di Jam Tak Biasa

Perubahan ritme hidup selama Ramadan membuat kebutuhan informasi kesehatan sering muncul di waktu yang tidak umum—tengah malam, dini hari, atau menjelang sahur. Menjawab kebutuhan ini, Halodoc menghadirkan HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant), asisten digital berbasis AI yang dirancang untuk memberikan arahan awal seputar kesehatan.

Menurut Chief Marketing Officer Halodoc, Fibriyani Elastria, kehadiran HILDA bukan untuk menggantikan peran dokter, melainkan mendampingi pengguna di langkah pertama saat mereka membutuhkan arahan.

“Di bulan Ramadan, banyak kebutuhan kesehatan muncul di saat yang tidak terduga. HILDA hadir untuk memberikan panduan awal, agar pengguna bisa mengambil langkah medis yang tepat dan tidak merasa sendirian,” ujarnya.

Lebih dari sekadar inovasi teknologi, pendekatan ini mencerminkan empati terhadap pengalaman nyata masyarakat selama Ramadan—ketika menjaga kesehatan menjadi bagian penting dari menjaga kualitas ibadah dan kebersamaan keluarga.

Ramadan Bukan Tentang Menahan, Tapi Menyesuaikan

Laporan ini mengingatkan bahwa puasa bukan sekadar soal menahan lapar dan haus, melainkan proses penyesuaian tubuh dan pikiran. Dengan persiapan yang tepat dan kesadaran akan sinyal tubuh, Ramadan bisa dijalani dengan lebih nyaman, sehat, dan bermakna.

Karena pada akhirnya, tubuh yang siap adalah kunci agar ibadah tetap khusyuk dan momen kebersamaan selama Ramadan hingga Idulfitri dapat dinikmati sepenuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nisfu Syaban 2026 Tanggal Berapa? Ini Jadwal Puasa dan Amalan yang Gen Z Wajib Tahu

Nisfu Syaban 2026 Tanggal Berapa? Ini Jadwal Puasa dan Amalan yang Gen Z Wajib Tahu

Lifestyle | Rabu, 21 Januari 2026 | 20:55 WIB

6 Hikmah Tradisi Munggahan Sebelum Puasa Ramadan untuk Umat Muslim

6 Hikmah Tradisi Munggahan Sebelum Puasa Ramadan untuk Umat Muslim

Lifestyle | Rabu, 21 Januari 2026 | 18:47 WIB

Kapan Waktu Tepat Munggahan Ramadan 2026? Cek Jadwal Ideal di Sini!

Kapan Waktu Tepat Munggahan Ramadan 2026? Cek Jadwal Ideal di Sini!

Lifestyle | Rabu, 21 Januari 2026 | 18:03 WIB

Terkini

Raja Yordania Buru Pembantai Jemaat Gereja Karak, Janji Tindak Tegas

Raja Yordania Buru Pembantai Jemaat Gereja Karak, Janji Tindak Tegas

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Pakar: Cegah Karhutla, Jangan Hanya Andalkan Sanksi Hukum

Pakar: Cegah Karhutla, Jangan Hanya Andalkan Sanksi Hukum

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:12 WIB

Operasi Patuh 2026 Mulai Jam Berapa? Ini 11 Pelanggaran yang Diincar

Operasi Patuh 2026 Mulai Jam Berapa? Ini 11 Pelanggaran yang Diincar

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:10 WIB

IHSG Bebas Jual-Beli! BEI Resmi Cabut Aturan Suspend Saham, Begini Skema Barunya

IHSG Bebas Jual-Beli! BEI Resmi Cabut Aturan Suspend Saham, Begini Skema Barunya

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:10 WIB

BEI Langsung Tandai Saham yang Terindikasi Gorengan, Rekening Efek Bisa Diblokir

BEI Langsung Tandai Saham yang Terindikasi Gorengan, Rekening Efek Bisa Diblokir

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:07 WIB

Bareskrim Turun Tangan Usut Karhutla di Kaltim dan Kalteng

Bareskrim Turun Tangan Usut Karhutla di Kaltim dan Kalteng

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:07 WIB

Khofifah Pastikan 438 Ribu Siswa Jatim Ikuti TKA Tanpa Gangguan Teknis

Khofifah Pastikan 438 Ribu Siswa Jatim Ikuti TKA Tanpa Gangguan Teknis

Jatim | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:05 WIB

Kenapa Hari Sumpah Pemuda Tidak Tanggal Merah? Cek Penjelasan Resmi Aturannya

Kenapa Hari Sumpah Pemuda Tidak Tanggal Merah? Cek Penjelasan Resmi Aturannya

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:05 WIB

Harga iPhone 13 Terbaru Resmi dan Bekas di Pasaran: Masih Jadi Primadona, Banderol Masuk Akal

Harga iPhone 13 Terbaru Resmi dan Bekas di Pasaran: Masih Jadi Primadona, Banderol Masuk Akal

Tekno | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:02 WIB

Konstruksi Stadion Untia Makassar Berkapasitas 15.000 Penonton Dimulai Awal 2027

Konstruksi Stadion Untia Makassar Berkapasitas 15.000 Penonton Dimulai Awal 2027

Sulsel | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:02 WIB

×