Begini Modus Praktik Jual Beli Seragam oleh Sekolah di Yogyakarta

Indotnesia

Selasa, 02 Agustus 2022 | 12:23 WIB
Begini Modus Praktik Jual Beli Seragam oleh Sekolah di Yogyakarta
Ilustrasi seragam sekolah. (Pixabay/mohammed_hassan)

Indotnesia - Sejumlah sekolah di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)  melakukan praktik jual beli seragam yang bertentangan dengan aturan pemerintah.

Hal itu terungkap dari laporan penggiat pendidikan yang melakukan pemantauan ke sekolah-sekolah. Melansir dari Suara Jogja, Ombudsman RI DIY telah melakukan observasi langsung ke lapangan dan menemukan modus-modus penjualan seragam oleh sekolah.

Modus jual beli seragam di sekolah itu dilakukan dengan beberapa cara, seperti melalui koperasi, paguyuban orang tua, dan beberapa orang tua yang ditunjuk untuk membantu penjualan.

“Kami sedang mendalami temuan ini, sejauh mana keterlibatan sekolah, apakah secara esensi diperbolehkan atau harus dilarang,” ujar Asisten Pemeriksaan Laporan ORI DIY Dwi Heruyanto, seperti dikutip dari HarianJogja.com.

Selain itu, terdapat kecurangan dalam formulir seperti tidak menyertakan pernyataan pembelian seragam boleh dilakukan di luar sekolah. Hal tersebut membuat orang tua siswa mau tidak mau membeli seragam dari sekolah.

Dwi mengatakan formulir pemesanan seragam juga tanpa dilengkapi nama sekolah. Sejauh ini, tim pemantau penerimaan peserta didik baru dari Ombudsman sedang mengkaji motif penjualan seragam.

Berdasarkan Permendikbud No.45 Tahun 2014 tentang Seragam Sekolah, seragam siswa diusahakan sendiri oleh orang tua/wali murid. Sekolah tidak bisa memaksa murid untuk membeli seragam di sekolah.

"Koperasi sekolah bisa saja menyediakan pakaian seragam sebagaimana menyediakan alat tulis dan kebutuhan siswa, tetapi tidak boleh memaksa harus beli di koperasi,” tutur Ketua Dewan Pendidikan DIY Sutrisna Wibawa.

Selain itu, praktik jual beli di sekolah juga melanggar Peraturan Pemerintah No.17 Tahun 2010 entang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan yang intinya Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Dewan Pendidikan dan Komite Sekolah/Madrasah dilarang untuk menjual seragam ataupun bahan seragam.

baca juga

Pada awal Juli 2022, ORI DIY merilis temuan penjualan seragam oleh beberapa sekolah. Praktik tersebut penuh kecurangan karena pihak sekolah mengakali cara agar tetap bisa menjual seragam kepada peserta didik.

Ombudsman DIY telah melakukan pemantauan ke sekolah-sekolah yang melakukan praktik jual beli seragam, antara lain  SMPN 1 Berbah, SMP Pembangunan Piyungan, SMPN 1 Srandakan, SMPN 1 Depok, SMKN Pundong, SMPN 5 Yogyakarta, SMPN 8 Yogyakarta, SMPN 12 Yogyakarta, SMPN 2 Mlati, SMKN 2 Depok, SMAN 11 Yogyakarta dan MAN 2 Yogyakarta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Muncul Dugaan Siswi SMA di Bantul Dipaksa Pakai Jilbab, Disdikpora DIY Buka Suara

Muncul Dugaan Siswi SMA di Bantul Dipaksa Pakai Jilbab, Disdikpora DIY Buka Suara

Jogja | Jum'at, 29 Juli 2022 | 18:43 WIB

Program Subsidi Sepatu, Tas, dan Seragam Sekolah Murid di Bontang Bakal Dibagikan Paling Lambat September Ini

Program Subsidi Sepatu, Tas, dan Seragam Sekolah Murid di Bontang Bakal Dibagikan Paling Lambat September Ini

Kaltim | Kamis, 28 Juli 2022 | 08:00 WIB

Enggak Ngoyo, Ibu Ini Tunjukkan Trik Setrika Seragam Sekolah agar Rapi

Enggak Ngoyo, Ibu Ini Tunjukkan Trik Setrika Seragam Sekolah agar Rapi

Jogja | Minggu, 24 Juli 2022 | 12:23 WIB

Terkini

Bau Rokok Membandel di Mobil Bekas? Coba 5 Cara Menghilangkannya dengan Bahan Alami

Bau Rokok Membandel di Mobil Bekas? Coba 5 Cara Menghilangkannya dengan Bahan Alami

Sumsel | Senin, 06 Juli 2026 | 23:42 WIB

Nilai Transaksi Kripto Nyaris Rp122 Triliun dalam 5 Bulan, Anak Muda Jadi Penggerak Utama

Nilai Transaksi Kripto Nyaris Rp122 Triliun dalam 5 Bulan, Anak Muda Jadi Penggerak Utama

Sumsel | Senin, 06 Juli 2026 | 23:17 WIB

PTBA Angkut 1,56 Ton Sampah dari Sungai Enim, Tebar Ribuan Benih Ikan Pulihkan Ekosistem

PTBA Angkut 1,56 Ton Sampah dari Sungai Enim, Tebar Ribuan Benih Ikan Pulihkan Ekosistem

Sumsel | Senin, 06 Juli 2026 | 23:02 WIB

Presiden RI dan PM Singapura Tegaskan Kesepakatan Perihal Selat Malaka

Presiden RI dan PM Singapura Tegaskan Kesepakatan Perihal Selat Malaka

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 22:44 WIB

Pecah Kongsi Pemkot Bandung! Wawali Erwin Buka-Bukaan Tak Pernah Diajak Bicara oleh Walikota Farhan

Pecah Kongsi Pemkot Bandung! Wawali Erwin Buka-Bukaan Tak Pernah Diajak Bicara oleh Walikota Farhan

Jabar | Senin, 06 Juli 2026 | 22:43 WIB

Syok Saat Kondangan! Orang Tua di Bekasi Pergoki Pembunuh Anaknya Bebas Berkeliaran

Syok Saat Kondangan! Orang Tua di Bekasi Pergoki Pembunuh Anaknya Bebas Berkeliaran

Jabar | Senin, 06 Juli 2026 | 22:37 WIB

Rudy Susmanto Minta KPK dan Jaksa Kawal Pembebasan Lahan 2 Proyek Raksasa Bogor

Rudy Susmanto Minta KPK dan Jaksa Kawal Pembebasan Lahan 2 Proyek Raksasa Bogor

Bogor | Senin, 06 Juli 2026 | 22:30 WIB

Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal

Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal

News | Senin, 06 Juli 2026 | 22:15 WIB

Perwali Tolak LGBT Diusulkan di Palembang, Akankah Pemkot Mengabulkannya?

Perwali Tolak LGBT Diusulkan di Palembang, Akankah Pemkot Mengabulkannya?

Sumsel | Senin, 06 Juli 2026 | 22:13 WIB

Sabet Emas di World Climbing Series, Desak Made: Kami Tak Didukung Pemerintah

Sabet Emas di World Climbing Series, Desak Made: Kami Tak Didukung Pemerintah

Sport | Senin, 06 Juli 2026 | 22:11 WIB

×