- Injeksi vitamin C meningkatkan daya tahan tubuh, membentuk kolagen, dan berperan sebagai antioksidan pelindung sel tubuh.
- Metode injeksi (IV/IM) memberikan penyerapan lebih cepat dan optimal dibandingkan konsumsi suplemen vitamin C oral.
- Prosedur harus dilakukan di fasilitas terpercaya oleh tenaga medis berlisensi setelah konsultasi riwayat kesehatan pasien.
5. Menjaga kesehatan kulit
Vitamin C juga dikenal membantu mencerahkan kulit dan mengurangi hiperpigmentasi.
Keunggulan Dibandingkan Suplemen Oral
Dr. Rahayu menyebutkan, salah satu keunggulan utama injeksi vitamin C adalah proses penyerapannya yang lebih optimal.
“Karena tidak melalui sistem pencernaan, vitamin langsung digunakan tubuh. Efeknya juga cenderung lebih cepat dirasakan, dan dosisnya dapat dikontrol oleh tenaga medis,” jelasnya.
Siapa yang Membutuhkan?
Terapi ini dapat dipertimbangkan oleh beberapa kelompok, seperti individu dengan daya tahan tubuh rendah, orang dengan aktivitas padat, hingga pasien dalam masa pemulihan.
Meski demikian, dr. Rahayu menegaskan pentingnya konsultasi sebelum menjalani prosedur ini. “Tidak semua orang membutuhkan injeksi vitamin C, jadi harus disesuaikan dengan kondisi masing-masing,” katanya.
Efek Samping yang Perlu Diwaspadai
Meski tergolong aman jika dilakukan oleh tenaga medis, injeksi vitamin C tetap memiliki risiko.
“Efek samping yang mungkin muncul antara lain nyeri di area suntikan atau reaksi alergi, meskipun jarang,” ujar dr. Rahayu.
Ia juga mengingatkan bahwa dosis tinggi vitamin C dapat meningkatkan risiko batu ginjal, terutama pada individu dengan riwayat gangguan ginjal.
Tips Aman Melakukan Injeksi Vitamin C
Agar aman, dr. Rahayu memberikan beberapa saran:
- Lakukan di fasilitas kesehatan terpercaya
- Pastikan ditangani tenaga medis berlisensi
- Konsultasikan riwayat kesehatan terlebih dahulu
- Ikuti dosis sesuai anjuran dokter
Injeksi vitamin C dapat menjadi salah satu pilihan untuk membantu meningkatkan daya tahan tubuh, menjaga kesehatan kulit, dan mempercepat pemulihan.