Dikenal sebagai Hari Kasih Sayang, Berikut Sejarah Hari Valentine

Indotnesia

Selasa, 14 Februari 2023 | 11:23 WIB
Dikenal sebagai Hari Kasih Sayang, Berikut Sejarah Hari Valentine
Sejarah Hari Valentine dari kisah Santo Valaentine. (Freepik)

Indotnesia - Hari Valentine yang setiap tahunnya diperingati pada 14 Februari juga dikenal sebagai hari kasih sayang, karena sejumlah orang merayakannya dengan memberikan hadiah atau kejutan kepada orang terkasihnya.

Hari istimewa yang juga identik dengan pemberian coklat kepada orang tersayang ini juga kerap dijadikan sebagai momen spesial dalam menyatakan cinta.

Dibalik euforia hari kasih sayang ini, ternyata Hari Valentine memiliki sejarah panjang dengan berbagai versi kisah.

Berikut ini akan dijelaskan sejarah Hari Valentine berdasarkan kisah St. Valentine atau Santo Valentine dan Claudius II dari Roma, Italia.

Sejarah Hari Valentine

Perayaan Hari Valentine lahir dari kisah kematian Santo Valentine atau juga dikenal Valentinus, seorang pemimpin jemaat Agama Katolik di Roma, Italia pada abad 270 M.

Semasa hidupnya, Valentinus dikenal sebagai seorang pendeta yang taat dan selalu membantu orang lain, termasuk sering menolong orang-orang Kristen yang ingin melarikan diri dari penjara Romawi yang dikenal dengan kekejamannya.

Pada masa itu, ia merupakan pendeta yang mengabdi pada kepemimpinan Kaisar Claudius II di Roma. Kesetiaannya mulai berubah ketika sang Kaisar membuat kebijakan yang melarang para laki-laki lajang untuk menikah dan harus menjadi bala tentara.

Bagi Valentinus, keputusan tersebut tidak adil hingga ia memberanikan diri untuk melanggarnya dengan menikahkan pasangan muda-mudi yang tengah jatuh cinta.

baca juga

Tindakannya lantas didengar oleh Kaisar Claudius II hingga membuatnya mendapatkan hukuman dengan dijebloskan ke dalam penjara dan menunggu proses hukuman matinya.

Ketika di penjara, Valentine sempat menyembuhkan seorang anak gadis. Ia merupakan anak dari kepala sipir penjara yang mengalami kebutaan.

Saat mendapatkan penanganan Valentine, anak gadis tersebut berhasil sembuh dan sang kepala sipir berniat untuk membalaskan jasanya dengan menyelundupkan surat yang ditulis langsung oleh St. Valentine.

Dalam surat yang ditujukan kepada anak kepala sipir penjara, Valentine mengungkapkan bahwa dirinya jatuh cinta kepada anak gadis yang ia sembuhkan itu.

Beberapa frasa penutup surat berupa “From Your Valentine” tertulis dan menjadi bentuk ekspresi cinta yang membuat banyak orang meniru tindakan untuk menulis surat cinta dan puisi kepada orang-orang tersayang.

Semakin banyak orang melakukan tindakan tersebut, pada abad 17 mulai muncul tradisi dalam merayakan Hari Valentine di seluruh dunia yang dilakukan dengan memberikan kartu ucapan dan surat cinta hingga bertukar hadiah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Selain Cokelat, Berikut Hal-hal yang Identik dengan Valentine

Selain Cokelat, Berikut Hal-hal yang Identik dengan Valentine

Indotnesia | Selasa, 14 Februari 2023 | 11:18 WIB

Profil Cahyadi Kam, Musisi Indonesia yang Berhasil Juara dalam Ajang Menyanyi di Italia

Profil Cahyadi Kam, Musisi Indonesia yang Berhasil Juara dalam Ajang Menyanyi di Italia

Indotnesia | Selasa, 11 Oktober 2022 | 17:15 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×