Indotnesia - Ramai soal Shopee Indonesia yang memutuskan untuk melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada sejumlah karyawan. Demi efisiensi akibat kondisi ekonomi global, Shopee dengan berat hati melepas karyawan.
“Perusahaan akan berfokus ke pertumbuhan bisnis yang mandiri serta berkelanjutan, dan kami ingin memperkuat dan memastikan operasional perusahaan kami stabil di situasi ekonomi saat ini,” Head of Public Affairs Shopee Indonesia Radynal Nataprawira, Senin (19/9/2022).
Shopee bernaung di bawah perusahaan teknologi unicorn Sea Ltd. Di saat kabar PHK karyawan tersebut, ternyata CEO Sea's Ltd Forrest Li juga telah melakukan efisiensi dengan tidak mengambil gaji.
Bersama top management, Li mencoba menyelamatkan perusahaannya dari perlambatan ekonomi yang mengancam bisnisnya. Sebagai informasi, pria berusia 44 tahun itu berhasil masuk daftar 50 orang terkaya di Singapura versi Forbes pada 2022.
Jumlah kekayaannya mencapai US$3,7 miliar atau sekitar Rp55,4 triliun. Dia berhasil jadi bagian orang terkaya di Singapura setelah Sea melantai bursa di New York Stock Exchange pada Oktober 2017.
"Tim kepemimpinan telah memutuskan, kami tidak akan mengambil kompensasi tunai sampai perusahaan dapat mencapai sufisiensi mandiri," ujarnya dalam memo internal yang dikirim pada pekan lalu kepada staf.
Melansir Bloomberg, memo tersebut dikirim beberapa setelah Sea menutup operasi di beberapa pasar dan memangkas staf di seluruh divisi.
"Kita sekarang dapat melihat ini bukan badai yang cepat berlalu, kondisi negatif ini kemungkinan akan bertahan hingga jangka menengah," imbuhnya.
Hal yang sama juga disampaikan oleh Shopee Indonesia. Langkah efisiensi dengan melakukan PHK seiring keputusan perusahaan untuk fokus mencapai kemandirian dan keberlanjutan.
Baca Juga: 2.000 Tamu Hadiri Upacara Pemakaman Ratu Elizabeth II di Westminster Abbey
“Perusahaan akan berfokus ke pertumbuhan bisnis yang mandiri serta berkelanjutan, dan kami ingin memperkuat dan memastikan operasional perusahaan kami stabil di situasi ekonomi saat ini,” kata Redynal, seperti dikutip dari Suara.com.
Karyawan Shopee Indonesia yang terdampak tetap memperoleh pesangon sesuai dengan aturan undang-undang, dengan tambahan gaji satu bulan. Seluruh karyawan itu juga masih bisa memakai fasilitas asuransi kesehatan hingga akhir tahun.
Radynal mengucapkan terima kasih kepada kontribusi seluruh Shopee Team. Dia juga memastikan, langkah efisiensi nggak akan mempengaruhi operasi bisnis dan layanan kepada penjual, pembeli, dan mitra.