Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
Warga berjalan melintasi sepetak dasar sungai Yamuna yang kering pada hari musim panas di New Delhi, India, pada (2/5/2022). [Sajjad HUSSAIN / AFP]

Suara.com - Perubahan iklim merupakan salah satu isu yang cukup mengkhawatirkan saat ini. Salah satu dampak yang dihasilkan dari perubahan iklim adalah cuaca yang semakin panas. Data dari Copernicus Climate Change Service (C3S) , menyatakan bahwa rata-rata suhu global Pada Januari 2025 naik 1,75 derajat Celcius. 

Di Indonesia, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), melakukan pengamatan terhadap suhu udara di stasiun pengamatan BMKG.

Hasilnya dalam 10 tahun terakhir terjadi perubahan suhu yang signifikan, dengan tahun 2024 menjadi tahun terpanas. Kondisi ini tentu membuat aktivitas menjadi tidak nyaman. Tidak hanya itu, cuaca yang semakin hari kian memanas juga bisa berdampak langsung terhadap manusia. 

Sebuah penelitian dari The Nature Conservancy menyebutkan bahwa panas ekstrem dapat mengurangi harapan hidup manusia. 

“Perubahan iklim tidak hanya membuat panas semakin intens, tetapi juga mengurangi waktu yang dapat dihabiskan orang untuk menjalani kehidupan sehari-hari mereka dengan aman,” Ujar Luke Parsons, seorang ilmuwan iklim di The Nature Conservancy dan penulis utama studi tersebut.

Penelitian tersebut juga mengungkap bahwa rata-rata orang dewasa muda sekarang mengalami sekitar 50 jam keterbatasan hidup akibat dari panasnya cuaca yang semakin meningkat. Sementara itu, pada kelompok usia yang lebih tua panas ekstrem dapat mengurangi hingga 900 jam atau lebih dari satu bulan. Angka ini juga mengalami peningkatan dari tahun 1950, dimana masing-masing dari angka tersebut adalah 25 jam untuk orang dewasa muda dan 600 jam untuk kelompok usia yang lebih tua. 

World Health Organisation (WHO) juga mengatakan bahwa terjadi 489.000 kematian akibat cuaca panas ekstrem dari tahun 2000-2019, dengan 45% diantaranya terjadi di Asia.Di Indonesia sendiri, pada periode tahun 2004-2018, tercatat 702 kematian setiap tahunnya akibat panas ekstrem.

Kenapa Bisa Sampai Mengurangi Usia Hidup?

Temuan lain dalam penelitian tersebut menunjukkan bahwa peningkatan suhu dapat berpengaruh dalam membatasi kemampuan manusia untuk melakukan aktivitas sehari-hari, seperti berjalan atau beraktivitas di luar ruangan. Hal ini terjadi karena tidak mampu mentoleransi panas dalam jangka waktu yang panjang. 

Tentunya hal ini akan berdampak terhadap munculnya penyakit, seperti penyakit kardiovaskular, gangguan otot dan sendi, dan defisiensi vitamin D karena kurangnya aktivitas fisik di luar ruangan. Selain itu, heat stroke atau serangan panas dapat menyebabkan kerusakan organ vital yang dapat mengancam jiwa. Dehidrasi akibat panas ekstrem berisiko menyebabkan kematian jika tidak ditangani dengan baik. 

Melalui berbagai temuan tersebut kita dapat melihat bahwa panas ekstrem dapat mempersingkat usia harapan hidup manusia. Oleh karena itu, sebaiknya kita mulai memperlakukan gaya hidup berkelanjutan dan mulai bertransformasi kepada energi yang lebih terbarukan. 

Penulis: Natasha Suhendra

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perubahan Iklim Tekan Produksi Pangan, BRIN Dorong Adaptasi dan Mitigasi

Perubahan Iklim Tekan Produksi Pangan, BRIN Dorong Adaptasi dan Mitigasi

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:50 WIB

Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko Kematian, Negara Miskin Paling Terdampak

Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko Kematian, Negara Miskin Paling Terdampak

News | Senin, 30 Maret 2026 | 18:50 WIB

Perubahan Iklim Picu Turbulensi Pesawat, Ini Solusi Peneliti Terinspirasi dari Cara Terbang Burung

Perubahan Iklim Picu Turbulensi Pesawat, Ini Solusi Peneliti Terinspirasi dari Cara Terbang Burung

News | Senin, 30 Maret 2026 | 17:26 WIB

Terkini

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB