Usia di Atas 50 Tahun Makin Berisiko Listrik Jantung Terganggu, Kenali Gejalanya!

Nur Khotimah, Dini Afrianti Efendi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:35 WIB
Usia di Atas 50 Tahun Makin Berisiko Listrik Jantung Terganggu, Kenali Gejalanya!
Ilustrasi pasien jantung. (Pexels/Towfiqu barbhuiya)
baca 10 detik
  • Fibrilasi atrium adalah gangguan irama jantung tidak beraturan yang risikonya meningkat dua kali lipat setiap sepuluh tahun setelah usia lima puluh tahun.
  • Kondisi tanpa gejala ini dipicu oleh faktor usia, hipertensi, obesitas, diabetes, dan gagal jantung yang dapat mengganggu aliran darah jantung.
  • Gangguan irama jantung tersebut berpotensi menyebabkan pembentukan bekuan darah yang memicu stroke, sehingga deteksi dini dan perubahan gaya hidup sangat penting.

Suara.com - Gangguan irama jantung atau aritmia tidak selalu ditandai dengan jantung berdebar kencang. Salah satu jenis aritmia yang perlu diwaspadai adalah fibrilasi atrium atau atrial fibrillation (AF), yang dapat muncul tanpa gejala tetapi berpotensi meningkatkan risiko stroke.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Subspesialis Kardiovaskular BraveHeart Cardiovascular Center Brawijaya Hospital Saharjo, Dr. dr. Simon Salim, SpPD-KKV, M.Kes., AIFO, FINASIM, FACP, FICA, FACC, FHRS, mengatakan fibrilasi atrium merupakan salah satu gangguan irama jantung yang cukup umum. Kondisi ini ditandai dengan detak jantung yang tidak beraturan dan dapat dialami oleh siapa saja.

Namun, risiko fibrilasi atrium diketahui meningkat seiring bertambahnya usia. Mengacu pada data Framingham, setelah usia 50 tahun, risiko seseorang mengalami fibrilasi atrium dapat meningkat hingga dua kali lipat setiap 10 tahun. Bahkan, hampir 10 persen orang berusia 80 tahun dapat mengalami kondisi tersebut.

"Heart disease itu bukan cuma penyempitan pembuluh darah koroner, bukan cuma serangan jantung, bukan cuma pasang ring. Ada juga masalah irama jantung, salah satunya adalah fibrilasi atrium," ujar Dr. Simon melalui keterangan yang diterima suara.com peringati Hari Jantung Sedunia pada Selasa (29/9/2026).

Fibrilasi atrium terjadi ketika ruang atas jantung atau atrium berdetak secara tidak teratur. Kondisi tersebut dapat membuat aliran darah di dalam jantung menjadi tidak optimal.

Pada sebagian orang, AF dapat menimbulkan gejala seperti jantung berdebar, denyut nadi terasa tidak teratur, mudah lelah, sesak napas, hingga kemampuan melakukan aktivitas fisik menurun. Namun, persoalannya, sebagian pasien tidak merasakan gejala apa pun.

gambar ilustrasi jantung (pexel.com)
gambar ilustrasi jantung (pexel.com)

"Kondisi tanpa gejala inilah yang membuat fibrilasi atrium dapat tidak disadari. Seseorang mungkin tetap beraktivitas seperti biasa tanpa mengetahui bahwa irama jantungnya mengalami gangguan," jelas Dr. Simon.

Selain usia, terdapat sejumlah kondisi yang dapat meningkatkan risiko fibrilasi atrium. Di antaranya adalah tekanan darah tinggi atau hipertensi, obesitas, diabetes, gagal jantung, penyakit jantung struktural, sleep apnea atau gangguan napas saat tidur, serta konsumsi alkohol.

Fibrilasi atrium juga perlu mendapat perhatian karena berkaitan dengan peningkatan risiko stroke. Ketika irama jantung tidak teratur, aliran darah dapat terganggu sehingga darah berpotensi menggenang dan membentuk bekuan atau trombus.

baca juga

"Jika bekuan tersebut terbawa aliran darah menuju otak, kondisi ini dapat menyebabkan stroke," ungkapnya.

Karena itu, mengenali faktor risiko dan melakukan pemeriksaan apabila muncul keluhan menjadi penting, terutama pada kelompok usia yang lebih tua atau orang dengan penyakit penyerta yang dapat meningkatkan risiko AF.

Upaya menjaga kesehatan jantung juga dapat dilakukan melalui perubahan gaya hidup. Pola makan sehat, rutin melakukan aktivitas fisik, berhenti merokok, menjaga berat badan, serta mengendalikan kadar kolesterol, gula darah, dan tekanan darah menjadi bagian penting dalam menekan faktor risiko penyakit kardiovaskular.

"Kualitas tidur juga perlu diperhatikan. Orang dewasa dianjurkan mendapatkan tidur sekitar tujuh hingga sembilan jam setiap malam. Sementara itu, aktivitas fisik dapat dilakukan secara rutin sesuai kemampuan dan kondisi kesehatan masing-masing," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

LVAD Jadi Harapan Pasien Gagal Jantung Stadium Lanjut, Ini Proses Panjang Sebelum Alat Dipasang

LVAD Jadi Harapan Pasien Gagal Jantung Stadium Lanjut, Ini Proses Panjang Sebelum Alat Dipasang

Health | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:20 WIB

Bukan Diracun? Tim Forensik Temukan Kafein Tinggi Picu Penyakit Jantung di Jasad Sutrimo

Bukan Diracun? Tim Forensik Temukan Kafein Tinggi Picu Penyakit Jantung di Jasad Sutrimo

News | Rabu, 30 September 2026 | 16:25 WIB

Jantung Bisa Bermasalah Tanpa Gejala, Kenali Tanda yang Tak Boleh Diabaikan

Jantung Bisa Bermasalah Tanpa Gejala, Kenali Tanda yang Tak Boleh Diabaikan

Health | Selasa, 29 September 2026 | 17:01 WIB

Terkini

Usia di Atas 50 Tahun Makin Berisiko Listrik Jantung Terganggu, Kenali Gejalanya!

Usia di Atas 50 Tahun Makin Berisiko Listrik Jantung Terganggu, Kenali Gejalanya!

Health | Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Enam Golongan Baru KLG Berlaku 2027, Bersamaan dengan Penyesuaian Tarif Transportasi Jakarta

Enam Golongan Baru KLG Berlaku 2027, Bersamaan dengan Penyesuaian Tarif Transportasi Jakarta

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:31 WIB

We Are Aliens Raih Grand Prize di OIAF, Kadowaki Jadi Sutradara Termuda

We Are Aliens Raih Grand Prize di OIAF, Kadowaki Jadi Sutradara Termuda

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:30 WIB

PANDI Inisiasi Pusat Respons Insiden AI SIRT dan Pengukuran Reputasi Web

PANDI Inisiasi Pusat Respons Insiden AI SIRT dan Pengukuran Reputasi Web

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:11 WIB

Bukan Sekadar Urusan Label, Ini Pentingnya Sertifikasi Halal Bagi UMK

Bukan Sekadar Urusan Label, Ini Pentingnya Sertifikasi Halal Bagi UMK

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Review My Chef in Crime: Ketika Dapur Menjadi Ruang Forensik Misteri

Review My Chef in Crime: Ketika Dapur Menjadi Ruang Forensik Misteri

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Anggota DPRD Madina Ditikam Usai Reses, Pelaku Ditangkap

Anggota DPRD Madina Ditikam Usai Reses, Pelaku Ditangkap

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:50 WIB

KKP Sebut Nilai Jual Ikan di Lampung Selatan Naik 20 Kali Lipat, Ini Penyebabnya

KKP Sebut Nilai Jual Ikan di Lampung Selatan Naik 20 Kali Lipat, Ini Penyebabnya

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:50 WIB

5 Skin Tint Ringan Sesuai Review Pengguna: Nyaman Dipakai Seharian, Mulai Rp49 Ribuan

5 Skin Tint Ringan Sesuai Review Pengguna: Nyaman Dipakai Seharian, Mulai Rp49 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:45 WIB

Urutan Zodiak dari yang Paling Jutek dan Galak sampai yang Paling Ramah

Urutan Zodiak dari yang Paling Jutek dan Galak sampai yang Paling Ramah

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:35 WIB

×