- MRCCC Siloam Semanggi Jakarta menyelenggarakan pemutaran film bagi sembilan belas pasien kanker beserta pendampingnya pada Senin, 14 September 2026.
- Kegiatan menonton film bersama tersebut bertujuan memberikan ruang istirahat psikologis serta hiburan di luar rutinitas pengobatan medis.
- Pendekatan kreatif dan nonfarmakologis ini berfungsi sebagai pelengkap perawatan medis untuk meningkatkan kualitas hidup pasien kanker.
Suara.com - Menjalani pengobatan kanker bisa menjadi perjalanan panjang yang melelahkan, bukan hanya secara fisik tetapi juga secara emosional. Rutinitas pemeriksaan dan terapi, ditambah kekhawatiran mengenai kondisi kesehatan, dapat membuat pasien membutuhkan ruang untuk beristirahat sejenak dari berbagai tekanan tersebut.
Dukungan terhadap pasien kanker karena itu tidak selalu harus berupa tindakan medis. Pendekatan nonfarmakologis dan aktivitas kreatif juga dapat menjadi bagian dari upaya mendukung kesejahteraan psikologis dan kualitas hidup pasien selama menjalani pengobatan.
Sejumlah penelitian dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan pendekatan nonfarmakologis dan aktivitas kreatif berpotensi memberikan dukungan terhadap kondisi psikologis pasien kanker. Namun, manfaatnya dapat berbeda pada setiap individu maupun jenis intervensi.
Aktivitas tersebut dapat menjadi pelengkap perawatan medis dengan memberikan kesempatan bagi pasien untuk melakukan kegiatan yang menyenangkan, berinteraksi dengan orang lain, sekaligus mengambil jeda dari rutinitas pengobatan.
Salah satu bentuknya cukup sederhana, yakni menonton film bersama.
Menonton film dalam suasana bersama dapat memberikan ruang bagi pasien untuk menikmati hiburan, tertawa, berbincang, dan berinteraksi dengan orang lain. Bagi pasien yang sebagian waktunya dihabiskan di lingkungan rumah sakit, pengalaman semacam ini dapat menghadirkan suasana yang berbeda dari rutinitas perawatan.
Contoh kegiatan tersebut dilakukan melalui program Mini Cinema: An Afternoon Movie, Wrapped in Hope di MRCCC Siloam Semanggi, Jakarta, Senin (14/9/2026).
Sebanyak 19 pasien kanker atau cancer warrior bersama para pendamping mengikuti pemutaran film Agak Laen. Kegiatan tersebut juga menghadirkan Oki Rengga, salah satu pemeran film, yang berinteraksi langsung dengan para pasien.
Chief Executive Officer MRCCC Siloam Semanggi Tries Nainggolan mengatakan, pasien kanker juga membutuhkan kesempatan untuk sejenak keluar dari rasa khawatir dan lelah selama menjalani pengobatan.
“Kami menyadari bahwa para cancer warrior juga membutuhkan kesempatan untuk sejenak keluar dari rasa khawatir dan lelah selama menjalani pengobatan. Hari ini kami ingin mereka bisa menonton, tertawa bersama, dan menikmati momen yang menyenangkan,” ujar Tries.
Hal senada disampaikan Hospital Director MRCCC Siloam Semanggi dr. Adityawati Ganggaiswari, M.Biomed, MARS. Menurutnya, kebutuhan pasien selama menjalani pengobatan tidak hanya berkaitan dengan aspek medis, tetapi juga kondisi emosional.
“Pengobatan kanker tentu membutuhkan layanan medis yang optimal. Namun, setiap pasien datang dengan kebutuhan yang berbeda, tidak hanya dari sisi medis tetapi juga emosional,” kata Adityawati.
Ia menilai momen sederhana seperti menikmati film bersama dapat membantu menciptakan lingkungan yang lebih mendukung pasien dan keluarga selama menjalani pengobatan.
“Momen sederhana seperti tertawa dan menikmati film bersama dapat menjadi pengingat bahwa mereka tidak menjalani perjalanan ini sendirian,” ujarnya.
Pendekatan seperti ini bukan berarti menggantikan pengobatan kanker yang diberikan dokter. Aktivitas kreatif dan kegiatan menyenangkan lebih tepat dipandang sebagai bagian dari dukungan tambahan yang dapat melengkapi perawatan medis.
Pada akhirnya, dukungan terhadap pasien kanker tidak hanya berbicara mengenai bagaimana penyakit ditangani, tetapi juga bagaimana pasien tetap dapat menjalani kehidupan dengan kualitas yang baik selama proses pengobatan.