Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dinda Rachmawati

Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
Ilustrasi MRI 3 Tesla berbasis Artificial Intelligence (AI) SIGNA Hero (Dok. Istimewa)
baca 10 detik
  • Bethsaida Hospital Gading Serpong kini menyediakan teknologi MRI 3 Tesla berbasis AI untuk meningkatkan akurasi diagnosis medis.
  • Teknologi SIGNA Hero dari GE HealthCare mempercepat waktu pemeriksaan hingga 50 persen dengan hasil gambar jauh lebih tajam.
  • Inovasi ini mendukung penanganan cepat pada kasus kompleks seperti stroke, kanker, jantung, hingga cedera ortopedi pasien.

Suara.com - Penyakit serius seperti stroke, tumor otak, gangguan jantung, cedera ortopedi, hingga kanker sering kali membutuhkan penanganan yang cepat dan tepat agar peluang kesembuhan pasien tetap optimal. 

Dalam banyak kasus, ketepatan diagnosis menjadi penentu utama karena dokter harus mengambil keputusan medis dalam waktu singkat, terutama pada kondisi kritis yang berkaitan dengan “golden time” atau periode emas penanganan pasien.

Pada kasus stroke misalnya, keterlambatan beberapa menit saja dapat memengaruhi kondisi jaringan otak dan meningkatkan risiko kecacatan permanen. Begitu pula pada kanker, ketepatan membaca penyebaran jaringan abnormal sangat menentukan arah terapi yang akan diberikan. 

Sementara pada gangguan jantung dan cedera ortopedi, detail pencitraan dibutuhkan agar dokter dapat melihat struktur organ, pembuluh darah, otot, ligamen, hingga jaringan lunak secara lebih akurat.

Karena itu, kebutuhan terhadap teknologi diagnostik dengan hasil gambar tajam dan waktu pemeriksaan yang efisien semakin penting di dunia medis modern. 

Salah satu teknologi yang kini menjadi perhatian hadir di Bethsaida Hospital melalui MRI 3 Tesla berbasis Artificial Intelligence (AI) SIGNA Hero dari GE HealthCare yang mampu membantu dokter mendapatkan gambaran organ tubuh dengan detail lebih tinggi dibandingkan teknologi konvensional.

Direktur Bethsaida Hospital Gading Serpong, dr. Margareth Aryani Santoso, MARS, mengatakan bahwa penguatan fasilitas diagnostik dilakukan untuk mendukung ketepatan, kecepatan, dan keselamatan pasien dalam berbagai kasus kompleks.

“Kami terus memperkuat fasilitas medis melalui pemanfaatan teknologi diagnostik terkini yang mendukung ketepatan, kecepatan, serta keselamatan pasien. Kehadiran MRI 3 Tesla SIGNA Hero ini semakin memperkuat layanan Bethsaida Hospital Gading Serpong dalam melayani berbagai kebutuhan klinis, khususnya pada kasus-kasus kompleks seperti gangguan saraf, jantung, ortopedi, hingga onkologi,” ujar dr. Margareth.

MRI 3 Tesla sendiri merupakan teknologi pencitraan medis dengan kekuatan medan magnet lebih tinggi sehingga mampu menghasilkan visualisasi organ tubuh yang lebih detail. 

baca juga

Teknologi terbaru SIGNA Hero dari GE HealthCare juga telah dilengkapi sistem berbasis AI seperti AIR Recon DL dan Sonic DL yang membantu mempercepat proses pemeriksaan sekaligus meningkatkan kualitas gambar.

Dengan teknologi tersebut, dokter dapat memperoleh hasil pencitraan yang lebih tajam untuk mengevaluasi kondisi pasien secara lebih presisi. Keunggulan ini menjadi penting terutama pada organ yang terus bergerak seperti jantung atau pada area tubuh dengan struktur saraf yang sangat kompleks.

Dokter Spesialis Radiologi Bethsaida Hospital Gading Serpong, dr. Thio Ananda Steven, Sp.Rad., menjelaskan bahwa teknologi MRI 3 Tesla berbasis AI membantu proses evaluasi medis menjadi lebih akurat sekaligus mendukung dokter klinisi menentukan langkah penanganan yang tepat bagi pasien.

“Dengan MRI 3 Tesla yang didukung teknologi AI, hasil pencitraan dapat diperoleh dengan kualitas yang lebih detail dan waktu pemeriksaan yang lebih efisien tanpa mengurangi kenyamanan pasien. Hal ini membantu kami dalam melakukan evaluasi secara lebih presisi, sekaligus mendukung dokter klinisi dalam menentukan langkah penanganan yang tepat bagi pasien,” jelas dr. Steven.

Ia menambahkan bahwa teknologi ini dapat digunakan untuk membantu mengevaluasi berbagai kondisi medis. Pada bidang saraf, MRI 3 Tesla dapat membantu melihat kondisi stroke, tumor otak, epilepsi, saraf terjepit, hingga kelainan tulang belakang. 

Pada bidang jantung, alat ini membantu menilai struktur dan fungsi jantung, gangguan otot jantung, peradangan, hingga bekas serangan jantung. Sedangkan pada bidang ortopedi, MRI 3 Tesla bermanfaat untuk melihat cedera ligamen, meniskus, tendon, nyeri lutut, nyeri bahu, hingga cedera olahraga dengan lebih detail.

Selain faktor akurasi, kenyamanan pasien selama pemeriksaan juga menjadi perhatian penting. Banyak pasien merasa cemas atau mengalami klaustrofobia saat menjalani MRI karena ruang pemeriksaan yang sempit dan durasi pemeriksaan yang lama. 

Teknologi MRI terbaru ini hadir dengan desain bore atau lubang pemindaian berdiameter 70 cm yang lebih luas sehingga pasien merasa lebih nyaman selama proses pemeriksaan.

CEO GE HealthCare Indonesia, Kriswanto Trimoeljo, mengatakan teknologi AI pada SIGNA Hero mampu membantu mempercepat waktu pemeriksaan sekaligus meningkatkan kualitas gambar secara signifikan.

“Sistem ini dilengkapi teknologi AI seperti Sonic DL dan AIR Recon DL yang dapat membantu meningkatkan kualitas gambar secara signifikan, mempercepat waktu pemeriksaan hingga 50 persen, serta memberikan pengalaman pemeriksaan yang lebih baik bagi pasien,” ujar Kriswanto.

Teknologi tersebut juga diklaim mampu menghasilkan gambar hingga 60 persen lebih tajam dibandingkan sistem konvensional. Dengan hasil pencitraan yang lebih detail, dokter dapat lebih cepat menentukan diagnosis, menyusun rencana terapi, dan mengambil keputusan medis pada masa golden time pasien.

Kehadiran teknologi MRI 3 Tesla berbasis AI menjadi bagian penting dalam perkembangan layanan kesehatan modern yang semakin menekankan ketepatan diagnosis, efisiensi waktu, dan keselamatan pasien. 

Di tengah meningkatnya kasus penyakit kompleks, dukungan alat diagnostik dengan akurasi tinggi menjadi kebutuhan penting agar pasien dapat memperoleh penanganan yang cepat, tepat, dan optimal tanpa harus mencari layanan ke luar negeri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Keke dalam Surat Kecil untuk Tuhan Masih Membekas hingga Hari Ini

Kisah Keke dalam Surat Kecil untuk Tuhan Masih Membekas hingga Hari Ini

Your Say | Jum'at, 22 Mei 2026 | 19:00 WIB

Dari Lupus hingga Kanker Tiroid: Perjuangan Niken di Buku Saya Bukan Dokter

Dari Lupus hingga Kanker Tiroid: Perjuangan Niken di Buku Saya Bukan Dokter

Your Say | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:20 WIB

Berkat Dukungan Caregiver dan YKAKI, Anak Kanker Bisa Sekolah Saat Berobat

Berkat Dukungan Caregiver dan YKAKI, Anak Kanker Bisa Sekolah Saat Berobat

Your Say | Selasa, 12 Mei 2026 | 13:34 WIB

Terkini

Kulit Kering Bagusnya Pakai Cushion Apa? Ini 3 Produk Minim Oksidasi Favorit Pengguna

Kulit Kering Bagusnya Pakai Cushion Apa? Ini 3 Produk Minim Oksidasi Favorit Pengguna

Lifestyle | Senin, 24 Agustus 2026 | 11:49 WIB

Panduan Mudah Mengajari Anak Kelas 2 SD Membaca Jam Analog dan Digital

Panduan Mudah Mengajari Anak Kelas 2 SD Membaca Jam Analog dan Digital

Tekno | Senin, 24 Agustus 2026 | 11:48 WIB

Harga Minyak Dunia Turun Besar-besaran, AS Malah Bikin Ulah Lagi

Harga Minyak Dunia Turun Besar-besaran, AS Malah Bikin Ulah Lagi

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 11:46 WIB

Review Film Mantis: Saat Ambisi Berubah Jadi Pertarungan Hidup dan Mati

Review Film Mantis: Saat Ambisi Berubah Jadi Pertarungan Hidup dan Mati

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 11:45 WIB

Inovasi dari Nordberg Medical: PLLA - LASYNPRO TM, Jawaban Atas Regeneratif Estetika Medis

Inovasi dari Nordberg Medical: PLLA - LASYNPRO TM, Jawaban Atas Regeneratif Estetika Medis

Lifestyle | Senin, 24 Agustus 2026 | 11:44 WIB

2 Pekan Digembleng di Thailand, STY AKui Persija Jakarta Belum Sempurna

2 Pekan Digembleng di Thailand, STY AKui Persija Jakarta Belum Sempurna

Bola | Senin, 24 Agustus 2026 | 11:41 WIB

Karhutla Kalimantan Sengaja Dibakar, Saham Sawit 'Kebakaran' di Bursa

Karhutla Kalimantan Sengaja Dibakar, Saham Sawit 'Kebakaran' di Bursa

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 11:39 WIB

Jadwal MotoGP Aragon 2026: Marc Marquez Kejar Hattrick, Aprilia Mengintai!

Jadwal MotoGP Aragon 2026: Marc Marquez Kejar Hattrick, Aprilia Mengintai!

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 11:39 WIB

Darurat Karhutla Kalimantan: Saat Jutaan Manusia dan Satwa Endemik Berebut Ruang Napas

Darurat Karhutla Kalimantan: Saat Jutaan Manusia dan Satwa Endemik Berebut Ruang Napas

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 11:39 WIB

Sebut Asap Riau Kiriman dari Jambi, Menteri Jumhur Tuai Kontroversi

Sebut Asap Riau Kiriman dari Jambi, Menteri Jumhur Tuai Kontroversi

Riau | Senin, 24 Agustus 2026 | 11:36 WIB

×