Lebih Dekat dengan Alon Mlampah, Walking Tour Ala Anak Muda Jogja Sambil Bercerita

Indotnesia

Rabu, 07 Desember 2022 | 15:56 WIB
Lebih Dekat dengan Alon Mlampah, Walking Tour Ala Anak Muda Jogja Sambil Bercerita
Lebih dekat mengenal Alon Mlampah, walking tour ala anak muda Jogja. (YouTube/Indotnesia)

Indotnesia - Saat ini konsep wisata yang menawarkan kegiatan berkeliling kota sambil berjalan kaki atau walking tour semakin populer di masyarakat, terutama di kalangan anak muda

Kegiatan tersebut tidak hanya menawarkan pengalaman berkeliling kota lewat jalan kaki, tetapi menarik para pesertanya untuk lebih dekat dengan penduduk lokal hingga mempelajari sejarah maupun hal-hal unik dari tempat tersebut.

Di Yogyakarta, ada komunitas jalan kaki bernama Alon Mlampah yang diinisiasi oleh Tikya dan temannya. 

Komunitas ini lahir dari hobi Tikya yang senang berjalan kaki dan mengunjungi tempat-tempat unik atau biasa disebut dengan “hidden gems”.

Dibentuk pada 7 Juli 2022, kegiatan Alon Mlampah pertama kali langsung mendapatkan antusiasme yang besar dari masyarakat, yaitu ketika kegiatan Berkunjung pada 20 Agustus 2022 di Pabrik Gula Madukismo, Tirtonirmolo, Bantul.

Mereka membangun komunitas tersebut dengan tujuan untuk memberikan pengalaman menarik yang ingin dibagikan kepada orang lain.

“Kita membuat wadah ini dengan tujuan mau membagikan hal-hal yang menurut kita menarik kepada orang lain, karena sayang kalau tidak kita bagi. Hal-hal menarik itu bisa berupa sejarah, kehidupan suatu komunitas di suatu tempat, berkunjung ke tempat-tempat yang juga memiliki value,” ungkap Tikya saat ditemui tim Indontnesia di Sasana Hinggil Dwi Abad Yogyakarta.

Dalam kegiatannya, Tikya akan memimpin rute perjalanan sembari sesekali berhenti di tempat-tempat unik maupun bersejarah. Lalu, ia juga akan bercerita tentang kawasan sekitar tempat pemberhentian tersebut dari segi sisi sejarah maupun lewat pengalaman pribadinya.

Jadi Wadah Kolaborasi dan Berjejaring

Setiap kali Alon Mlampah membuka kegiatan walking tour, semua orang bisa mendaftar untuk bergabung. Hal tersebut menjadi jalan untuk komunitas ini dapat tumbuh dengan berjejaring maupun kolaborasi.

baca juga

Seperti namanya Alon Mlampah yang diambil dari kata bahasa Jawa, “alon” berarti perlahan dan “mlampah” artinya jalan kaki, Tikya ingin komunitas ini dapat tumbuh perlahan walaupun dengan kegiatan utama jalan kaki.

Meski mulanya tidak yakin dengan kegiatan yang dilakukan Alon Mlampah, kini Tikya mulai menyadari bahwa kehadiran komunitas yang dibentuknya itu mendapatkan sambutan dari komunitas lain hingga membawa mereka semakin dikenal luas.

“Ternyata, bener banget ketika kita jalan-jalan terus kita bercerita punya kegiatan, warga-warga, tokoh-tokoh masyarakat disitu juga lebih antusias nanggepin,” kata Tikya dengan antusias.

“Terus malah ngajakin kolaborasi dan itu kita happy banget setiap ada warga yang ngajakin kolaborasi. Jadi, kayak kita bisa apa sama warganya, ngenalin anak-anak muda ke lingkungan itu atau kegiatan yang warga lakukan disitu,” lanjutnya.

Lewat akun Instagram Alon Mlampah @alon.mlampah, Tikya dan temannya juga sering membagikan dokumentasi kegiatan maupun rencana aktivitas lain yang akan dilaksanakan.

Bahkan, mereka pernah berkolaborasi dengan pengrajin batik lokal di Kauman, Yogyakarta dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Siapa Pemilik Royal Ambarrukmo? Jadi Tempat Akad Nikah Kaesang dan Erina Gudono

Siapa Pemilik Royal Ambarrukmo? Jadi Tempat Akad Nikah Kaesang dan Erina Gudono

Lifestyle | Selasa, 06 Desember 2022 | 18:19 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×