indotnesia

Kenali Penyebab Infeksi Paru-paru dan Cara Pencegahannya

Indotnesia Suara.Com
Jum'at, 01 Juli 2022 | 15:34 WIB
Kenali Penyebab Infeksi Paru-paru dan Cara Pencegahannya
Sumber: Pixabay/coyot

Indotnesia - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Tjahjo Kumolo wafat pada Jumat (1/7/2022). Sebelumnya, ia mengalami infeksi paru-paru dan sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Lalu, apa itu infeksi paru-paru?

Mengutip Very Well Health, infeksi paru-paru merupakan kondisi di mana mikroorganisme menyebabkan kerusakan dan peradangan di saluran udara atau jaringan paru-paru.

Mikroorganisme penyebab infeksi paru-paru adalah virus, bakteri, jamur, atau yang sangat jarang, parasit. Bahkan, dalam beberapa kasus terdapat lebih dari satu jenis mikroorganisme.

Penyakit ini bisa ringan atau parah dan menyerang orang-orang dari segala usia, meski beberapa infeksi terjadi pada usia tertentu.

Berbagai jenis infeksi paru adalah bronkitis, bronkiolitis, dan pneumonia. Ketiganya disebabkan oleh virus atau bakteri.

Bronkitis paling umum menyerang anak di bawah dua tahun. Meski demikian, sebagian anak tidak memerlukan rawat inap. Melansir Healthline, bronkitis disebab oleh virus seperti influenza dan RSV (Respiratory Syncytial Virus).

Selain itu, bakteri seperti Mycoplasma pneumoniae, Chlamydia pneumoniae, dan Bordetella pertussis juga bisa menyebabkan bronkitis.

Sementara, mikroorganisme penyebab pneumonia adalah bakteri Streptococcus pneumonia, Haemophilus influenzae, Mycoplasma pneumoniae, dan virus influenza atau RSV.

Baca Juga: Mulai Hari Ini Kelas BPJS Dihapus, Warga Ramai Soal Iuran Rp12 Juta

Yang sangat jarang terjadi, infeksi virus juga bisa disebabkan oleh jamur seperti Pneumocystis jirovecii, Aspergillus, atau Histoplasma capsulatum.

Infeksi paru-paru karena jamur lebih sering terjadi pada orang yang mengalami imunosupresi, baik dari jenis kanker tertentu maupun HIV.

Gejala Infeksi Paru

Gejala infeksi paru-paru bahkan mirip dengan demam atau flu, namun berlangsung lebih lama. Lalu, apa saja gejalanya:

- Batuk dengan lendir yang kental

- Sakit dada yang menusuk

- Demam hingga 40,5°C

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI