Babak Baru Kehidupan Perempuan, Apa yang Terjadi Saat Perimenopause?

Vania Rossa

Senin, 20 Juli 2026 | 08:06 WIB
Babak Baru Kehidupan Perempuan, Apa yang Terjadi Saat Perimenopause?
Ilustrasi perempuan siap hadapi perimenopause. (Freepik)
baca 10 detik
  • Perimenopause sebagai fase transisi alami yang memerlukan pengelolaan kesehatan secara menyeluruh.
  • Penurunan hormon estrogen berdampak pada kesehatan fisik, meliputi perubahan kondisi kulit, massa otot, hingga penurunan kepadatan rambut.
  • Perempuan dapat mengelola gejala perimenopause melalui pola makan bergizi, olahraga rutin, serta menjaga kesehatan mental secara profesional.

Suara.com - Banyak perempuan memasuki masa perimenopause tanpa menyadari bahwa berbagai perubahan yang dialami tubuh sebenarnya merupakan bagian dari proses alami.

Mulai dari siklus haid yang tidak teratur, suasana hati yang mudah berubah, gangguan tidur, hingga kulit yang mulai kehilangan elastisitas, semuanya dapat muncul pada fase transisi menuju menopause ini.

Sayangnya, perimenopause masih jarang dibicarakan secara terbuka. Padahal, pemahaman yang tepat dapat membantu perempuan menjalani fase tersebut dengan lebih nyaman, sehat, dan tetap produktif.

Dalam seminar edukasi yang digelar Primaya Hospital, para dokter lintas disiplin menegaskan bahwa perimenopause bukanlah penyakit, melainkan fase kehidupan yang bisa dikelola melalui pola hidup sehat, aktivitas fisik, serta dukungan kesehatan mental.

Dari sisi nutrisi, Dr. dr. Luciana B. Sutanto, MS, Sp.GK., Subsp.PK menekankan pentingnya mengonsumsi makanan bergizi seimbang selama perimenopause. Pola makan yang tepat berperan menjaga metabolisme tubuh, mempertahankan massa otot, sekaligus membantu menurunkan risiko berbagai penyakit kronis yang meningkat seiring bertambahnya usia.

Sementara itu, Dr. dr. Komang Ardi Wahyuningsih, M.Biomed., Sp.KKLP., Subsp. FOMC menjelaskan bahwa penurunan hormon estrogen tidak hanya memengaruhi organ reproduksi, tetapi juga berdampak pada kesehatan kulit dan rambut.

"Produksi kolagen dan elastin akan menurun sehingga kulit menjadi lebih tipis, kering, dan kehilangan elastisitas. Bahkan sekitar 30 persen kolagen kulit dapat hilang dalam lima tahun pertama setelah menopause, lalu terus berkurang sekitar dua persen setiap tahun," jelasnya.

Diskusi tentang menopause di Primaya Hospital Kelapa Gading. (Dok. ist)
Diskusi tentang menopause di Primaya Hospital Kelapa Gading. (Dok. ist)

Perubahan hormon juga membuat rambut menjadi lebih tipis karena fase pertumbuhan rambut semakin pendek. Meski demikian, kondisi tersebut dapat dikelola melalui perawatan kulit dan rambut yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

President Director Martha Tilaar SPA, Wulan Maharani Tilaar, mengajak perempuan untuk mengubah cara pandang terhadap perimenopause. Menurutnya, fase ini justru menjadi momen untuk lebih memperhatikan kesehatan secara menyeluruh, baik fisik maupun mental, agar tetap sehat, bahagia, dan percaya diri.

Selain nutrisi dan perawatan tubuh, olahraga juga menjadi salah satu kunci penting. dr. Gustiawaty Army, Sp.KFR mengungkapkan sekitar 72,9 persen perempuan menopause mengalami gangguan dasar panggul yang dapat memengaruhi kualitas hidup.

