Indotnesia - Pernyataan content creator Gitasav alias Gita Savitri terkait pilihannya untuk childfree kembali ramai diperbincangkan. Istilah tersebut lantas memantik publik untuk membahasnya hingga menjadi viral.
Lantas, apa yang dimaksud dengan childfree?
Berbeda dengan di Indonesia, istilah childfree bagi orang luar negeri mungkin sudah tidak tidak asing lagi.
Childfree merupakan kondisi di mana pasangan suami-istri memilih untuk tidak memiliki keturunan atau seorang anak.
Istilah tersebut juga bisa digunakan untuk menggambarkan perjuangan orang-orang yang tidak bisa melahirkan anak karena kondisi tertentu.
Memilih untuk childfree tidak bisa menjadi alasan seorang wanita disebut jahat atau tidak memiliki perasaan. Pasalnya, keputusan mempunyai anak atau tidak merupakan hal tiap orang atau pasangan.
Tentu saja, ada alasan yang mendasari kenapa seseorang atau pasangan tak berkeinginan memiliki momongan atau buah hati.
Melansir dari berbagai sumber, dapat disimpulkan ada sejumlah alasan seseorang tak ingin memiliki anak.
1. Keinginan
Baca Juga: 4 Langkah Cegah Stunting, Orang Tua Wajib Tahu!
Alasan memilih childfree yang pertama tentu saja keinginan. Karena, pada kenyataannya tidak semua orang atau pasangan yang menikah berniat atau berkeinginan tidak memiliki anak.
Beberapa pasangan mungkin telah menyepakati keputusan untuk hidup bebas tanpa adanya buah hati.
2. Lingkungan
Over population yang terjadi di dunia saat ini dapat menjadi pertimbangan atau alasan sosial bagi mereka yang memilih childfree. Apalagi masih banyak anak yang tidak mendapatkan perawatan atau penghidupan dengan baik.
3. Pekerjaan
Sebuah pekerjaan dapat menyita banyak waktu, bahkan terkadang untuk dirinya sendiri. Seseorang yang berfokus terhadap pekerjaan dan berusaha untuk meniti serta melebarkan karirnya bisa menjadikan hal itu sebagai alasannya tak ingin memiliki anak.