9 Cara Mudah Atasi Mata Kedutan Sebelum Berubah Jadi Penyakit Serius

Chyntia Sami Bhayangkara

Rabu, 30 September 2026 | 19:35 WIB
9 Cara Mudah Atasi Mata Kedutan Sebelum Berubah Jadi Penyakit Serius
Ilustrasi mata (magnific)
baca 10 detik
  • Mata kedutan merupakan kontraksi otot kelopak mata yang spontan akibat stres, kelelahan, serta menatap layar terlalu lama.
  • Kondisi ini dapat dicegah dengan mengelola stres, istirahat cukup, menjaga pola tidur, serta mengurangi konsumsi kafein berlebihan.
  • Pemeriksaan dokter diperlukan jika kedutan berlangsung terus-menerus karena dapat berkaitan dengan gangguan saraf atau kondisi medis tertentu.

Suara.com - Mata kedutan dapat muncul secara tiba-tiba dan berulang ketika otot kelopak mata mengalami kontraksi yang tidak dapat dikendalikan.

Kondisi ini umumnya berlangsung singkat dan dapat mereda dengan sendirinya, tetapi kedutan yang sering kambuh bisa terasa mengganggu aktivitas sehari-hari.

Berbagai kebiasaan seperti kurang beristirahat, stres, terlalu lama menatap layar, hingga konsumsi kafein dapat membuat keluhan mata kedutan lebih mudah muncul.

Karena itu, mengenali pemicunya menjadi langkah penting agar mata kedutan tidak terus berulang dan dapat ditangani dengan cara yang tepat.

Penyebab Mata Kedutan

Secara medis, kedutan pada mata terjadi ketika otot kelopak mata berkontraksi secara spontan dan berulang, yang dikenal sebagai eyelid myokymia atau myokymia.

Kedutan dapat berlangsung selama beberapa detik hingga beberapa menit dan biasanya tidak membutuhkan penanganan khusus.

Dikutip dari EMC Healthcare, salah satu pemicu yang sering dikaitkan dengan mata kedutan adalah stres. Tekanan psikologis dapat memengaruhi respons saraf dan otot sehingga kelopak mata lebih mudah mengalami kontraksi.

Mata kering dan tegang juga dapat memicu kedutan, terutama ketika mata terlalu lama digunakan untuk menatap layar laptop, televisi, atau smartphone.

Mata kering biasanya membuat penglihatan terasa kurang nyaman, mudah lelah, bahkan dapat disertai sensasi terbakar, pandangan kabur, atau lebih sensitif terhadap cahaya.

baca juga

Faktor lain yang perlu diperhatikan adalah kekurangan magnesium. Magnesium berperan dalam kesehatan saraf dan otot, meskipun sebuah studi yang disebut dalam bahan rujukan menunjukkan bahwa kadar magnesium dalam darah tidak memiliki hubungan langsung dengan eyelid myokymia.

Selain itu, kedutan dapat terjadi akibat kejang otot pada kelopak mata yang muncul berulang tanpa bisa dikendalikan. Pada banyak kasus, kondisi tersebut dapat mereda sendiri setelah beberapa waktu.

Cara Mencegah Mata Kedutan

Mencegah mata kedutan berulang dapat dilakukan dengan memperhatikan kebiasaan sehari-hari dan mengurangi faktor yang berpotensi memicunya.

  1. Kelola stres dengan melakukan aktivitas yang membantu tubuh lebih rileks, seperti meditasi, yoga, atau latihan pernapasan.
  2. Berikan waktu istirahat untuk mata, terutama setelah melakukan aktivitas yang membutuhkan konsentrasi penglihatan dalam waktu lama.
  3. Jaga pola tidur dengan mengusahakan waktu istirahat sekitar 7–9 jam setiap malam agar tubuh dan otot mata tidak mudah mengalami kelelahan.
  4. Kurangi konsumsi kafein dan alkohol jika kedutan sering muncul setelah mengonsumsi keduanya dalam jumlah berlebihan.
  5. Lakukan olahraga ringan seperti berjalan kaki untuk membantu menjaga kebugaran tubuh sekaligus memberikan waktu bagi tubuh untuk rileks.
  6. Penuhi kebutuhan magnesium dari makanan, misalnya almond, bayam, tempe, dan tahu, terutama jika pola makan sehari-hari belum mencukupi kebutuhan nutrisi.
  7. Cukupi kebutuhan cairan dengan minum sekitar 2 liter air setiap hari agar tubuh tetap terhidrasi dan mata terasa lebih nyaman.
  8. Pijat ringan area mata untuk membantu membuat otot di sekitar kelopak terasa lebih rileks.
  9. Gunakan uap hangat untuk membantu memberikan rasa nyaman pada area mata dan merilekskan otot yang tegang.

