2.000 Tamu Hadiri Upacara Pemakaman Ratu Elizabeth II di Westminster Abbey

Indotnesia

Senin, 19 September 2022 | 17:59 WIB
2.000 Tamu Hadiri Upacara Pemakaman Ratu Elizabeth II di Westminster Abbey
Upacara Pemakaman Ratu Elizabeth II di Westminster Abbey, London, Inggris, pada Senin (19/9/2022) (YouTube/The Royal Family)

Indotnesia - Upacara pemakaman Ratu Elizabeth II telah dimulai di Westminster Abbey, London, Senin (19/9/2022). Sekitar 2.000 orang pelayat, termasuk 500 pejabat negara seperti presiden, perdana menteri, dan bangsawan menghadiri acara tersebut.

Laporan dari BBC menyebutkan ibadah untuk pemakaman sang ratu dipimpin oleh Pejabat Tinggi Gereja Westminster, dengan khotbah dari Uskup Agung Canterbury.

Sementara Raja Charles III memimpin prosesi dengan berjalan di belakang peti mati ibunya saat dibawa dari Westminster Hall ke Westminster Abbey. Peti mati Ratu Elizabeth dibawa melewati Parliament Square dengan jarak sekitar 250 meter.

Iring-iringan lainnya terlihat adik-adik Raja Charles berjalan berdampingan. Sedangkan Pangeran William dan Pangeran Harry nampak berjalan di belakang ayah mereka.

Dari antara tamu yang hadir, nampak Presiden AS Joe Biden, Presiden Prancis Emmanuel Macron, dan Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau, serta ada juga enam mantan perdana menteri Inggris yang turut hadir.

Mantan perdana menteri Inggris yang hadir adalah Theresa May, Tony Blair, David Cameron, Gordon Brown, John Major, dan Boris Johnson.

Terlihat hadir juga banyak keluarga kerajaan Eropa, termasuk Belgia, Belanda, Spanyol, dan Denmark. Selain itu, Kaisar Jepang Naruhito dan Permaisuri Masako juga datang ke upacara pemakaman Ratu Elizabeth II.

Jutaan orang di Inggris juga menyaksikan pemakaman ratu melalui layar kaca, sementara sebagian tempat kerja ditutup, termasuk bank.

Upacara pemakaman Ratu Elizabeth II diisi dengan musik gereja tradisional dan pembacaan Alkitab. Pada menjelang akhir, Last Post akan dimainkan sebelum mengheningkan cipta nasional selama dua menit.

baca juga

Setelah ibadah di gereja, peti mati sang ratu akan ditarik dalam prosesi jalan kaki dari Westminster Abbey di Hyde Park Corner, ke jalan dekat Big Ben. Kemudian salut senjata akan ditembakkan setiap menit selama prosesi iring-iringan. 

Warga dapat menyaksikan secara langsung dari pinggir jalan di sepanjang rute. Peti jenazah Ratu Elizabeth II diperkirakan sampai ke Wellington Arch sekitar pukul 13.00 waktu setempat.

Peti akan dipindahkan ke State Hearse untuk perjalanan terakhirnya di Kastil Windsor. Di sana, peti mati sang ratu akan berada di Kapel St George untuk prosesi ibadah dengan jemaat yang lebih kecil.

Sekitar 800 tamu akan mengikut ibadah tersebut. Pada upacara pemakaman keluarga itu, kemudian Ratu Elizabeth II akan dimakamkan bersama mendiang suaminya, Pangeran Philip.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dapat Warisan dari Sang Ibu, Berapa Nilai Harta Kekayaan Raja Charles III Sekarang?

Dapat Warisan dari Sang Ibu, Berapa Nilai Harta Kekayaan Raja Charles III Sekarang?

Indotnesia | Senin, 19 September 2022 | 16:36 WIB

Bak Negeri Dongeng, Ini 10 Keluarga Kerajaan yang Menikah dengan Orang Biasa

Bak Negeri Dongeng, Ini 10 Keluarga Kerajaan yang Menikah dengan Orang Biasa

Indotnesia | Senin, 19 September 2022 | 13:51 WIB

Buat Tanda Salib, Joe Biden Beri Penghormatan Terakhir untuk Ratu Elizabeth II

Buat Tanda Salib, Joe Biden Beri Penghormatan Terakhir untuk Ratu Elizabeth II

Indotnesia | Senin, 19 September 2022 | 11:59 WIB

Terkini

Dari Stadion ke Timeline: Cara Gen Z Menikmati Piala Dunia di Second Screen

Dari Stadion ke Timeline: Cara Gen Z Menikmati Piala Dunia di Second Screen

Your Say | Minggu, 21 Juni 2026 | 11:00 WIB

Usut Kasus Kredit Fiktif Rp15,47 Miliar, OJK Sita 41 Properti Terkait BPRS Gebu Prima Medan

Usut Kasus Kredit Fiktif Rp15,47 Miliar, OJK Sita 41 Properti Terkait BPRS Gebu Prima Medan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:57 WIB

3 Orang Jadi Tersangka Kasus Kematian Pria di Area PT APN Labura

3 Orang Jadi Tersangka Kasus Kematian Pria di Area PT APN Labura

Sumut | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:54 WIB

American Manga Awards 2026 Umumkan 35 Nominasi, Ini Daftar Lengkapnya

American Manga Awards 2026 Umumkan 35 Nominasi, Ini Daftar Lengkapnya

Your Say | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:54 WIB

MSCI Jadi Penentu Arah IHSG, Investor Tunggu Keputusan Krusial 23 Juni

MSCI Jadi Penentu Arah IHSG, Investor Tunggu Keputusan Krusial 23 Juni

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:53 WIB

Piala Dunia 2026: Kata-kata Brian Brobbey, Bantu Tambah Penderitaan Swedia

Piala Dunia 2026: Kata-kata Brian Brobbey, Bantu Tambah Penderitaan Swedia

Bola | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:50 WIB

Piala Dunia 2026: Kisah Deniz Undav, dari Operator Mesin Laser Jadi Supersub Jerman

Piala Dunia 2026: Kisah Deniz Undav, dari Operator Mesin Laser Jadi Supersub Jerman

Bola | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:50 WIB

Promosikan Platform Investasi Ilegal, Sejumlah Influencer Dijewer Satgas PASTI

Promosikan Platform Investasi Ilegal, Sejumlah Influencer Dijewer Satgas PASTI

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:48 WIB

Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG

Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:45 WIB

Stop Dirikan Pondok Pesantren! Ini Alasan Kemenag NTB

Stop Dirikan Pondok Pesantren! Ini Alasan Kemenag NTB

Bali | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:42 WIB