Mengenal Stiff Person Syndrome, Penyakit Langka yang Diidap oleh Celine Dion

Indotnesia

Jum'at, 09 Desember 2022 | 11:08 WIB
Mengenal Stiff Person Syndrome, Penyakit Langka yang Diidap oleh Celine Dion
Celine Dion mengidap penyakit langka bernama Stiff Person Syndrome. (YouTube/Celine Dion)

Indotnesia - Penyanyi Celine Dion mengidap penyakit langka bernama stiff person syndrome. Akibat sindrom yang ia derita, perempuan berusia 54 tahun ini harus membatalkan dan menunda tur konsernya.

Lalu apa itu stiff person syndrom? Bagaimana gejala dan penanganannya?

Mengutip Rare Disease, stiff-person syndrome atau SPS adalah kelainan neurologis langka yang ditandai dengan otot kaku secara progresif dan kejang otot berulang yang menyakitkan.

Kekakuan otot kerap kali berfluktuasi, artinya bisa bertambah buruk dan kemudian membaik. Otot yang kaku juga biasanya terjadi bersamaan dengan kejang otot. Kejang ini bisa cukup kuat untuk mematahkan tulang dan tiap kali penderitanya jatuh dapat menyebabkan cedera parah.

Kejang terjadi secara acak atau dipicu oleh berbagai peristiwa yang berbeda termasuk kebisingan yang tiba-tiba atau bahkan kontak fisik ringan. Tingkat keparahan dan perkembangan SPS bervariasi pada setiap penderitanya.

Jika tidak mendapatkan perawatan, SPS berpotensi menyebabkan kesulitan berjalan dan berdampak signifikan pada kemampuan seseorang untuk melakukan sehari-sehari.

Sejauh ini penyebab pasti SPS belum diketahui, namun diyakini sebagai gangguan autoimun. Namun saking langkanya dan gejalanya yang ambigu, penderitanya mencari pengobatan untuk nyeri kronis sebelum mendapatkan perawatan neurologis.

Rata-rata butuh sekitar 7 tahun bagi seseorang untuk memperoleh diagnosis SPS. Kenapa penyakit ini begitu langka? 

Mengutip CNN, SPS mempengaruhi 1 dari 1 juta orang. Sebagian besar ahli saraf bahkan hanya akan melihat satu atau dua kasus sepanjang hidup mereka.

baca juga

Kasus pertama sindrom orang kaku ini dilaporkan pada 1950-an dan pernah disebut sebagai "stiff man syndrome". Seiring berjalannya waktu, penyakit ini ternyata diidap dua kali lebih banyak pada perempuan ketimbang pria. Kemudian, namanya berganti menjadi "stiff person syndrome".

Sampai sekarang, tidak ada obat untuk menyembuhkan SPS, namun dengan terapi obat-obatan tertentu dapat meringankan gejalanya. Pengobatan immunoglobulin dapat membantu menurunkan kepekaan terhadap pemicu cahaya atau suara sehingga berpotensi membantu mencegah jatuh atau kejang.

Selain itu, penderita juga diberikan obat pereda nyeri, obat anticemas, dan pelemas otot. The Stiff Person Syndrome Center juga menggunakan suntikan toksin botulinum sebagai bagian dari pengobatan penyakit ini. Terapi fisik dan air juga penting untuk pasien dengan SPS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Idap "Stiff Person Syndrome", Celine Dion Alami Kesulitan Berjalan dan Bernyanyi

Idap "Stiff Person Syndrome", Celine Dion Alami Kesulitan Berjalan dan Bernyanyi

Indotnesia | Jum'at, 09 Desember 2022 | 09:51 WIB

Mengenal Prosopagnosia atau Kebutaan Wajah, Penyakit Langka yang Diderita Brad Pitt

Mengenal Prosopagnosia atau Kebutaan Wajah, Penyakit Langka yang Diderita Brad Pitt

Indotnesia | Jum'at, 08 Juli 2022 | 15:11 WIB

Mengenal Ramsay Hunt Syndrome, Penyebab Separuh Wajah Justin Bieber Lumpuh

Mengenal Ramsay Hunt Syndrome, Penyebab Separuh Wajah Justin Bieber Lumpuh

Indotnesia | Senin, 13 Juni 2022 | 13:42 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×