Indotnesia - Suami Maudy Ayunda, Jesse Choi kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, lewat penuturan istrinya itu Jesse mengaku mengalami culture shock dengan fungsi klakson di Indonesia.
Culture shock merupakan geger budaya atau perasaan aneh ketika seseorang berhadapan dengan budaya atau lingkungan yang baru.
Hal itu diungkap Maudy dalam sebuah obrolan saat podcast bersama Vincent dan Desta. Maudy mengatakan, suaminya yang merupakan orang asal Korea suka heran dengan fungsi klakson yang kerap dijadikan sebagai alat komunikasi, seperti menyapa atau mengungkapkan selamat tinggal’.
“Suka bikin kita ketawa-tawa bareng, di sini orang berkomunikasi dengan klakson. Kadang 'tin' artinya 'halo', 'tin tin' artinya 'dadah'," ungkap Maudy seperti dikutip dari YouTube VINDES (14/2/2023).
Tak hanya itu, artis 28 tahun itu juga mengatakan suaminya suka dibuat bingung dengan penggunaan kata ‘boleh’. Karena menurutnya, kata ‘boleh’ di Indonesia bisa ditempatkan pada banyak konteks.
Namun, tak hanya keanehan pada fungsi klakson dan penggunaan kata ‘boleh’ yang terjadi pada Jesse Choi. Berikut beragam culture shock di Indonesia bagi orang luar negeri.
1. Terlalu ramah
Orang Indonesia memang dikenal sangat ramah dan mudah tersenyum kepada siapa pun, tak terkecuali dengan para wisatawan dari mancanegara. Bagi beberapa negara, hal itu merupakan sikap yang tidak biasa bahkan beberapa menghindari orang tidak dikenal.
Karena itu, bagi orang luar negeri sikap ramah orang Indonesia menjadi hal yang cukup aneh.
Baca Juga: Dikenal sebagai Hari Kasih Sayang, Berikut Sejarah Hari Valentine
2. Suka basa-basi dan menanyakan hal pribadi
Selain ramah, orang Indonesia juga terkenal dengan budaya basa-basi atau bercakap-cakap tanpa tujuan tertentu. Budaya sopan santun tersebut juga menjadi hal yang tidak biasa bagi para bule.
Apalagi, masyarakat kita kerap menanyakan hal-hal pribadi seperti status hubungan atau pekerjaan kepada orang yang baru dikenal. Sementara, bagi orang luar hal itu merupakan privasi yang tidak sembarangan bisa diinformasikan.
3. Makan berarti nasi
Ada istilah khusus bagi masyarakat Tanah Air, yaitu ‘belum makan kalau bukan pakai nasi’. Orang Indonesia memang akan mengatakan ‘belum sarapan’ meskipun sudah makan roti di pagi hari.
Hal itu menjadi berbeda bagi orang luar negeri yang justru tidak terbiasa mengkonsumsi nasi.