Kapan Harus Periksa ke Dokter?

Mata kedutan umumnya bersifat ringan, tetapi kondisi tersebut perlu mendapatkan perhatian apabila berlangsung terus-menerus atau menjadi semakin sering.

Kedutan yang bersifat kronis juga dapat berkaitan dengan gangguan saraf atau kondisi medis tertentu.

Beberapa penyakit yang dapat disertai kedutan atau kontraksi otot antara lain Bell's palsy, dystonia, tortikolis spasmodik, sklerosis ganda, Parkinson, dan sindrom Tourette.

Oleh karena itu, jangan mengabaikan kedutan yang berlangsung lama, terutama apabila muncul bersama gejala lain.

Pemeriksaan medis dapat membantu mengetahui apakah keluhan tersebut hanya merupakan kontraksi otot ringan atau berkaitan dengan kondisi yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kesehatan Remaja Jadi Perhatian, Pencegahan Penyakit Tidak Menular Didorong Sejak Dini

Kesehatan Remaja Jadi Perhatian, Pencegahan Penyakit Tidak Menular Didorong Sejak Dini

Health | Jum'at, 25 September 2026 | 22:08 WIB

Mata Kiri Kedutan Terus? Ini Arti Menurut Primbon Jawa dan Penjelasan Medis

Mata Kiri Kedutan Terus? Ini Arti Menurut Primbon Jawa dan Penjelasan Medis

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 12:07 WIB

5 Rekomendasi Tabir Surya yang Mencegah Kerutan, Bonus Kulit Lembap dan Glowing

5 Rekomendasi Tabir Surya yang Mencegah Kerutan, Bonus Kulit Lembap dan Glowing

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 13:39 WIB

Terkini

Yanuar Arif Wibowo Kecewa soal CCTV Bangunan Mewah Lapas Cibinong: Kurang Ajar

Yanuar Arif Wibowo Kecewa soal CCTV Bangunan Mewah Lapas Cibinong: Kurang Ajar

Bogor | Rabu, 30 September 2026 | 19:30 WIB

The Love Hypothesis: Cinta Tumbuh Karena Sering Bersama

The Love Hypothesis: Cinta Tumbuh Karena Sering Bersama

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 19:30 WIB

Penunjuk Arah Warna-warni Bikin Cari Bus di Terminal Blok M Lebih Mudah

Penunjuk Arah Warna-warni Bikin Cari Bus di Terminal Blok M Lebih Mudah

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 19:26 WIB

Bos PT Danau Winata Indah Ditetapkan Tersangka Korupsi Proyek Kondotel Rp100 Miliar

Bos PT Danau Winata Indah Ditetapkan Tersangka Korupsi Proyek Kondotel Rp100 Miliar

News | Rabu, 30 September 2026 | 19:25 WIB

Menakar Teknologi Manufaktur YIMM di Tengah Ekspor 3 Juta Unit Motor Yamaha

Menakar Teknologi Manufaktur YIMM di Tengah Ekspor 3 Juta Unit Motor Yamaha

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 19:20 WIB

Dampak Super El Nino Mulai Dirasakan Industri di RI

Dampak Super El Nino Mulai Dirasakan Industri di RI

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 19:19 WIB

Singgung Jabatan Komisaris, Denny Indrayana Sorot Peran Eks Ketua KPU Muluskan Pencalonan Gibran

Singgung Jabatan Komisaris, Denny Indrayana Sorot Peran Eks Ketua KPU Muluskan Pencalonan Gibran

News | Rabu, 30 September 2026 | 19:15 WIB

Bolehkah Viva White Waterdrop Sleeping Mask Dipakai Setiap Hari? Ini Jawabannya

Bolehkah Viva White Waterdrop Sleeping Mask Dipakai Setiap Hari? Ini Jawabannya

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 19:15 WIB

Hati-hati! Serahkan Akun Trading, Uang Bisa Melayang

Hati-hati! Serahkan Akun Trading, Uang Bisa Melayang

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 19:14 WIB

Rupiah Makin Tertekan, Sudah Melemah 7,74% Sepanjang 2026

Rupiah Makin Tertekan, Sudah Melemah 7,74% Sepanjang 2026

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 19:08 WIB

×