indotnesia

Kenali Berbagai Alasan Seseorang Melakukan Bunuh Diri

Indotnesia Suara.Com
Minggu, 09 Oktober 2022 | 11:59 WIB
Kenali Berbagai Alasan Seseorang Melakukan Bunuh Diri
Alasan seseorang melakukan bunuh diri. (Freepik /Jcomp)

Indotnesia - Seorang mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) meninggal usai jatuh dari lantai 11 salah satu hotel di Kawasan Jalan Colombo, Yogyakarta pada Sabtu (8/10/2022). 

Hingga saat ini pihak kepolisian masih menyelidiki terkait penyebab kematiannya. Dugaan sementara, pemuda yang merupakan mahasiswa baru (Maba) Fisipol UGM itu melakukan aksi bunuh diri.

Bunuh diri adalah suatu tindakan di mana seseorang dengan sengaja mengakhiri hidupnya. Bukan tanpa alasan, bunuh diri biasanya dilakukan akibat banyak faktor yang membuatnya stres, misalnya masalah yang tengah dilaluinya terus berlarut-larut.

Melansir Verywell Mind, ada beberapa faktor yang dapat mengarahkan seseorang untuk melakukan tindakan bunuh diri.

1. Penyakit kejiwaan

Meski ada berbagai macam faktor yang menyebabkan seseorang bunuh diri, tetapi yang paling umum adalah perasaan depresi. Depresi dapat membuat seseorang merasakan sakit emosional hingga perasaan kehilangan harapan.

Karena itu, seorang yang depresi menganggap bunuh diri sebagai cara yang ampuh untuk menghilangkan rasa sakit itu, alih-alih mengakhiri hidupnya.

2. Stres traumatik

Seorang yang memiliki pengalaman traumatis, seperti pelecehan seksual, kekerasan dan sebagainya yang didapat saat kecil atau dewasa memiliki risiko bunuh diri.

Baca Juga: 4 Mitos tentang Tidur, Salah Satunya Kurang Tidur Bisa Mematikan

3. Pengunaan zat dan impulsif

Penggunaan zat seperti alkohol dan narkoba dapat membuat seseorang mengalami depresi dan gangguan psikologis. Hal itu juga dapat mempengaruhi mereka untuk bersikap impulsif atau bertindak tidak sesuai kehendaknya, seperti bunuh diri.

4. Kehilangan atau takut kehilangan

Seseorang akan merasa ingin mengakhiri hidupnya ketika merasa kehilangan atau takut kehilangan sesuatu. Situasi itu dapat mencakup kegagalan akademik, dipermalukan, masalah keuangan, putus cinta, atau kehilangan status sosial.

5. Putus asa

Keputusasaan yang dimiliki seseorang baik dalam jangka panjang atau jangka pendek bisa membuat seseorang bunuh diri. Mungkin perasaan ini muncul sebagai akibat seseorang menghadapi tantangan sosial atau fisik, tetapi tak melihat cara menghadapi situasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI