Mahfud MD: Kelompok Sambo di Polri Halangi Penyidikan Kasus Pembunuhan Brigadir J

Indotnesia | Suara.com

Kamis, 18 Agustus 2022 | 15:23 WIB
Mahfud MD: Kelompok Sambo di Polri Halangi Penyidikan Kasus Pembunuhan Brigadir J
Mahfud MD sebut kelompok Sambo di Polri sempat halangi penyidikan kasus Brigadir J. (Instagram/mohmahfudmd)

Indotnesia - Dalam beberapa bulan terakhir kasus pembunuhan Brigadir J yang dilakukan oleh mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo menyita perhatian publik. 

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebut penyelesaian kasus sempat terhambat karena adanya kelompok Sambo dalam internal Mabes Polri.

“Ini (kasus pembunuhan Brigadir J) nggak bakal bisa selesai ini, penghambatnya banyak sekali. Setiap akan mengurus itu ada yang menghalangi, ada yang menghilangkan barang bukti, menghilangkan itu. Siapa itu? Ya kira-kira kelompoknya Sambo itu, yang sekarang 36 ditahan itu,” ungkap Mahfud MD dalam wawancara di kanal YouTube Akbar Faizal Uncensored, Rabu (17/8/2022).

Bagan yang viral di Twitter terkait keterlibatan orang-orang dengan perjudian online Ferdy Sambo. [Twitter/@Opposite090192]

Diketahui, sebelumnya kasus pembunuhan Brigadir J diungkap sebagai peristiwa tembak-menembak antar polisi yang dilakukan Bharada E atau Richard Eliezer.

Berdasarkan keterangan awal lalu, peristiwa tersebut dipicu karena adanya dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh Brigadir J kepada istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.

Namun, beberapa hari berselang Bharada E mengaku bahwa aksinya menembak Brigadir J dilakukan atas perintah Ferdy Sambo dan peristiwa tembak-menembak merupakan cerita rekayasa palsu untuk menghilangkan bukti keterlibatan Sambo.

Atas proses penyidikan yang simpang siur tersebut, akhirnya pihak kepolisian menemukan kejanggalan serta adanya peran sejumlah anggota polri yang diduga melanggar kode etik karena membantu menyamarkan kasus kematian Brigadir J.

Setidaknya ada sekitar 63 anggota polisi yang diperiksa Inspektorat Khusus Polri dan 36 orang diantaranya telah ditetapkan melanggar kode etik karena berupaya menghalangi proses penyidikan.

Selain pengusutan terkait peran dan alasan Sambo melakukan pembunuhan terhadap Brigadir J, masyarakat juga menuntut adanya pemeriksaan dalam jajaran tubuh Polri.

Di Twitter, beredar dugaan keterlibatan sejumlah anggota Polri dengan bisnis perjudian yang disebut berkaitan dengan Ferdy Sambo. 

Diunggah lewat akun Twitter @Opposite090192, bagan sejumlah anggota Polri dan beberapa orang lain terkait dalam bisnis Konsorsium 303 atau perjudian online yang diduga melibatkan Ferdy Sambo sebagai ‘petinggi’ banyak mendapat komentar dari warganet.

Meski begitu, isu terkait viralnya bagan tersebut belum dapat dikonfirmasi kebenarannya dan masih dalam proses penyidikan lebih lanjut pihak kepolisian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Buntut Pengakuan Ferdy Sambo, Tim Khusus Polri Lakukan Penyidikan ke Magelang

Buntut Pengakuan Ferdy Sambo, Tim Khusus Polri Lakukan Penyidikan ke Magelang

| Senin, 15 Agustus 2022 | 16:38 WIB

Terkini

ABK Hilang Usai Kapal Ditabrak Kargo di Perairan Kalianda Belum Ditemukan

ABK Hilang Usai Kapal Ditabrak Kargo di Perairan Kalianda Belum Ditemukan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:01 WIB

Sinopsis The Hunt: Perburuan Manusia oleh Kelompok Elit Demi Kesenangan, Tayang di Netflix

Sinopsis The Hunt: Perburuan Manusia oleh Kelompok Elit Demi Kesenangan, Tayang di Netflix

Entertainment | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:00 WIB

Siasat Licin Bandar Narkoba di Depok: Simpan Sabu di Dalam Ban, Berakhir di Tangan Polisi

Siasat Licin Bandar Narkoba di Depok: Simpan Sabu di Dalam Ban, Berakhir di Tangan Polisi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:52 WIB

Stefan Keeltjes Masuk Nominasi Best Coach Pegadaian Championship 2025/2026

Stefan Keeltjes Masuk Nominasi Best Coach Pegadaian Championship 2025/2026

Jawa Tengah | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:51 WIB

Raja Antioksidan! 4 Masker Astaxanthin untuk Lawan Penuaan dan Flek Hitam

Raja Antioksidan! 4 Masker Astaxanthin untuk Lawan Penuaan dan Flek Hitam

Your Say | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:50 WIB

Curah Hujan Tinggi Picu Banjir di Kolaka, 188 Rumah Warga Terdampak

Curah Hujan Tinggi Picu Banjir di Kolaka, 188 Rumah Warga Terdampak

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:49 WIB

Korban Skandal Kiai Cabul Ndholo Kusumo Pati Tak Perlu Takut, Ombudsman dan LPSK Jamin Perlindungan

Korban Skandal Kiai Cabul Ndholo Kusumo Pati Tak Perlu Takut, Ombudsman dan LPSK Jamin Perlindungan

Jawa Tengah | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:45 WIB

Wanti-wanti Komisi X DPR: Kebijakan Guru Non-ASN Jangan Lumpuhkan Pendidikan

Wanti-wanti Komisi X DPR: Kebijakan Guru Non-ASN Jangan Lumpuhkan Pendidikan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:43 WIB

Pre-Order Ungkap Konfigurasi Memori iQOO 15T: Tantang POCO X8 Pro, Usung RAM 16 GB

Pre-Order Ungkap Konfigurasi Memori iQOO 15T: Tantang POCO X8 Pro, Usung RAM 16 GB

Tekno | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:40 WIB

Giliran Erin Taulany Polisikan eks ART, Geram karena Wajah Anak Disebar ke Medsos

Giliran Erin Taulany Polisikan eks ART, Geram karena Wajah Anak Disebar ke Medsos

Entertainment | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:40 WIB