Karena itu, aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin dan bertahap sangat dianjurkan untuk menjaga kekuatan otot, kesehatan tulang, sekaligus membantu mengurangi berbagai gejala yang muncul selama perimenopause.

Tak kalah penting, perubahan hormon juga berdampak pada kondisi emosional. dr. Leonita Ariesti Putri, Sp.KJ., MSc mengatakan perubahan suasana hati pada perempuan perimenopause merupakan respons biologis yang sering kali terjadi bersamaan dengan berbagai tantangan kehidupan, seperti tekanan pekerjaan, anak yang mulai mandiri, hingga orang tua yang memasuki usia lanjut.

"Perimenopause bukan membuat perempuan menjadi lebih sensitif tanpa sebab. Perubahan suasana hati yang dialami merupakan respons alami akibat perubahan hormon yang sering kali terjadi bersamaan dengan berbagai tekanan hidup," ujarnya.

Ia menyarankan perempuan mulai mengelola stres dengan metode STOP, yakni Stop sejenak, Tarik napas perlahan, Observasi apa yang sedang dirasakan, lalu Pilih respons yang paling membantu. Jika gejala mulai mengganggu aktivitas sehari-hari maupun kualitas hidup, perempuan dianjurkan berkonsultasi dengan tenaga profesional.

Menutup diskusi, Lisa Widodo, COO & Co-Founder Blibli, mengingatkan bahwa perimenopause tidak seharusnya dipandang sebagai akhir dari produktivitas perempuan.

Menurutnya, ketika perempuan memahami bahwa brain fog, perubahan fokus, maupun suasana hati merupakan bagian dari proses biologis yang dapat dikelola, mereka akan lebih mudah beradaptasi tanpa terus menyalahkan diri sendiri.

Dengan menjaga pola makan bergizi, rutin berolahraga, merawat kesehatan kulit, serta memperhatikan kesehatan mental, perempuan dapat menjalani perimenopause dengan lebih siap. Dukungan keluarga, lingkungan kerja, dan tenaga kesehatan juga menjadi faktor penting agar perempuan tetap sehat, aktif, percaya diri, dan terus berkarya di setiap fase kehidupannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perempuan Tak Lagi Ingin Terlihat Cantik, tapi Ingin Merasa Jadi Dirinya Sendiri

Perempuan Tak Lagi Ingin Terlihat Cantik, tapi Ingin Merasa Jadi Dirinya Sendiri

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 19:14 WIB

Beban Moral Busana Perempuan Desa: Ketika Kain Memicu Stigma

Beban Moral Busana Perempuan Desa: Ketika Kain Memicu Stigma

Your Say | Jum'at, 04 September 2026 | 13:30 WIB

Memaknai Kembali Rasa "Cukup": Saat Perempuan Tidak Lagi Mengejar Validasi

Memaknai Kembali Rasa "Cukup": Saat Perempuan Tidak Lagi Mengejar Validasi

Your Say | Jum'at, 04 September 2026 | 13:00 WIB

Dandan Tak Menurunkan IQ: Siapa Bilang Perempuan Cantik Tak Bisa Cerdas?

Dandan Tak Menurunkan IQ: Siapa Bilang Perempuan Cantik Tak Bisa Cerdas?

Your Say | Kamis, 03 September 2026 | 14:00 WIB

Mayat Perempuan Terbungkus Kardus di Babakan Ciparay: Usia 30 Tahun, Diduga Dibunuh

Mayat Perempuan Terbungkus Kardus di Babakan Ciparay: Usia 30 Tahun, Diduga Dibunuh

News | Selasa, 01 September 2026 | 15:43 WIB

Olivia Rodrigo Galang Dana Amal melalui Daisy Chain Fields, Hadirkan Deretan Musisi Perempuan

Olivia Rodrigo Galang Dana Amal melalui Daisy Chain Fields, Hadirkan Deretan Musisi Perempuan

Your Say | Senin, 31 Agustus 2026 | 17:15 WIB

Pengalaman yang Tak Masuk CV: Mengapa Kerja Domestik Dianggap Tak Bernilai?

