Fakta 5 Planet Sejajar dengan Bulan, Fenomena Langka Tata Surya

Indotnesia Suara.Com
Jum'at, 24 Juni 2022 | 13:33 WIB
Fakta 5 Planet Sejajar dengan Bulan, Fenomena Langka Tata Surya
Pixabay/WikiImages

Indotnesia - Untuk pertama kalinya selama 18 tahun, pada Juni 2022 lima planet dalam tata surya memiliki posisi sejajar dengan bulan. Planet tersebut yaitu Merkurius, Mars, Jupiter, Venus, dan Saturnus.

Terkait fenomena langka itu, masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia dapat melihatnya dengan mata telanjang. Tak membahayakan bumi, berikut ini 5 fakta tentang kejadian planet sejajar tersebut yang perlu kamu ketahui agar dapat lebih memahami penyebab kejadiannya.

1. Terjadi 30 menit sebelum matahari terbit

Kemunculan Merkurius, Mars, Jupiter, Venus, Saturnus, dan Bulan dapat dilihat dalam posisi sejajar 30 menit sebelum matahari terbit. Jika ingin mendapatkan pengalaman menikmati fenomena langka tersebut secara maksimal, pastikan untuk memilih lokasi yang bebas dari polusi cahaya dan langit cerah. 

Selain itu, cobalah untuk menggunakan alat bantu teleskop agar bisa lebih jelas melihatnya.

2. Merupakan bagian dari fenomena konjungsi

Konjungsi merupakan kondisi saat planet terlihat berdekatan dari Bumi. Meski konjungsi planet setiap tahunnya cukup umum terjadi, tetapi kelima planet yang sejajar dengan bulan hanya terjadi setiap dua dekade.

Menurut Peneliti Pusat Sains Antariksa Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Andi Pangerang, menyebut bahwa fenomena lima planet sejajar itu disebut konjungsi kuintet. 

Selain itu, fenomena sejajarnya sejumlah planet dengan Bulan juga terjadi pada Uranus yang disebut konjungsi sektet. Sedangkan jika Merkurius, Venus, Uranus, Mars, Jupiter, Saturnus, dan Bulan terlihat sejajar pada 20-27 Juni 2022, disebut merupakan terjadinya konjungsi septet atau rangkap tujuh berdiri.

Baca Juga: Pameran UMKM di JEC Sepi, Penyelenggara: TikTok Please Do Your Magic

3. Pernah terjadi pada 2004

Fenomena kelima planet sejajar di Indonesia terakhir kali terjadi pada 2004. Diprediksi, kejadian tersebut akan kembali terjadi pada 2041. Oleh karena itu, banyak masyarakat tertarik untuk menikmati kerlap-kerlip sejumlah planet yang terlihat sejajar tersebut.

4. Tidak menimbulkan bahaya bagi bumi

Meski sejumlah planet tersebut terlihat dekat dari Bumi, fenomena itu tidak membahayakan bagi manusia. Meski begitu, tarikan gravitasi dari semua planet di satu sisi sedikit dapat diamati melalui pasang surut di Bumi.

Selain itu, jarak planet Venus yang dekat memberikan gaya pasang surut terbesar di Bumi, meski hanya sebagian kecil dibandingkan saat mengalami pasang surut pada Bulan.

Gaya tarikan juga dapat dirasakan oleh pesawat luar angkasa meskipun hanya terasa kecil saat gravitasi dari planet menariknya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI