3. Volume
Saat juri mendekat ke arah burung untuk menilai, volume kicauan juga menjadi penentu. Tentu saja, semakin keras suaranya semakin tinggi penilaiannya.
4. Fisik/ Gaya
Ternyata, selain durasi, irama, dan volume, gaya burung ketika berkicau juga dinilai. Gaya yang dimaksud, yaitu ketika burung dapat mengolah tubuh atau berkicau sambil bergerak-gerak.
Jenis-Jenis Burung Berkicau
Ada banyak jenis burung berkicau yang biasa nangkring di sangkar perlombaan. Berikut 8 jenis burung berkicau yang sering dilombakan.
1. Murai
Selain cantik karena memiliki bentuk tubuh kecil dan imut, dan warna bulu yang bagus, serta ekor panjang, burung murai juga memiliki suara yang indah apalagi jika dilatih dengan baik.
2. Anis Merah
Burung dengan dada berwarna keemasan satu ini memiliki cara unik ketika sedang berkicau, yaitu tarian khas yang mendoyong-doyongkan tubuhnya seperti sedang mabuk. Gaya burung anis merah seperti itu, biasa disebut ‘teler’.
3. Kenari
Burung kenari juga bertubuh kecil dengan suara merdu. Berwarna cerah menyala dan mudah dirawat.
4. Kacer
Burung kacer memiliki indah berwarna hitam dan putih. Burung ini sering dilombakan karena memiliki suara yang merdu dan dapat menirukan suara sekitar.
5. Cucak Rowo
Burung ini memang tidak memiliki penampilan menarik seperti lawan-lawannya, tetapi banyak dicari para kicaumania. Cucak rowo memiliki suara merdu dan seperti menggema yang dapat membuat terkesima orang yang mendengarnya.