Dari Data hingga Terapi, Novo Nordisk Manfaatkan AI untuk Percepat Penemuan Obat

Dinda Rachmawati

Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:37 WIB
Dari Data hingga Terapi, Novo Nordisk Manfaatkan AI untuk Percepat Penemuan Obat
Dari Data hingga Terapi, Novo Nordisk Manfaatkan AI untuk Percepat Penemuan Obat (Dok. Istimewa)
baca 10 detik
  • Novo Nordisk dan AWS memperkuat kerja sama strategis untuk mempercepat penemuan obat melalui teknologi kecerdasan buatan.
  • Kedua perusahaan mendirikan pusat inovasi bersama di London guna mengolah data ilmiah besar dan meningkatkan produktivitas riset.
  • Pemanfaatan layanan cloud dan agen AI bertujuan menghadirkan terapi medis baru secara lebih cepat kepada pasien.

Suara.com - Perkembangan kecerdasan buatan (AI) kini semakin berperan dalam dunia kesehatan, termasuk dalam proses penemuan dan pengembangan obat. 

Novo Nordisk dan Amazon Web Services (AWS) memperkuat kolaborasi strategis untuk memanfaatkan teknologi cloud dan agentic AI guna mempercepat riset, meningkatkan produktivitas, sekaligus mempersingkat waktu pengembangan terapi baru bagi pasien.

Kemitraan tersebut ditandai dengan pembentukan hub co-innovation di London, yang mempertemukan engineer AWS, spesialis AI, dan ilmuwan terapan dengan tim penelitian dan pengembangan Novo Nordisk. 

Di pusat kolaborasi ini, kedua perusahaan mengembangkan dan menerapkan teknologi AI untuk mengolah data ilmiah dalam jumlah besar serta menghasilkan wawasan yang dapat membantu proses penemuan obat.

Salah satu tujuan utamanya adalah mempercepat perjalanan panjang penemuan obat, mulai dari mengidentifikasi target terapeutik hingga pemberian dosis pertama kepada manusia.

“Menjalin kemitraan dengan AWS merupakan langkah untuk menjadikan AI sebagai penggerak inovasi di Novo Nordisk,” ujar Mike Doustdar, Presiden dan CEO Novo Nordisk.

Menurutnya, penggabungan keahlian ilmiah Novo Nordisk dengan teknologi AWS yang dirancang untuk kebutuhan industri life sciences dapat membantu mempercepat proses penemuan sekaligus mengembangkan solusi AI yang bertanggung jawab.

Dalam proses konvensional, penemuan obat membutuhkan tahapan penelitian yang panjang. Ilmuwan harus mengidentifikasi target biologis yang berperan dalam suatu penyakit, menemukan atau merancang kandidat obat, melakukan pengujian laboratorium dan praklinis, kemudian melanjutkannya ke uji klinis. 

Setiap tahap menghasilkan data dalam jumlah besar yang perlu dianalisis secara cermat. AI dapat membantu mempercepat sebagian proses tersebut dengan kemampuan menganalisis dan menghubungkan data dalam skala besar. 

baca juga

Teknologi ini dapat digunakan untuk menemukan pola dalam data biologis, membantu mengidentifikasi target terapeutik potensial, memprediksi karakteristik kandidat obat, hingga mendukung perancangan penelitian.

Dalam kolaborasi ini, Novo Nordisk akan memanfaatkan layanan seperti Amazon Bio Discovery dan Amazon Bedrock untuk mendukung proses identifikasi target terapeutik serta mempercepat perancangan terapi baru.

Data genomik, pencitraan, dan data klinis juga dapat dihubungkan sehingga temuan dari penelitian tahap awal berpotensi memberikan masukan bagi desain uji klinis.

Selain penelitian, teknologi AI juga digunakan untuk meningkatkan efisiensi operasional. Novo Nordisk akan memanfaatkan Amazon Bedrock AgentCore untuk mendukung penggunaan agen AI di berbagai aktivitas perusahaan.