Pengalaman yang Tak Masuk CV: Mengapa Kerja Domestik Dianggap Tak Bernilai?

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 15:20 WIB

Perempuan dan Beauty Fatigue: Saat Tren Kecantikan Mulai Terasa Melelahkan

Perempuan dan Beauty Fatigue: Saat Tren Kecantikan Mulai Terasa Melelahkan

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 10:30 WIB

Namaku May Sarah: Kisah Perempuan yang Bangkit dari Luka Mei 1998

Namaku May Sarah: Kisah Perempuan yang Bangkit dari Luka Mei 1998

Your Say | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 14:00 WIB

Bukan Cuma Cantik, 4 Perempuan Indonesia Buktikan Ketangguhan di HYROX Bangkok

Bukan Cuma Cantik, 4 Perempuan Indonesia Buktikan Ketangguhan di HYROX Bangkok

Foto | Kamis, 27 Agustus 2026 | 13:00 WIB

Terkini

Imbas Erupsi Anak Krakatau, Abu Vulkanik Menyebar Hingga ke Jakarta dan Depok

Imbas Erupsi Anak Krakatau, Abu Vulkanik Menyebar Hingga ke Jakarta dan Depok

News | Minggu, 06 September 2026 | 09:33 WIB

Promo Belanja Minimal Rp350 Ribu di Lilla by Sociolla Langsung Dapat Cashback

Promo Belanja Minimal Rp350 Ribu di Lilla by Sociolla Langsung Dapat Cashback

Bri | Minggu, 06 September 2026 | 09:33 WIB

17 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 6 September: Dapatkan Pemain OVR Tinggi dan Gems Gratis

17 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 6 September: Dapatkan Pemain OVR Tinggi dan Gems Gratis

Tekno | Minggu, 06 September 2026 | 09:32 WIB

Daftar Rumus Volume Semua Bangun Ruang, Lengkap dengan Contoh Soal

Daftar Rumus Volume Semua Bangun Ruang, Lengkap dengan Contoh Soal

Tekno | Minggu, 06 September 2026 | 09:31 WIB

Abu Erupsi Gunung Anak Krakatau Selimuti Ruas Jalan Protokol Bandarlampung

Abu Erupsi Gunung Anak Krakatau Selimuti Ruas Jalan Protokol Bandarlampung

Lampung | Minggu, 06 September 2026 | 09:30 WIB

Semeru Erupsi Lagi Minggu Pagi, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.000 Meter ke Langit

Semeru Erupsi Lagi Minggu Pagi, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.000 Meter ke Langit

News | Minggu, 06 September 2026 | 09:25 WIB

Ketika Saya Memahami Dilan: Dari Geng Motor hingga Aktivis Mahasiswa

Ketika Saya Memahami Dilan: Dari Geng Motor hingga Aktivis Mahasiswa

Your Say | Minggu, 06 September 2026 | 09:25 WIB

5 Posisi Cermin Rumah yang Bawa Hoki Menurut Feng Shui

5 Posisi Cermin Rumah yang Bawa Hoki Menurut Feng Shui

Lifestyle | Minggu, 06 September 2026 | 09:22 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Menyebar, KAI Pastikan Aktifitas Perjalanan Kereta Aman

Abu Vulkanik Anak Krakatau Menyebar, KAI Pastikan Aktifitas Perjalanan Kereta Aman

News | Minggu, 06 September 2026 | 09:11 WIB

Perbedaan Setrika Kering dan Uap, Mana yang Paling Bagus untuk Pakaian?

Perbedaan Setrika Kering dan Uap, Mana yang Paling Bagus untuk Pakaian?

Lifestyle | Minggu, 06 September 2026 | 09:10 WIB

×