Harga Obat Naik, Penyakit Ringan seperti ISPA dan Flu Berpotensi Bikin Kantong Jebol

Vania Rossa

Senin, 20 Juli 2026 | 15:51 WIB
Harga Obat Naik, Penyakit Ringan seperti ISPA dan Flu Berpotensi Bikin Kantong Jebol
Ilustrasi kenaikan harga obat. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Kementerian Kesehatan menetapkan batas kenaikan harga obat komersial maksimal 20 persen per 11 Juni 2026 demi mengendalikan inflasi.
  • Tren kenaikan harga obat dipicu pelemahan rupiah serta tingginya biaya layanan kesehatan yang berdampak pada beban pengeluaran masyarakat.
  • Penyakit kronis dan penyakit ringan seperti ISPA menjadi penyebab utama tingginya klaim obat serta beban finansial kesehatan masyarakat.

Suara.com - Kenaikan harga obat diperkirakan akan semakin memengaruhi pengeluaran masyarakat untuk kebutuhan kesehatan. Meski pemerintah telah membatasi penyesuaian harga obat komersial swasta maksimal 20 persen, tren kenaikan biaya obat sebenarnya telah berlangsung dalam beberapa tahun terakhir.

Kementerian Kesehatan menetapkan kebijakan penyesuaian harga obat komersial swasta pada 11 Juni 2026 sebagai upaya mengendalikan pasar sekaligus melindungi masyarakat dari lonjakan harga yang tidak terkendali.

Sebelum kebijakan tersebut diterapkan, Allianz Indonesia mencatat harga obat terus mengalami kenaikan sejak 2022. Bahkan, kenaikan tertinggi terjadi pada 2023, yakni mencapai 11 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Chief Technical Officer Allianz Life Indonesia Brandon Heng mengatakan, kenaikan harga obat merupakan bagian dari tren meningkatnya biaya kesehatan secara keseluruhan.

"Harga obat memang bukan komponen tertinggi dalam inflasi medis. Namun berdasarkan data kami, harga obat terus meningkat sekitar 6-15 persen setiap tahunnya. Karena itu, kami mengapresiasi upaya Kementerian Kesehatan dalam menetapkan batas maksimal penyesuaian harga obat, karena penetapan ini turut membantu mengendalikan tekanan inflasi medis," ujar Brandon.

Inflasi Medis Diprediksi Tembus 17,6 Persen

Kenaikan harga obat dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari pelemahan nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing yang berdampak pada harga bahan baku dan obat impor, hingga meningkatnya biaya layanan kesehatan.

Di sisi lain, inflasi medis di Indonesia diproyeksikan mencapai 17,6 persen pada 2026, jauh lebih tinggi dibanding inflasi umum.

Secara global, inflasi medis juga dipicu oleh perkembangan teknologi kesehatan, meningkatnya biaya pelayanan medis, serta tingginya permintaan masyarakat terhadap layanan kesehatan.

baca juga

Penderita Penyakit Kronis Paling Rentan

Kenaikan harga obat diperkirakan paling berdampak bagi masyarakat yang harus mengonsumsi obat dalam jangka panjang, seperti penderita diabetes, hipertensi, penyakit jantung, dan penyakit kronis lainnya.

Data Allianz Indonesia menunjukkan, sepanjang 2025 harga obat diabetes meningkat sekitar 10 persen, sementara obat hipertensi mengalami kenaikan hingga 15 persen.

Kondisi tersebut membuat kelompok pasien dengan penyakit kronis berpotensi menghadapi beban pengeluaran kesehatan yang semakin besar.

ISPA Jadi Penyakit dengan Klaim Obat Terbanyak

Meski penyakit kronis membutuhkan pengobatan rutin, data Allianz justru menunjukkan bahwa klaim obat terbanyak berasal dari penyakit yang sering dianggap ringan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

ISPA hingga Penyakit Jantung Jadi Masalah Kesehatan Sebagian Besar Karyawan Indonesia

ISPA hingga Penyakit Jantung Jadi Masalah Kesehatan Sebagian Besar Karyawan Indonesia

Health | Jum'at, 17 Juli 2026 | 07:30 WIB

Dolar Menguat, Menkes Bakal Panggil Industri Farmasi yang Naikkan Harga Obat di Atas Ketentuan

Dolar Menguat, Menkes Bakal Panggil Industri Farmasi yang Naikkan Harga Obat di Atas Ketentuan

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 17:51 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB

Terkini

Kemarahan Dedi Mulyadi ke Warga Ciamis Viral ke Internasional: Gubernur Naik Pitam

Kemarahan Dedi Mulyadi ke Warga Ciamis Viral ke Internasional: Gubernur Naik Pitam

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 19:17 WIB

Investasi Emas Tak Harus Mahal, Kini Bisa Dimulai dari Rp1.000

Investasi Emas Tak Harus Mahal, Kini Bisa Dimulai dari Rp1.000

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 19:16 WIB

KPK Ungkap 2 Anggota TNI Aktif Terlibat Korupsi Dana BNPB

KPK Ungkap 2 Anggota TNI Aktif Terlibat Korupsi Dana BNPB

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 19:14 WIB

Gebrakan Ammir Gita di Musik: dari Panggung Megah 700 Penampil hingga Proyek Lintas Generasi

Gebrakan Ammir Gita di Musik: dari Panggung Megah 700 Penampil hingga Proyek Lintas Generasi

Entertainment | Rabu, 21 Oktober 2026 | 19:12 WIB

Terima Surat Forum Guru Besar, Hasto: Desakan Gibran Mundur Harus Didengar Presiden dan DPR

Terima Surat Forum Guru Besar, Hasto: Desakan Gibran Mundur Harus Didengar Presiden dan DPR

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 19:11 WIB

AI hingga Perubahan Iklim Masuk Agenda Prioritas HAM Nasional 2026

AI hingga Perubahan Iklim Masuk Agenda Prioritas HAM Nasional 2026

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 19:09 WIB

Anggota Parlemen Malaysia Sindir Presiden Prabowo Pakai Bahasa Jawa Soal Kabut Asap

Anggota Parlemen Malaysia Sindir Presiden Prabowo Pakai Bahasa Jawa Soal Kabut Asap

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 19:08 WIB

Indeks CFX10 Lagi Tren Penguatan, XRP Naik Tinggi

Indeks CFX10 Lagi Tren Penguatan, XRP Naik Tinggi

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 19:07 WIB

Perang Survei Pilpres 2029, Sains Politik atau Jualan Framing?

Perang Survei Pilpres 2029, Sains Politik atau Jualan Framing?

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 19:05 WIB

Wamensos Agus Jabo Dorong Penguatan Perlindungan Lansia Lewat Ekonomi Perak

Wamensos Agus Jabo Dorong Penguatan Perlindungan Lansia Lewat Ekonomi Perak

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 19:04 WIB

×