Kolaborasi sebelumnya antara kedua perusahaan bahkan telah menghasilkan dampak yang terukur, termasuk membantu mengurangi waktu yang dibutuhkan dalam dokumentasi klinis dan meningkatkan produktivitas lebih dari 25.000 karyawan.

“Setiap bagian dari pekerjaan kami bersama Novo Nordisk pada akhirnya kembali pada satu hal: menghadirkan obat yang tepat kepada pasien dengan lebih cepat,” kata Matt Garman, CEO AWS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gempuran AI & Medsos, Local Media Community Surabaya Ungkap Jurus Media Lokal Bertahan

Gempuran AI & Medsos, Local Media Community Surabaya Ungkap Jurus Media Lokal Bertahan

Foto | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:54 WIB

Perkuat Deteksi Penyakit, Bisakah CT Scan Photon-Counting Jadi Strategi Ketahanan Kesehatan?

Perkuat Deteksi Penyakit, Bisakah CT Scan Photon-Counting Jadi Strategi Ketahanan Kesehatan?

Health | Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:17 WIB

Saat AI Makin Boros, Teknologi Ini Hadir untuk Mengendalikan Konsumsi Token

Saat AI Makin Boros, Teknologi Ini Hadir untuk Mengendalikan Konsumsi Token

Tekno | Kamis, 20 Agustus 2026 | 10:03 WIB

Terkini

Dari Data hingga Terapi, Novo Nordisk Manfaatkan AI untuk Percepat Penemuan Obat

Dari Data hingga Terapi, Novo Nordisk Manfaatkan AI untuk Percepat Penemuan Obat

Health | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:37 WIB

Belanja Murah Pakai QRIS BRImo, Bisa Dipakai saat Weekdays

Belanja Murah Pakai QRIS BRImo, Bisa Dipakai saat Weekdays

Bri | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:37 WIB

5 Fitur Smartwatch yang Wajib Dipantau Pelari: Performa Terukur, Capai Target Lebih Cepat

5 Fitur Smartwatch yang Wajib Dipantau Pelari: Performa Terukur, Capai Target Lebih Cepat

Tekno | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:35 WIB

REDMI 17 Resmi di Indonesia, Bawa Baterai 7.500mAh untuk Lawan Battery Anxiety

REDMI 17 Resmi di Indonesia, Bawa Baterai 7.500mAh untuk Lawan Battery Anxiety

Tekno | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:33 WIB

Bebas White Cast, Ini 5 Loose Powder Anti Flashback yang Aman untuk Foto

Bebas White Cast, Ini 5 Loose Powder Anti Flashback yang Aman untuk Foto

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:30 WIB

Kabut Asap Karhutla: 376 Kasus ISPA di Pekanbaru Sejak Agustus 2026

Kabut Asap Karhutla: 376 Kasus ISPA di Pekanbaru Sejak Agustus 2026

Riau | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:29 WIB

Heboh Video Viral Keretakan di Bawah Laut Pulau Komodo Efek Gempa NTT, Benarkah?

Heboh Video Viral Keretakan di Bawah Laut Pulau Komodo Efek Gempa NTT, Benarkah?

Entertainment | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:27 WIB

Kemenhut Segel Areal Kebakaran Hutan di Sumsel, Pemegang Izin Diperingatkan Jaga Areal Konsesi

Kemenhut Segel Areal Kebakaran Hutan di Sumsel, Pemegang Izin Diperingatkan Jaga Areal Konsesi

Jakarta | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:25 WIB

Ahli Sebut Penyitaan Emas 74 Kg Febrie Adriansyah Harus Didahului Pidana Asal

Ahli Sebut Penyitaan Emas 74 Kg Febrie Adriansyah Harus Didahului Pidana Asal

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:24 WIB

Bobby Nasution Resmikan BRT Mebidang, Dorong Integrasi Transportasi Publik Mebidang

Bobby Nasution Resmikan BRT Mebidang, Dorong Integrasi Transportasi Publik Mebidang

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:23 WIB

×