indotnesia

Mengenal Naegleria Fowleri yang Disebut Sebagai Amoeba Pemakan Otak

Indotnesia Suara.Com
Kamis, 29 Desember 2022 | 16:43 WIB
Mengenal Naegleria Fowleri yang Disebut Sebagai Amoeba Pemakan Otak
Ilustrasi bentuk amoeba. (Freepik)

Indotnesia - Baru-baru ini dunia dikejutkan dengan berita seorang pria di Korea Selatan meninggal dunia akibat amoeba pemakan otak

Melansir NDTV, pria berusia 50 tahun itu meninggal akibat terinfeksi Naegleria Fowleri atau yang disebut ‘amoeba pemakan otak’. 

Pria tersebut baru saja kembali ke Korea pada 10 Desember 2022. Sebelumnya, dia menghabiskan waktu selama 4 bulan berada di Thailand.

Selatah kembali, pria itu mulai mengalami gejala meningitis seperti sakit kepala, muntah, demam, dan leher terasa kaku. Namun, setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit dia meninggal pada 21 Desember 2022.

Kematian akibat infeksi amoeba Naegleria Fowleri ini disebut sebagai kasus pertama yang terjadi di Korea Selatan. 

Lantas, apa itu amoeba pemakan otak atau Naegleria Fowleri?

Menurut Centers for Disease Control and Prevention, Badan Kesehatan Masyarakat Nasional Amerika Serikat, Naegleria adalah amoeba atau organisme hidup bersel satu yang memiliki ukuran sangat kecil sehingga hanya bisa dilihat oleh mikroskop.

Naegleria ini biasa hidup di tanah dan air tawar yang hangat, seperti danau, sungai, dan mata air panas. Sementara, satu-satunya spesies Naegleria yang bisa menginfeksi manusia adalah Naegleria Fowleri.

Lalu, bagaimana Naegleria Fowleri menginfeksi manusia?

Baca Juga: Kaya Akan Pengetahuan, Berikut Daftar Karakter di Serial Anak-anak Si Unyil

Infeksi Naegleria Fowleri pada manusia dapat terjadi ketika air yang mengandung amoeba masuk ke tubuh melalui hidung. Misalnya, seperti saat seseorang berenang atau menyelam di danau atau sungai.

Kemudian, amoeba yang masuk ke tubuh berjalan dari hidung ke otak. Di situ lah Naegleria Fowleri mulai menghancurkan jaringan otak dan menyebabkan infeksi meningoensefalitis amebik primer (PAM) yang dapat berakibat fatal.

Tak hanya itu, infeksi amoeba ini juga bisa masuk ketika seseorang menggunakan air keran yang terkontaminasi untuk membasuh hidung atau di air rekreasi seperti kolam berenang.

Meski begitu, seseorang disebut tidak bisa terinfeksi Naegleria Fowleri dari air yang diminumnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI