Kenali Bahaya Kecanduan Gadget yang Dapat Memengaruhi Kesehatan Tubuh

Indotnesia

Selasa, 24 Januari 2023 | 11:55 WIB
Kenali Bahaya Kecanduan Gadget yang Dapat Memengaruhi Kesehatan Tubuh
Bahaya kecanduan gadget. (Pixabay/López Calvo)

Indotnesia - Laporan riset data.ai (sebelumnya App Annie) dalam State of Mobile 2023 menyebut bahwa Indonesia menduduki peringkat pertama sebagai negara dengan pengguna internet yang paling lama menghabiskan waktu untuk scrolling HP.

Dari data yang diambil selama tahun 2022, masyarakat Indonesia menghabiskan waktu rata-rata 5,7 jam per hari untuk main gadget.

Hal tersebut tentunya dapat menjadi kebiasaan yang kurang baik ketika telah mengalami kecanduan gadget.

Pasalnya, kecanduan gadget dapat memberikan dampak negatif pada kesehatan tubuh, seperti paparan sinar ponsel yang sangat berbahaya bagi kesehatan mata.

Lalu, apa saja bahaya kecanduan gadget lainnya yang dapat memengaruhi kesehatan tubuh? Simak penjelasannya di bawah ini.

Bahaya Kecanduan Gadget

1. Kerusakan Otot dan Ligamen

Menggunakan gadget terlalu lama atau secara berlebihan dapat menyebabkan ketegangan pada otot dan persendian tangan, jari, leher, dan pinggang.

Hal tersebut dapat menjadi semakin parah ketika kebiasaan kecanduan gadget berlangsung lama, mengakibatkan nyeri otot, nyeri tekan hingga kerusakan sendi.

baca juga

2. Postur Tubuh Menjadi Tidak Ideal

Penelitian Journal of Physical Therapy Science menyebut bahwa penggunaan gadget dalam jangka panjang secara berlebihan dapat memengaruhi postur tubuh.

Penggunaan gadget membuat kita tanpa sadar seringkali menggerakkan leher ke depan, bahu melengkung hingga postur tubuh yang bertahap menekuk.

Perubahan postur tubuh itu tidak hanya dapat mengganggu penampilan, tetapi juga memengaruhi keseimbangan pernapasan.

3. Sakit Kepala

Bermain gadget secara berlebihan dapat menyebabkan sakit kepala, terutama dapat bertambah buruk ketika otak mengalami kelebihan beban dengan bermain game atau scrolling HP sembari berpindah aplikasi

Kondisi tersebut dapat menjadi parah hingga mengakibatkan risiko seperti sakit kepala berlebihan, migrain, ketegangan leher, dan kecemasan.

4. Masalah Mental

Tak hanya memengaruhi kesehatan fisik, kecanduan gadget juga berbahaya bagi kesehatan mental.

Semakin sering bermain ponsel dengan membuka berbagai aplikasi memicu efek samping seperti sulit berkonsentrasi, risiko depresi, gangguan kecemasan hingga kepribadian bipolar.

Sedangkan kecanduan gadget pada anak juga bisa memicu perilaku agresif dan mempersulit interaksi anak dengan lingkungannya.

5. Gangguan Pola Tidur

Penggunaan gadget di malam hari secara berlebihan dapat mengganggu jam tidur, terutama jika tujuannya hanya disibukkan dengan bermain game atau menonton film.

Cahaya biru dari layar gadget di malam hari meningkatkan risiko mengalami insomnia yang bisa memicu terjadinya penyakit jantung, strok, diabetes dan hipertensi.

Itulah bahaya kecanduan gadget yang dapat memengaruhi kesehatan tubuh dan sebaiknya dihindari.

Gunakan gadget sesuai dengan kebutuhan dan meminimalisir penggunaan yang kurang bermanfaat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Miris, Warganet Indonesia Jadi Urutan Pertama Kecanduan Scrolling HP

Miris, Warganet Indonesia Jadi Urutan Pertama Kecanduan Scrolling HP

Indotnesia | Kamis, 19 Januari 2023 | 13:26 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×