Indotnesia - Penyanyi Taylor Swift pada 21 Oktober 2022 telah merilis album terbarunya bertajuk Midnights yang terdiri 13 lagu, dengan tambahan 7 bonus lagu pada versi 3am Edition.
Album tersebut bahkan telah memecahkan sejumlah rekor, seperti album yang paling banyak didengar di Spotify dan Apple Music. Di Amerika Serikat, albumnya telah terjual 1,4 juta keping hingga 26 Oktober 2022.
Kini, Spotify mencatat sepekan setelah rilis, lagu-lagu baru di album Midnights masih bertengger memenuhi deretan 10 besar tangga lagu platform musik tersebut.
Tak hanya di negara asalnya, AS, lagu-lagu perempuan berusia 32 tahun tersebut juga memenuhi tangga lagu Spotify di berbagai negara, antara lain Inggris, India, Filipina, Australia, Meksiko, Jerman, Kanada, Brasil, dan Indonesia.
"Merayakan sepekan #TSMidnightTS di seluruh dunia," tulis Spotify, Minggu (30/10/2022).
Single Anti-Hero bertengger di posisi pertama di masing-masing negara tersebut. Lagu itu ditulis Taylor bersama Jack Antonoff, yang telah lama berkarya bersama dengannya.
Lagu itu menyajikan hal-hal baru dan nostalgia dalam pergulatan Taylor Swift dengan kehidupannya. Ia mengatakan, Anti-Hero terinspirasi dari mimpi buruknya dan masalah kebenciannya pada diri sendiri.
Menurut American Songwriter, Taylor Swift mencoba menunjukkan bahwa dirinya jauh dari sempurna. Bahkan dalam video klip Anti-Hero, dia memperlihatkan beberapa versi dari dirinya, seperti Taylor yang mabuk, khawatir, dan mengalami eating disorder atau gangguan makan.
Dalam video klip tersebut dia juga menunjukkan bagaimana kemungkinan dia akan meninggal dunia. Anak-anak dan menantunya hanya menginginkan harta warisannya, namun pada akhirnya mereka hanya mendapatkan 13 sen.
Baca Juga: Hari Ketiga Berdendang Bergoyang Festival Dibatalkan, Panitia Banjir Kritikan
"Ini adalah album otobiografi pertama saya," ujar Taylor dalam acara The Tonight Show with Jimmy Fallon beberapa waktu lalu.
"Saya merasa sangat bahagia oleh cinta dari para penggemar atas album itu. Saya juga merasa seperti sangat lembut dan rapuh," imbuhnya.
Dalam acara itu, Jimmy menyinggung Taylor yang belum juga memulai konser tur dunia setelah empat tahun. Padahal, dia sudah meluncurkan sejumlah album baru dan merekam ulang album lamanya.
"Aku pikir, aku harus melakukannya," ucap Taylor, menjawab kemungkinan dirinya akan melakukan konser tur dunia.
Konser terakhir Taylor Swift adalah Reputation stadium tour pada 2018. Dia berencana akan melakukan tur serupa pada 2019, setelah album "Lover" rilis. Namun, hal tersebut batal karena pandemi Covid-19.