ISPA hingga Penyakit Jantung Jadi Masalah Kesehatan Sebagian Besar Karyawan Indonesia

Vania Rossa

Jum'at, 17 Juli 2026 | 07:30 WIB
ISPA hingga Penyakit Jantung Jadi Masalah Kesehatan Sebagian Besar Karyawan Indonesia
Ilustrasi kesehatan karyawan (pexels/Kampus Production)
baca 10 detik
  • Halodoc merilis laporan kesehatan karyawan 2026 yang menyoroti kenaikan biaya medis hingga 15,1 persen di Indonesia.
  • Profil penyakit pekerja bervariasi berdasarkan usia dan jenis kelamin, namun kendala akses layanan memicu penundaan pengobatan.
  • Pemanfaatan teknologi telemedicine dan ekosistem digital terbukti efektif menurunkan biaya serta mempercepat pemulihan kesehatan produktivitas karyawan.

Suara.com - Kesehatan karyawan tak lagi sekadar urusan pengobatan ketika sakit.

Di tengah kenaikan biaya layanan kesehatan yang diperkirakan mencapai 15,1 persen di Indonesia pada 2026—tertinggi kelima di kawasan Asia Pasifik dan melampaui rata-rata global sebesar 14 persen—perusahaan menghadapi tantangan besar menjaga produktivitas tenaga kerja tanpa membiarkan pengeluaran kesehatan terus membengkak.

Hal itu terungkap dalam Indonesia Employee Health & Benefit Insights 2026 yang dirilis Halodoc for Business.

Laporan tersebut disusun berdasarkan lebih dari 1 juta transaksi layanan kesehatan dan lebih dari 3.000 diagnosis ICD-10 sepanjang kuartal pertama 2026 dari lebih dari 30 sektor industri.

Temuan menunjukkan pola penyakit karyawan berubah seiring bertambahnya usia. Pada kelompok usia muda, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) menjadi keluhan yang paling sering muncul.

Memasuki usia produktif 30 hingga 49 tahun, gangguan muskuloskeletal atau masalah pada otot dan tulang akibat aktivitas kerja mulai mendominasi.

Sementara itu, pada kelompok usia 50 tahun ke atas, penyakit kardiovaskular dan kanker menjadi penyumbang biaya kesehatan terbesar.

Peluncuran Indonesia Employee Health and Benefit Report 2026 dan HaloAssist. (Dok. Halodoc)
Peluncuran Indonesia Employee Health and Benefit Report 2026 dan HaloAssist. (Dok. Halodoc)

Chief of Medical Halodoc, dr. Irwan Heriyanto, mengatakan perbedaan risiko kesehatan juga terlihat berdasarkan jenis kelamin.

"Sebanyak 81 persen pasien penyakit kardiovaskular adalah laki-laki, sedangkan 72 persen pasien kanker merupakan perempuan. Artinya, kebutuhan skrining kesehatan pada masing-masing kelompok sangat berbeda," ujarnya.

baca juga

Laporan tersebut juga mencatat ISPA menjadi diagnosis terbanyak untuk layanan rawat jalan. Sementara pada layanan rawat inap, infeksi saluran pencernaan menjadi penyebab paling sering pasien dirawat di rumah sakit.

Kedua kondisi tersebut dinilai sebenarnya dapat dicegah melalui intervensi kesehatan yang sederhana.

Selain memetakan profil penyakit, laporan juga menyoroti masih banyak pekerja yang menunda berobat karena sulit mengakses layanan kesehatan.

Penundaan ini membuat penyakit ringan berkembang menjadi kondisi yang lebih serius dan membutuhkan biaya pengobatan lebih besar.

Chief Marketing Officer Halodoc, Fibriyani Elastria, mengatakan tantangan tersebut tidak bisa diatasi hanya dengan memangkas anggaran kesehatan perusahaan.

Menurutnya, langkah yang lebih penting adalah memahami profil kesehatan karyawan melalui data sehingga program kesehatan yang disusun benar-benar sesuai kebutuhan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tenggelam dalam Tuntutan, Terbungkam oleh Stigma: Potret Buram Kesehatan Mental Remaja

Tenggelam dalam Tuntutan, Terbungkam oleh Stigma: Potret Buram Kesehatan Mental Remaja

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 19:05 WIB

Sudah Saatnya Night Eating Syndrome Menjadi Perhatian Nasional

Sudah Saatnya Night Eating Syndrome Menjadi Perhatian Nasional

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:28 WIB

Sering Terpapar Berita Krisis Iklim, Bisakah Picu Gangguan Kesehatan Mental?

Sering Terpapar Berita Krisis Iklim, Bisakah Picu Gangguan Kesehatan Mental?

Health | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:39 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×