Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Vania Rossa

Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB
Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker
Perawat onkologi menemani pasien kanker (dok. ist)
baca 10 detik
  • Perawat onkologi mendampingi pasien kanker dengan mengelola efek samping, memberikan edukasi, serta mengoordinasikan perawatan.
  • MRCCC Siloam Semanggi menerapkan pendekatan tim multidisiplin untuk mengintegrasikan keahlian berbagai tenaga kesehatan secara terkoordinasi.
  • MRCCC Siloam Semanggi meraih pengakuan internasional Magnet with Distinction pada tahun 2026 berkat sistem pelayanannya.

Suara.com - Menjalani pengobatan kanker bukan hanya soal menentukan terapi yang tepat. Pasien juga perlu memahami berbagai tahapan pengobatan, mengenali perubahan kondisi tubuh, hingga menghadapi efek samping yang mungkin muncul selama terapi.

Dalam proses tersebut, perawat memiliki peran yang cukup besar. Mereka tidak hanya membantu kebutuhan dasar pasien, tetapi juga menjadi bagian dari tim yang memantau kondisi pasien, memberikan edukasi, serta membantu mengoordinasikan perawatan.

Peran ini menjadi semakin penting seiring berkembangnya pilihan terapi kanker yang membuat penanganan pasien membutuhkan kolaborasi berbagai tenaga kesehatan.

Oncology Nursing Society (ONS) menempatkan oncology nurse sebagai bagian integral dari tim interprofesional. Perannya antara lain mencakup pengelolaan gejala dan efek samping terapi, edukasi pasien, koordinasi perawatan, keselamatan pemberian terapi, hingga memberikan dukungan kepada pasien dan keluarga.

Pasien kanker tidak hanya membutuhkan terapi yang tepat, tetapi juga seseorang yang memahami apa yang terjadi pada tubuhnya selama menjalani terapi, membantu mengenali perubahan kondisi, memberikan edukasi, dan menghubungkan berbagai kebutuhan pasien dengan tim yang merawatnya. Di situlah peran oncology nurse menjadi sangat penting,” ujar Head of Nursing MRCCC Siloam Semanggi, Fretty Lamria Manalu.

Menurut Fretty, perkembangan teknologi pengobatan kanker memang berlangsung cepat. Namun, kehadiran perawat tetap memiliki peran penting dalam mendampingi pasien selama menjalani rangkaian pengobatan.

“Perkembangan teknologi untuk pengobatan kanker memang begitu cepat. Namun, human touch dari perawat tidak bisa digantikan. Dalam 24 jam, perawat berjalan bersama pasien,” katanya.

Perawatan Kanker Membutuhkan Kolaborasi

Penanganan kanker umumnya melibatkan lebih dari satu jenis keahlian. Kebutuhan pasien dapat berubah sepanjang perjalanan pengobatan, mulai dari diagnosis, terapi, pengelolaan efek samping, pemulihan, hingga perawatan paliatif jika diperlukan.

baca juga

Karena itu, pendekatan multidisciplinary team (MDT) menjadi salah satu bagian penting dalam layanan kanker. Dalam pendekatan ini, dokter, perawat, apoteker, radiografer atau radiation therapist, ahli gizi, psikolog, rehabilitasi medik, hingga tim paliatif dapat bekerja bersama sesuai kebutuhan pasien.

Kolaborasi tersebut memungkinkan setiap profesi memberikan keahlian masing-masing dalam satu rangkaian perawatan yang lebih terkoordinasi.

Pendekatan MDT juga diterapkan di MRCCC Siloam Semanggi sebagai bagian dari layanan kanker terintegrasi. Rumah sakit ini memiliki berbagai layanan onkologi, termasuk onkologi medik, onkologi radiasi, bedah onkologi, radiologi, patologi, dan kedokteran nuklir.

Di sisi keperawatan, MRCCC Siloam Semanggi juga menargetkan 80 persen perawatnya menjadi perawat onkologi dalam lima hingga sepuluh tahun ke depan. Target tersebut didukung melalui pengembangan kompetensi dan pelatihan keperawatan onkologi.

Penguatan kompetensi tersebut sejalan dengan kebutuhan pasien kanker yang semakin kompleks. Perawat dengan kompetensi khusus di bidang onkologi diharapkan dapat membantu pasien memahami proses pengobatan sekaligus mengenali berbagai perubahan kondisi yang perlu diperhatikan.

Upaya pengembangan sistem keperawatan tersebut mendapat pengakuan melalui Magnet® with Distinction dari American Nurses Credentialing Center (ANCC) pada 2026.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gitaris New Found Glory Chad Gilbert Meninggal Dunia Usai Berjuang Melawan Kanker Langka

Gitaris New Found Glory Chad Gilbert Meninggal Dunia Usai Berjuang Melawan Kanker Langka

Entertainment | Senin, 21 September 2026 | 12:15 WIB

Mengapa Pasien Kanker Bisa Dapat Pengobatan Berbeda Meski Diagnosisnya Sama? Ini Penjelasannya

Mengapa Pasien Kanker Bisa Dapat Pengobatan Berbeda Meski Diagnosisnya Sama? Ini Penjelasannya

Health | Jum'at, 18 September 2026 | 19:06 WIB

Bahaya Kabut Asap Karhutla: Bisa Turunkan Fungsi Paru hingga Picu Kanker

Bahaya Kabut Asap Karhutla: Bisa Turunkan Fungsi Paru hingga Picu Kanker

News | Jum'at, 18 September 2026 | 17:00 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×